Akreditasi S2 Ekonomi Pembangunan Di Indonesia

Akreditasi S2 Ekonomi Pembangunan Di Indonesia

Universitas Indonesia

Makara UI[1]

bahasa Latin:

Universitas Studiorum Indonesiensis
Moto Veritas, Probitas, Iustitia
(Latin)

Moto dalam bahasa Indonesia

Kebenaran, Kejujuran, Keadilan
Jenis Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum
Didirikan 2 Januari 1849 (sebagai
Dokter-Djawa School Batavia)
2 Februari 1950 (sebagai Universiteit Indonesia)
xi Juli 1955-sekarang (sebagai
Universitas Indonesia)
[2]

Lembaga induk

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Rektor Prof. Ari Kuncoro, S.E., One thousand.A., Ph.D.

Staf akademik

2.267 (2018)[3]
Jumlah mahasiswa 46.771 (2018)[three]
Sarjana 28.095 (2015)[iii]
Magister thirteen.609 (2015)[3]
Doktor 2.315 (2015)[iii]
Lokasi

Depok

,

Jawa Barat

,

Indonesia


Koordinat:



vi°21′44″S
106°49′36″E


 / 

6.362281°Southward 106.826674°E
 /
-six.362281; 106.826674




Kampus Urban, 3.000.000 – 3.200.000 meter persegi[4]
Warna
Kuning
Nama julukan Jaket Kuning (Akronim: Jakun); Kampus Perjuangan
Afiliasi AUN,[5]
ASAIHL, APRU,[6]
ASEA UNINET, SEAMEO, AUAP,[vii]
FUIW[viii]
Situs spider web world wide web.ui.ac.id
Logo Universitas Indonesia
Lambang Universitas Indonesia dan Motto

Universitas Indonesia
disingkat sebagai
UI, adalah sebuah perguruan tinggi di Republic of indonesia. Kampus utamanya terletak di bagian Utara dari Depok, Jawa Barat tepat di perbatasan antara Depok dengan wilayah Djakarta Selatan, sementara kampus utama lainnya terdapat di Salemba, Djakarta Pusat. UI merupakan institusi pendidikan tinggi tertua di Indonesia. Beberapa perguruan tinggi negeri terkemuka di Republic of indonesia seperti Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Negeri Jakarta pada awalnya merupakan bagian dari UI hingga kemudian memisahkan diri menjadi institusi tersendiri. UI juga merupakan salah satu dari tiga perguruan tinggi terbaik di Indonesia bersama dengan Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung.[9]
[10]

Cikal-bakal terbentuknya Universitas Indonesia adalah ketika pemerintah kolonial Belanda mendirikan sebuah sekolah yang bertujuan untuk menghasilkan asisten dokter tambahan yang memegang sertifikat untuk melakukan perawatan-perawatan tingkat dasar serta mendapatkan gelar Dokter Jawa (Javanese md). Secara resmi, UI memulai kegiatannya pada two Februari 1950 dengan presiden (saat ini disebut rektor) pertamanya Ir. R.Thou. Pandji Soerachman Tjokroadisoerio.[11]
Tanggal tersebut dijadikan hari kelahiran Universitas Indonesia.[12]

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Gedung Geneeskundige Hogeschool di Batavia pada tahun 1927.

Gedung rektorat yang sering dijadikan ikon UI.

Cikal bakal UI bermula dari Sekolah Ilmu Kesehatan dan Vaksin (Opleiding van eleves voor de genees-en helkunde en vaccine) pada tanggal 2 Januari 1849 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Hindia Belanda.[12]
Ketika itu, pemerintah kolonial Belanda mendirikan sebuah sekolah yang bertujuan untuk menghasilkan asisten dokter tambahan. Pelajar di sekolah itu mendapatkan pelatihan kedokteran selama dua tahun. Lulusannya diberikan sertifikat untuk melakukan perawatan-perawatan tingkat dasar serta mendapatkan gelar Dokter Jawa[13]
(Javanese Physician), bergelar demikian karena dokter ini hanya diberi izin untuk membuka praktik di wilayah Hindia Belanda, terutama di pulau Jawa. Pada tahun 1864, programme pendidikan tersebut ditambah waktunya menjadi tiga tahun, dan pada tahun 1875 menjadi 7 tahun. Gelar yang diberikan pun berubah menjadi Dokter Medis (Medical Dr.).

Pada tahun 1898, pemerintah kolonial mendirikan sekolah baru untuk melatih tenaga medis, yaitu STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen). Pendidikan di STOVIA berlangsung selama 9 tahun: 3 tahun setingkat SMP, tiga tahun setingkat SMA, dan tiga tahun lainnya setingkat Diploma. Banyak lulusan STOVIA yang kemudian memainkan peranan penting dalam pergerakan kemerdekaan Republic of indonesia.[xiv]
Pada tahun 1927 mengubah status dan nama STOVIA menjadi GHS (Geneeskundige Hogeschool). Gedung pendidikan dan pelatihan kedokteran yang digunakan GHS menjadi gedung Fakultas Kedokteran UI saat ini. Banyak alumni GHS yang kemudian berperan besar dalam pendirian Universitas Republic of indonesia.[15]

Pada tahun 1924 pemerintah kolonial mendirikan RHS (Rechtshoogeschool te Batavia
– Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta) yang bertujuan untuk memenuhi tenaga administrasi sipil rendahan. RHS inilah yang menjadi cikal-bakal Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Setelah kemerdekaan Indonesia dideklarasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, Badan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (BPTRI) didirikan pada tanggal 19 Agustus 1945 di Jakarta. BPTRI memiliki dua fakultas (waktu itu disebut perguruan tinggi), yaitu Perguruan Tinggi Kedokteran dan Perguruan Tinggi Hukum/Kesusasteraan. Ketua BPTRI adalah Prof. dr. Sarwono Prawirohardjo. Perguruan Tinggi Kedokteran dibuka secara resmi pada tanggal i Oktober 1945.[16]

:12
} Pada tahun yang sama, institusi ini berhasil meluluskan 90 orang sebagai dokter. Ketika tentara kolonial Belanda kembali menguasai Djakarta pada akhir tahun 1945, BPTRI dipindahkan ke Klaten, Surakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Pada tanggal 21 Juni 1946 NICA mendirikan sebuah
Nood Universiteit
atau Universitas Sementara di Jakarta. Pada tanggal 21 Maret 1947, nama
Nood Universiteit
diganti menjadi
Universiteit van Indonesie
(UVI). Akhirnya, setelah Djakarta berhasil diambil alih kembali, pemerintah mengembalikan BPTRI ke Jakarta dan menggabungkannya dengan
Universiteit van Indonesie, dan memberinya nama baru Universiteit Indonesia (UI).[17]

Universitas Indonesia (UI) secara resmi memulai kegiatannya pada 2 Februari 1950 dengan presiden (saat ini disebut
rektor) pertamanya Ir. R.Chiliad. Pandji Soerachman Tjokroadisoerio. Kantor Presiden Universiteit Indonesia mula-mula berkedudukan di Jakarta, tepatnya di gedung Fakultas Kedokteran di Jl Salemba Raya no. 6, kemudian dipindahkan ke salah satu bangunan bekas pabrik madat di Jl. Salemba Raya no. 4, Dki jakarta. Tanggal 2 Februari 1950 kemudian dijadikan hari kelahiran Universitas Indonesia.

Awalnya, UI memiliki 9 fakultas dan iii lembaga yang tersebar di lima kota, yaitu Fakulteit Kedokteran, Fakulteit Ilmu Hukum dan Ilmu Pengetahuan Masyarakat, serta Fakulteit Sastra dan Filsafat di Djakarta; Fakulteit Ilmu Alam dan Ilmu Pasti, Fakulteit Ilmu Pengetahuan Teknik, dan Lembaga Pendidikan Guru Menggambar di Bandung; Fakulteit Pertanian dan Fakulteit Kedokteran Hewan di Bogor; Fakulteit Ekonomi di Makassar; Fakulteit Kedokteran dan Lembaga Kedokteran Gigi di Surabaya.

Pada tahun 1955, Undang-Undang No. 10 tentang pengubahan kata
universiteit,
universitet, dan
universitit
disyahkan, sehingga sejak itu, Universiteit Indonesia secara resmi diubah namanya menjadi Universitas Indonesia.[xviii]

Berangsur-angsur fakultas-fakultas yang berada di daerah memisahkan diri membentuk lembaga pendidikan yang berdiri sendiri. Pada tanggal two Maret 1959 Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam di Bandung memisahkan diri menjadi Institut Teknologi Bandung. Selanjutnya pada ane September 1963 Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan UI memisahkan diri pula menjadi Institut Pertanian Bogor (IPB), fakultas di Surabaya menjadi Universitas Airlangga, dan di Makassar menjadi Universitas Hasanuddin. Pada 1964 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menjadi
Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(IKIP) Jakarta dan kini berubah kembali menjadi Universitas Negeri Dki jakarta.

Ketika Orde Baru dimulai pada tahun 1966, pemerintah menunjuk beberapa guru besar UI untuk menduduki jabatan menteri dengan tujuan untuk memulihkan kembali situasi ekonomi nasional. Sejak saat itu, UI secara konstan telah memberikan kontribusi nyata pada usaha-usaha pemerintah untuk meraih kemakmuran nasional.

Kampus UI saat itu berada di Salemba dan Rawamangun. Kampus Salemba terdiri dari fakultas-fakultas eksakta, yaitu Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Matematika, Ilmu Pasti dan Alam (FMIPA); sementara kampus Rawamangun terdiri dari fakultas-fakultas non-eksakta, yaitu Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Psikologi (FPsi), Fakultas Sastra (FS). Baru pada tahun 1988 sebagian besar kampus pindah ke Depok, sementara kampus Salemba diperuntukkan bagi Pasca-Sarjana. Kampus di Rawamangun diberikan kepada IKIP Jakarta, yang kemudian berubah menjadi Universitas Negeri Djakarta (UNJ).

Dalam sepuluh tahun terakhir, dinamika perkembangan internal dan eksternal yang melingkupi UI sangat terasa pengaruhnya terhadap pasang surut kondisi UI. Di antaranya adalah, disahkannya oleh pemerintah UU no 12 / 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang kemudian menjadi naungan bagi status hukum UI. Menurut UU tersebut, Perguruan Tinggi BHMN dan Perguruan Tinggi BHMN yang telah berubah menjadi Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah dengan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum, ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN-BH). Pelaksaaan UU tersebut, khususnya pasal 66 ayat (2), mengantarkan kepada ditetapkannya oleh pemerintah PP No. 68 / 2013 tentang Statuta Universitas Indonesia (Statuta UI).[19]

Atribut identitas

[sunting
|
sunting sumber]

Lambang

[sunting
|
sunting sumber]

Lambang UI diciptakan pada tahun 1952 oleh Sumartono (menggunakan nama alias Sumaxtono), mahasiswa jurusan Seni Rupa di Fakulteit Teknik, Universitas Indonesia Bandung. Desain Sumaxtono terinspirasi dari kala-makara[20]
(Kala dan Makara masing-masing adalah tokoh dalam mitologi Hindu), salah satu dekorasi dalam banyak candi Hindu di Indonesia. Dalam dekorasi candi, Kala berada di atas dan Makara berada di bawah pada bagian pintu masuk yang mengindikasikan kala sebagai kekuatan di atas (kekuatan matahari) dan makara sebagai kekuatan di bawah (kekuatan bumi). Kedua kekuatan itu dipadukan dan distilir Sumaxtono menjadi makara yang melambangkan Universitas Republic of indonesia sebagai baik sumber ilmu pengetahuan, maupun hasilnya, yang menyebar ke segala penjuru.

Secara keseluruhan, lambang UI menggambarkan Pohon Ilmu Pengetahuan yang tumbuh subur karena air yang mengalir terus-menerus dari bawahnya. Pohon berikut cabang dan kuncup melambangkan ilmu pengetahuan dengan cabang-cabang ilmu pengetahuannya, sementara kuncup suatu saat akan mekar dan menjadi cabang ilmu pengetahuan baru. Kuncup-kuncup itu akan senantiasa mekar selama pohon ilmu pengetahuan itu hidup. Dengan demikian, Sumaxtono ingin menyatakan bahwa cabang-cabang ilmu pengetahuan akan berkembang sesuai dengan kebutuhan dan kemajuan zaman.

Bagian-bagian dalam lambang UI.

Makara yang mengalirkan air melambangkan hasil yang memancar ke segala penjuru. Makna yang diberikan Sumaxtono adalah Universitas Indonesia sebagai sumber ilmu pengetahuan, akan menghasilkan sarjana-sarjana yang cerdas, terampil, penuh ketakwaan, berbudi luhur, dan berkepribadian, serta bersikap terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi serta masalah yang dihadapi masyarakat, dan mampu menyelesaikannya sesuai dengan kaidah-kaidah akademik, di mana pun mereka berada.

Rancangan desain berikut maknanya diperlihatkan oleh Sumaxtono kepada Srihadi Soedarsono (mahasiswa Seni Rupa FT-UI, Bandung Angkatan 1952) pada tahun 1952. Hanya saja, tidak diketahui kapan dan siapa yang mengesahkan lambang UI tersebut. Buku pertama yang menggunakan lambang Universitas Republic of indonesia di sampulnya untuk pertama kali adalah buku
Universiteit Indonesia, Fakulteit Teknik, Bandung: Rentjana Untuk Tahun Peladjaran 1952-1953
(Percetakan AID, Bandung, 120 hlm.) menggunakan lambang Universitas Indonesia untuk pertama kali seperti yang dibuat oleh Sumaxtono (tanpa bingkai segilima).

Secara umum, Makara Universitas Indonesia berwarna kuning, sedangkan setiap fakultas di UI memiliki warna Makara/panji yang berbeda-beda, yaitu:

  • Hijau untuk Fakultas Kedokteran
  • Hijau – putih untuk Fakultas Kedokteran Gigi
  • Biru – hitam untuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Biru – hijau untuk Fakultas Farmasi
  • Biru untuk Fakultas Teknik
  • Merah untuk Fakultas Hukum
  • Abu-abu untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Putih untuk Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
  • Biru Muda untuk Fakultas Psikologi
  • Jingga untuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Merah – Ungu untuk Fakultas Ilmu Administrasi
  • Ungu untuk Fakultas Kesehatan Masyarakat
  • Biru – merah untuk Fakultas Ilmu Komputer
  • Biru muda – biru – biru muda untuk Fakultas Ilmu Keperawatan
  • Biru – hijau untuk Fakultas Farmasi
  • Hijau – jingga -biru untuk Programme Vokasi (DIII)
  • Hitam – Hijau untuk Sekolah Ilmu Lingkungan
  • Hitam – Abu-abu untuk Sekolah Kajian Stratejik dan Global
  • merah – kuning untuk Politeknik Universitas republic of indonesia (1982 – 1998), sekarang PNJ

Panji

[sunting
|
sunting sumber]

UI memiliki panji berbentuk kapak yang lazim digunakan pada zaman neolitikum, yang merupakan masa peralihan dari zaman batu ke zaman perunggu. Hal ini melambangkan sifat dinamis bangsa Republic of indonesia yang selalu mengikuti zaman.[21]

Di tengah kapak tersebut terdapat lambang Universitas Indonesia yang berbentuk bulat seperti matahari, melambangkan Universitas Indonesia sebagai penyuluh dan pelopor rakyat Republic of indonesia di bidang ilmu pengetahuan. Lambang UI bewarna kuning keemasan pada panji dan bendera fakultas atau satuan organisasi di lingkungan UI melambangkan kebesaran dan keagungan.[21]

Jaket almamater dan jas UI

[sunting
|
sunting sumber]

Jaket almamater UI dikenal sebagai Jakun, akronim dari jaket kuning. Disebut Jakun karena jaket ini memiliki warna dasar kuning terang dengan gambar lambang Universitas Indonesia (Makara) yang terpasang di dada sebelah kiri yang warnanya disesuai dengan warna panji fakultas masing-masing.

Jas UI bewarna dasar kuning almamater dengan bergambar lambang UI yang dibuat dengan benang bordir bewarna kuning dan ditempel di dada sebelah kiri. Jas UI digunakan pada acara protokoler universitas, dan dipakai oleh para Petinggi universitas.[22]

Kendi ilmu

[sunting
|
sunting sumber]

“Kendi Ilmu” adalah kendi simbolik yang pada setiap acara wisuda diserahterimakan dari sarjana baru yang diwisuda kepada mahasiswa baru Universitas Indonesia. Arti simbolik dari penyerahan kendi ini adalah kesinambungan dari generasi yang pergi kepada generasi yang datang, sebagaimana sebuah ungkapan
Ribuan Yang Datang, Ribuan Pula Yang Pergi. Kesinambungan itu tidak terjadi dengan sendirinya melainkan sebagai hasil perjuangan dan daya upaya yang sungguh-sungguh.

Lagu

[sunting
|
sunting sumber]

Dua lagu yang dijadikan lagu wajib di Universitas Indonesia berjudul
Himne Almamater
dan
Genderang Universitas Indonesia. Lagu-lagu ini biasa dinyanyikan pada acara-acara resmi universitas, penyambutan mahasiswa baru, dan wisuda. Lagu
Himne Almamater
diciptakan oleh H.S. Mutahar dan syairnya menggambarkan tekad warga Universitas Indonesia untuk bersatu mengamalkan tridharma perguruan tinggi,melalui lirik yang berbunyi: mengabdi Tuhan, bangsa, dan negara. Sementara itu, lagu
Genderang Universitas Indonesia
menggambarkan semangat mahasiswa UI untuk menuntut ilmu dan berbakti. Setiap tahun, mahasiswa baru UI menyanyikan lagu-lagu ini, bersama dengan beberapa lagu lain seperti Rayuan Pulau Kelapa,
Pahlawan Muda,
dan
Keroncong Kemayoran
pada saat acara wisuda semester genap sekaligus penyambutan resmi pihak universitas kepada para mahasiswa baru.[23]

Kampus

[sunting
|
sunting sumber]

Monumen yang berada di gerbang utama kampus UI di Depok.

Secara geografis, posisi kampus UI berada di dua surface area berjauhan, kampus Salemba dan kampus Depok. Mayoritas fakultas berada di Depok dengan luas lahan mencapai 320 hektar dengan atmosfer dark-green campus karena hanya 25% lahan digunakan sebagai sarana akademik, riset dan kemahasiswaan. 75% wilayah UI bisa dikatakan adalah area hijau berwujud hutan kota di mana di dalamnya terdapat 6 danau alam.[24]

Cikini

[sunting
|
sunting sumber]

Kampus UI Cikini terletak di daerah Cikini, Dki jakarta Pusat.[25]
Kampus yang berada tepat di depan Stasiun Cikini ini digunakan oleh Program Pascasarjana Fakultas Administrasi dan Kedokteran komunitas.

Salemba

[sunting
|
sunting sumber]

Kampus UI Salemba terletak di daerah Salemba, Jakarta Pusat.[25]
Fakultas yang berada di kampus ini adalah Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan beberapa Program Pascasarjana Multidisplin, program Ekstensi dan Magister Manajemen Fakultas Ekonomi, serta laboratorium Fakultas Teknik. Khusus untuk Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi program S1/sarjana sejak 2013 lalu telah pindah ke kampus utama UI Depok untuk urusan akademis sedangkan urusan administrasi tetap di Salemba, Jakarta Pusat.

Depok

[sunting
|
sunting sumber]

Kampus utama UI Depok, terletak di perbatasan antara kota madya Dki jakarta Selatan dengan Kota Depok, Jawa Barat,[26]
dibangun pada pertengahan tahun 1980-an untuk mengakomodasi modernisasi universitas menuju visi UI universitas riset kelas dunia. Saat ini, Kampus Depok adalah kampus utama Universitas Indonesia. Sebagian besar fakultas di UI (MIPA, Teknik, Psikologi, Hukum, Ekonomi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Ilmu Pengetahuan Budaya, Ilmu Komputer, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Keperawatan, Farmasi, Ilmu Administrasi) berada di sini dan sejak 2013, Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi pun telah pindah ke Depok untuk urusan akademis dan proses perkuliahan.

Kampus utama UI Depok dilewati oleh rel kereta rel listrik (KRL/commuter line) Dki jakarta-Bogor sehingga mahasiswa mendapatkan kemudahan transportasi dengan adanya 2 stasiun di lingkungan kampus yaitu Stasiun UI dan Stasiun Pondok Cina.

Perpustakaan Pusat Universitas juga terletak di sini. Selain itu terdapat pula berbagai fasilitas lain seperti Pusat Administrasi Universitas, Pusat Kegiatan Mahasiswa, Gymnasium, stadion, lapangan hoki, penginapan (Wisma Makara), agen perjalanan Makara Tour & Travel, dan Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia.

Di kampus Depok juga terdapat satu komunitas yang berfokus terhadap dunia pendidikan, yakni Cak Tarno Institute, komunitas ini digunakan sebagai ruang diskursus untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Cak Tarno Plant (CTI) didirikan pada 14 Februari 2005. Nama Cak Tarno Constitute diambil dari nama pendiri sekaligus Rektor dan Sokoguru CTI, yakni Cak Tarno, pedagang buku di sebuah kios kecil yang berada gang bernama Gg. Stasiun UI, yang menjadi penghubung antara Jalan Margonda Raya dengan Kampus Universitas Republic of indonesia serta stasiun kereta Universitas Indonesia.

Organisasi dan tata kelola

[sunting
|
sunting sumber]

Universitas Indonesia adalah perguruan tinggi negeri berbadan hukum berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2013.[27]
Terdapat organ-organ universitas yang terdiri dari:

  • Majelis Wali Amanat
  • Rektor
  • Senat Akademik
  • Dewan Guru Besar

Rektorat

[sunting
|
sunting sumber]

Pusat Administrasi Universitas

[sunting
|
sunting sumber]

Pusat Administrasi Universitas/PAU atau yang dikenal dengan Rektorat adalah bagian yang vital dan esensial bagi manajemen UI. Pusat Administrasi Universitas terdiri dari: 12 Direktorat, eight Kantor dan three Badan. Setiap entitas menjalankan fungsinya masing-masing yaitu sebagai unsur penunjang akademik, unsur pelayanan administrasi, dan unsur pelaksana pelayanan umum.

Unsur Penunjang Akademik

  • Badan Pengembangan Universitas dan Pengelolaan Logistik
  • Badan Legislasi dan Layanan Hukum
  • Rumah Sakit Pendidikan
  • Badan Penjaminan Mutu Akademik
  • Satuan Pengawas Internal
  • Satuan Manajemen Resiko
  • Kantor Urusan Internasional
  • Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Kantor Sumber Daya Pembelajaran
  • Kantor Administrasi Riset dan Inovasi
  • Kantor Pengelolaan Produk Riset dan Inovasi
  • Perpustakaan
  • UPT Asrama
  • UPT Klinik Satelit
  • UPT Pengamanan Lingkungan Kampus
  • UPT Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan

Unsur Pelaksana Administrasi

  • Direktorat Pendidikan
  • Direktorat Pengembangan Akademik
  • Direktorat Kemahasiswaan
  • Direktorat Perencanaan dan Anggaran
  • Direktorat Keuangan
  • Direktorat Akuntansi
  • Direktorat Pengelolaan dan Pemeliharaan Fasilitas
  • Direktorat Riset dan Pengabdiaan Masyarakat
  • Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis
  • Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi
  • Direktorat Sumber Daya Manusia
  • Direktorat Pengembangan Karier dan Hubungan Alumni
  • Direktorat Kerjasama
  • Direktorat Pengelolaan dan Pengembangan Unit-Unit Usaha

Unsur Pelaksana Pelayanan Umum

  • Kantor Hubungan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Publik
  • Kantor Arsip


Fakultas, sekolah, dan program

[sunting
|
sunting sumber]

Fakultas/Sekolah/Program Tahun Dies Natalis
Fakultas Hukum 1924
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya 1940
Fakultas Kedokteran 1950
Fakultas Ekonomi dan Bisnis 1950
Fakultas Psikologi 1960
Fakultas Kedokteran Gigi 1960
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 1960
Fakultas Teknik 1964
Fakultas Kesehatan Masyarakat 1965
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 1968
Fakultas Ilmu Keperawatan 1985
Fakultas Ilmu Komputer 1993
Program Vokasi 2008
Fakultas Farmasi 2011
Fakultas Ilmu Administrasi 2015
Sekolah Ilmu Lingkungan 2016
Sekolah Kajian Stratejik dan Global 2016

Saat ini, UI memiliki xiv fakultas, ii sekolah pascasarjana, dan 1 program vokasi yang menjalani seluruh kegiatan pengajaran, pendidikan, dan penelitian. Setiap fakultas dan sekolah memiliki departemen, pusat penelitian, dan pusat ventura. Setiap fakultas/sekolah/program dipimpin oleh satu dekan dan dibantu oleh dua wakil dekan.

Fasilitas

[sunting
|
sunting sumber]

Masjid Ukhuwah Islamiyah di tengah kampus.

Makara Art Center

[sunting
|
sunting sumber]

Berlokasi berdekatan dengan Masjid Ukhuwah Islamiyah, Makara Art Centrum merupakan sarana dan fasilitas yang berfungsi sebagai tempat pagelaran seni dan budaya bagi sivitas akademika UI. Pembukaan gedung ini telah dilakukan melalui acara prapeluncuran Gedung Makara Fine art Centrum pada Agustus 2017.

Integrated Kinesthesia Club

[sunting
|
sunting sumber]

Integrated Faculty Club adalah tempat sarana olahraga dan kegiatan-kegiatan lain yang dapat dipergunakan oleh masyarakat umum. Berlokasi di surface area luar kampus yang berdekatan dengan restoran Mang Engking, IFC dapat digunakan untuk keperluan fifty-fifty-even MICE seperti lokasi coming together dan gathering perusahaan, juga venue pernikahan. Sejak tahun 2017, Faculty Club dikelola bersama dengan perusahaan properti Relife Property dengan nama Felicity Festival.

Perpustakaan

[sunting
|
sunting sumber]

UI memiliki perpustakaan dengan luas bangunan 30.000 m2 serta terdiri atas delapan lantai dengan slogan “Crystal of Cognition”. Pemancangan tiang perdana dilakukan Senin, 1 Juni 2009 dan ditargetkan pembangunnya selesai pada Desember 2009. Perpustakaan UI tersebut dirancang dengan konsep “sustainable edifice” yang mana kebutuhan energi menggunakan sumber terbarukan yakni energi matahari (solar free energy) selain itu di dalam gedung tidak diperbolehkan menggunakan plastik. Area baru tersebut bebas asap rokok, hijau serta hemat listrik, air, dan kertas. Perpustakaan pusat UI tersebut akan mampu menampung sekitar 10.000 pengunjung dalam waktu bersamaan atau sekitar 20.000 orang per hari selain itu juga akan menampung three-five juta judul buku. Perpustakaan ini terbuka juga untuk umum. Perpustakaan UI juga dilengkapi dengan fasilitas umum seperti toko souvenir, tempat makan, tempat ibadah, hingga fasilitas penunjang mahasiswa seperti fotokopi, dan kantor pos.[28]

Asrama

[sunting
|
sunting sumber]

UI memiliki dua asrama, yaitu Asrama Mahasiwa UI Depok dan Asrama Mahasiswa UI Wismarini. Asrama pertama terletak di kampus Depok, dengan kapasitas 480 kamar putra dan 615 kamar putri, yang setiap kamarnya dapat diisi satu hingga tiga orang. Sementara Asrama yang lain terletak di Jl. Otto Iskandardinata no. 38 Jakarta Timur dengan kapasitas 72 kamar putra dan 111 kamar putri. Asrama Mahasiswa UI Wismarini ini khusus disediakan bagi mahasiswa yang kuliah di Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, dan program lain yang berada di kampus UI Salemba.

Balai Mahasiswa

[sunting
|
sunting sumber]

Balai mahasiswa UI Salemba merupakan salah satu fasilitas yang ada di bawah koordinasi Direktorat Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni. Gedung berkapasitas 300 orang ini sering digunakan untuk berbagai kegiatan seperti seminar, rapat, dan lain-lain. Selain untuk para mahasiswa dan warga UI, gedung ini juga disewakan untuk umum.

Fasilitas dan sarana olahraga

[sunting
|
sunting sumber]

Fasilitas dan sarana olahraga yang dimiliki oleh UI antara lain:

  • Stadion
    • Lapangan sepak bola & futsal
    • Lompat jangkit
    • Atletik
  • Indoor
    (gymnasium)

    • Lapangan bulu tangkis
    • Lapangan bola voli
    • Lapangan bola basket
  • Outdoor

    • Lapangan hoki
    • Lapangan tenis (4 line)
    • Lapangan basket (3 line)
    • Lapangan voli (3 line)
    • Lapangan bulu tangkis (1 line)

Pusat Kegiatan Mahasiswa

[sunting
|
sunting sumber]

Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) UI merupakan tempat berbagai kegiatan mahasiswa UI. di sini terdapat sekretariat berbagai organisasi kemahasiswaan yang ada di UI. Selain itu, terdapat pula berbagai fasilitas yang dapat dipergunakan oleh para mahasiswa UI. Fasilitas itu antara lain aula yang dapat menampung kurang lebih 300-400 orang. Pada bulan Juni 2014, Direktorat Kemahasiswaan UI merencanakan melakukan pengembangan gedung Pusgiwa bersamaan dengan pembangunan gedung baru Direktorat Kemahasiswaan melalui pembangunan berbagai fasilitas lainnya, terutama untuk menunjang kemungkinan adanya unit-unit of measurement kegiatan mahasiswa yang baru. Namun, pembangunan terkendala anggaran dan diundur penyelesaiannya hingga diperkirakan pertengahan tahun 2018.
[butuh rujukan]

Wisma Makara

[sunting
|
sunting sumber]

Wisma Makara terletak di sebelah Asrama Mahasiswa UI Depok. Tempat ini digunakan sebagai sarana akomodasi di daerah Jakarta Selatan dan kota Depok, dan sering digunakan untuk kegiatan seperti seminar, pelatihan, lokakarya, dan lain-lain.

Klinik Satelit

[sunting
|
sunting sumber]

Tujuan sarana ini untuk melayani beberapa kebutuhan penting mahasiswa yaitu: kegiatan mahasiswa dan sivitas Universitas Indonesia yang memerlukan obat-obatan dan tenaga medis, Pemeriksaan Kesehatan Mahasiswa Baru, Poliklinik, Apotek, Bimbingan Konseling Mahasiswa.

Omnibus kampus

[sunting
|
sunting sumber]

Coach kampus disediakan gratis untuk melayani kebutuhan transportasi mahasiswa di dalam kampus UI Depok. Namun, bus ini dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar secara gratis yang menggunakan bus kampus sebagai sarana transportasi sebagai penghubung antara area kukusan dengan area Margonda. Di kalangan warga UI, autobus ini lebih dikenal dengan sebutan Bis Kuning (Bikun), karena bus ini memiliki warna dominan kuning. Hingga tahun 2005, UI telah memiliki 20 unit Motorcoach Kampus. Coach-passenger vehicle tersebut secara rutin akan melayani 2 rute yang ada di dalam kampus pada hari Senin-Jumat, mulai pukul 07.00-22.00. Sementara pada hari Sabtu hanya sampai pukul 17.00 WIB dan libur pada hari minggu. Kedua rute tersebut ialah rute merah dan rute biru. Penanda rute merah dan rute biru dapat dilihat pada kertas warna yang tertempel di kaca depan setiap bis kuning. Adapun halte-halte yang dilalui sebagai berikut:

Rute Biru

[sunting
|
sunting sumber]

Rute Biru berangkat pertama dari Halte Jitney Kuning Asrama Mahasiswa UI kemudian melewati Jalan Prof. Dr. Miriam Budiardjo Jalan Ir. R.M. Pandji Soerachman, Jalan Prof. Dr. Mr. Supomo, Jalan Prof. Mr. Dojokosoetono, Jalan Prof. Dr. Bahder Djohan, Jalan Prof. Dr. Sudjono D. Pusponegoro, Jalan Prof. Dr. Ir. Somantri Brodjonegoro, Jalan Prof. Dr. Sumitro Djokohadikusumo dan Jalan Prof. Dr. R. Slamet Iman Santoso. Bis kuning berhenti terakhir kembali di Halte Asrama Mahasiswa UI. Adapun halte-halte yang dilalui berdasarkan urutannya:

  • Halte Asrama Mahasiswa
  • Halte Gerbang Utama/Gerbatama (interkoneksi dengan
    BSicon BUS3.svg
    Feeder TransJakarta Rute UI – St. Manggarai)
  • Halte Stasiun UI (interkoneksi dengan


    B




    L


    KRL Commuter Line)
  • Halte Fakultas Hukum
  • Halte PLK/Pondok Cina (interkoneksi dengan


    B




    Fifty


    KRL Commuter Line)
  • Pemberhentian RIK UI (halte seberang jalan)
  • Halte Rumah Sakit UI
  • Halte Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam one
  • Halte Politeknik Negeri Djakarta
  • Halte Program Vokasi
  • Halte Fakultas Teknik/Gerbang Kukusan Teknik/Gedung Klinik Satelit UI
  • Halte Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2
  • Pemberhentian Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, FISIP, dan Fakultas Psikologi (halte di seberang jalan)
  • Pemberhentian Stasiun UI (lagi) (halte di seberang jalan)
  • Halte Resimen Mahasiswa
  • Kembali Asrama Mahasiswa UI

Rute Merah

[sunting
|
sunting sumber]

Rute Merah berangkat pertama dari Halte Bis Kuning Asrama Mahasiswa UI kemudian melewati Jalan Prof. Dr. Miriam Budiardjo Jalan Ir. R.Chiliad. Pandji Soerachman, Jalan Prof. Dr. Mr. Supomo, Jalan Dr. R. Slamet Iman Santoso, Jalan Prof. Dr. Sumitro Djokohadikusumo, Jalan Prof. Dr. Ir. Somantri Brodjonegoro, Jalan Prof. Dr. Sudjono D. Pusponegoro, Jalan Prof. Dr. Bahder Djohan, dan Jalan Prof. Mr. Dojokosoetono. Bis kuning berhenti terakhir kembali di Halte Asrama Mahasiswa UI. Adapun halte-halte yang dilalui berdasarkan urutannya:

  • Halte Asrama Mahasiswa
  • Halte Gerbang Utama/Gerbatama (interkoneksi dengan
    BSicon BUS3.svg
    Feeder TransJakarta Rute UI – St. Manggarai)
  • Halte Stasiun UI (interkoneksi dengan


    B




    50


    KRL Commuter Line)
  • Halte Fakultas Psikologi
  • Halte FISIP
  • Halte Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
  • Halte Fakultas Ekonomi dan Bisnis 1
  • Halte Fakultas Teknik
  • Halte Stadion/Pusat Kegiatan Mahasiswa (Bawah)/PNJ 2
  • Halte Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ii
  • Halte Fakultas Kesehatan Masyarakat
  • Halte Rumpun Ilmu Kesehatan
  • Halte Taman Balairung
  • Halte Masjid Ukhuwah Islamiyah/Perpustakaan Pusat
  • Pemberhentian Fakultas Hukum (halte di seberang jalan)
  • Pemberhentian Stasiun UI (lagi) (halte di seberang jalan)
  • Halte Resimen Mahasiswa
  • Kembali Asrama Mahasiswa UI

Halte yang tidak dilewati

[sunting
|
sunting sumber]

Selain halte tersebut diatas, terdapat halte yang tidak dilewati oleh bus kampus yaitu Halte Gedung ILRC yang terletak di Jalan Dr. Nugroho Notosutanto.

Rute lainnya

[sunting
|
sunting sumber]

Rute PNJ

[sunting
|
sunting sumber]

Selain rute biru dan merah, terdapat Rute PNJ. Rute ini melewati sebagian titik utama halte Rute Merah (sampai dengan Halte PNJ), kemudian bus kampus ini akan masuk ke dalam expanse Kampus PNJ dan memutari kampus PNJ. Bus PNJ berwarna kuning polos yang dikelola oleh PNJ untuk kebutuhan transportasi bagi mahasiswa PNJ. Namun, Bus PNJ juga dapat digunakan gratuitous bagi mahasiswa UI dan warga sekitar.

Rute bus ekstensi Feb

[sunting
|
sunting sumber]

Rute Bus Ekstensi February adalah rute khusus lainnya yang berangkat dari Halte FEB UI melewati Halte Stasiun UI, Halte Resimen Mahasiswa, putar balik Halte Gerbatama, Halte Stasiun UI, dan kembali ke Halte February. Bus ini biasa disebut ‘Bis Ekstensi’ karena khusus diperuntukkan untuk mahasiswa ekstensi February UI yang berkuliah di malam hari. Bus ini memiliki ciri khas berupa tulisan “Program Ekstensi FEUI” pada badan Double-decker. Autobus ini mulai beroperasi Senin sampai dengan Jumat pada pukul 17.30 – 21.00 WIB. Namun, double-decker ini terbatas dinikmati oleh kalangan Mahasiswa February UI.

Sepeda kampus

[sunting
|
sunting sumber]

Mahasiswi sedang menggunakan sepeda kampus di jalur sepeda.

Sejak Juli 2008, UI menyediakan fasilitas peminjaman sepeda kepada mahasiswanya melalui Program Sepeda Kuning.[29]
Sepeda dapat digunakan oleh mahasiswa dengan cara menunjukkan KTM ke petugas yang menjaga. Sepeda dapat digunakan sepuasnya, tetapi tidak boleh keluar dari jalur sepeda yang telah disediakan. Sepeda juga boleh dikembalikan di terminal mana saja. Jadi apabila mahasiswa meminjam sepeda dari terminal sepeda Fisip, mahasiswa tersebut boleh mengembalikan sepeda yang dipinjam ke final FIB atau terminal mana saja yang ada di UI. Untuk mengembalikan sepeda, caranya sama dengan meminjam yakni dengan menunjukkan KTM ke petugas penjaga. Sepeda kampus melayani mahasiswa hingga pukul 17.00.

Akademik

[sunting
|
sunting sumber]

Penerimaan mahasiswa

[sunting
|
sunting sumber]

Penerimaan mahasiswa baru UI dilakukan melalui mekanisme seleksi yang dilakukan secara nasional bersama perguruan tinggi negeri lain dan seleksi yang dilakukan secara mandiri. Tingkat kesulitan untuk memasuki UI sangat kompetitif. Setiap tahunnya UI hanya menerima sekitar 5% mahasiswa baru dari 100.000 pendaftar setiap tahunnya.

Di tingkat nasional, menurut hasil SBMPTN tahun 2016, UI menduduki peringkat pertama pada Kelompok Ujian Sosial/Humaniora dengan nilai rataan tertinggi mahasiswa yang diterima sebesar 669,52 dan peringkat kedua pada Kelompok Ujian Sainstek dengan nilai rataan tertinggi mahasiswa yang diterima sebesar 667,44.[thirty]

Jenjang Pendidikan

Seleksi Nasional


Seleksi Mandiri


Jalur Prestasi

SNMPTN

Jalur Ujian Tulis

SBMPTN

Jalur Prestasi

PPKB

Jalur Prestasi

Talent Scouting

Jalur Ujian Tulis

SIMAK
Vokasi:

  • Diploma 3


N


N

Ya
Y


N

Ya
Y
Sarjana (S1):

  • Kelas Reguler
  • Kelas Paralel
  • Kelas Khusus Internasional
  • Kelas Ekstensi


Ya
Y



N



N



N


Ya
Y



N



Northward



Due north



N


Ya
Y



N



N



N



North


Ya
Y



N


Ya
Y


Ya
Y


Ya
Y


Ya
Y
Profesi (Ps)


N


Northward


N


N

Ya
Y
Magister (S2)


N


N


North


N

Ya
Y
Spesialis (Sp)


Northward


N


N


N

Ya
Y
Doktor (S3)


Northward


Due north


N


N

Ya
Y

Jenjang Pendidikan dan Plan Studi

[sunting
|
sunting sumber]

Program studi yang ditawarkan oleh Universitas Indonesia meliputi jenjang pendidikan dengan tingkatan berdasarkan acuan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Akreditasi

[sunting
|
sunting sumber]

Institusi

[sunting
|
sunting sumber]

Universitas Indonesia memperoleh akreditasi institusi dengan peringkat
A (Amat Baik)
dari Badan Akreditasi Nasionai Perguruan Tinggi. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) tersebut diperoleh sejak tahun 2008 sampai dengan saat ini. Penilaian akreditasi meliputi 15 indikator meliputi kepemimpinan, kemahasiswaan, sumber daya manusia, kurikulum, prasarana dan sarana, pendanaan, tata pamong, sistem pengelolaan, sistem pembelajaran, suasana akademik, sistem informasi, sistem jaminan mutu, lulusan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta plan studi.
[butuh rujukan]

Peringkat

[sunting
|
sunting sumber]

UI secara konsisten masuk dalam daftar universitas papan atas baik di tingkat nasional maupun internasional.

Peringkat Dunia

[sunting
|
sunting sumber]

Publikasi 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022
QS: Earth University Ranking
[note 1]
[31]
[32]
250
(#ane)
395
(#one)
287
(#ane)
201
(#1)
236
(#ane)
217
(#1)
273
(#ane)
Tidak ada pemeringkatan 309
(#i)
310
(#1)
358
(#one)
325
(#ane)
277

(#1)

292

(#1)

296

(#1)

305

(#two)

290

(#2)

THE: Earth University Ranking[note i]
[33]
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
601-800
(#1)
>800
(#2)
801-1000

(#3)

601-800

(#ane)

601-800

(#1)

801-1000

(#one)

801-g

(#1)

GreenMetric World Academy Ranking[34] Peringkat ini pertama kali dipublikasikan pada tahun 2010 15
(#one)
22
(#i)
25
(#i)
thirty
(#1)
62
(#1)
33
(#1)
31
(#1)
23

(#1)

27

(#1)

27

(#one)

27

(#one)

TBA TBA

Keterangan:
Tanda kurung adalah Peringkat UI dengan perguruan tinggi lain di Indonesia dalam publikasi peringkat tersebut.

Peringkat Regional

[sunting
|
sunting sumber]

Publikasi 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021
QS: Asian University Ranking
[31]
[32]
fifty
(#one)
50
(#1)
59
(#1)
64
(#i)
71
(#1)
79
(#i)
67
(#ane)
Tidak ada pemeringkatan 54

(#1)

57

(#1)

59

(#1)

59

(#2)

THE: Asian Academy Ranking[32]
[33]
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
181-190
(#1)
>251
(#2)
201-250

(#3)

133

(#i)

162

(#ane)

194

(#1)

THE: BRICS & Emerging Economies Ranking[33] Peringkat ini pertama kali dipublikasikan pada tahun 2014 Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
171
(#1)
201-250
(#2)
184

(#1)

82

(#ane)

103

(#1)

116

(#one)

Keterangan:
Tanda kurung adalah Peringkat UI dengan perguruan tinggi lain di Indonesia dalam publikasi peringkat tersebut.

Peringkat Dunia Berdasarkan Bidang Studi

[sunting
|
sunting sumber]

Publikasi 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
QS WURF: Natural Science[31] Tidak
Masuk
258
(#two)
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
QS WURF: Engineering and Technology[31] Tidak
Masuk
232
(#2)
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
401-450
(#3)
QS WURF: Fine art and Humanities[31] Tidak
Masuk
142
(#one)
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
QS WURF: Life Sciences and Medicine[31] Tidak
Masuk
162
(#1)
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
451-500
(#1)
QS WURF: Social Sciences and Management[31] 95
(#i)
122
(#1)
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
200
(#one)
215
(#1)
215
(#1)
207
(#1)
QS WURS: Medicine
[31]
Pertama kali dipublikasikan
tahun 2011
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
301-400
(#1)
301-400
(#1)
301-350
(#i)
QS WURS: Modern Language
[31]
Pertama kali dipublikasikan
tahun 2011
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
201-250
(#1)
251-300
(#1)
QS WURS: Calculator Sciences and Information Organization[31] Pertama kali dipublikasikan
tahun 2011
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
Tidak
Masuk
401-500
(#ii)
Tidak
Masuk

Keterangan:
Tanda kurung adalah Peringkat UI dengan perguruan tinggi lain di Republic of indonesia dalam publikasi peringkat tersebut.

Peringkat Spider web Universitas Dunia

[sunting
|
sunting sumber]

Selain itu, posisi peringkat Universitas Indonesia dengan universitas lain di seluruh dunia berdasarkan berbagai publikasi pemeringkatan Web Universitas Dunia.

Publikasi 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017
January Jul Jan Jul Jan Jul Jan Jul Jan Jul Jan Jul January Jul Jan Jul Jan Jul Jan Jul
Webometrics Ranking of World Universities[35] 1998
(#3)
1291
(#3)
906
(#3)
1010
(#iii)
815
(#3)
789
(#3)
508
(#two)
562
(#ane)
365
(#three)
508
(#two)
581
(#iii)
653
(#3)
696
(#3)
532
(#ii)
660
(#2)
910
(#3)
763
(#one)
809
(#two)
861
(#2)
TBA
4ICU University Spider web Ranking – Earth[36] 534
(#1)
TBA
4ICU Academy Web Ranking – Asia[37] 84
(#three)
95
(#three)
91
(#2)
47
(#one)
TBA

Keterangan:
Tanda kurung adalah Peringkat UI dengan perguruan tinggi lain di Indonesia dalam publikasi peringkat tersebut.

Nasional

[sunting
|
sunting sumber]

Pemeringkatan Kemenristek Dikti

[sunting
|
sunting sumber]

  • Pada tahun 2016, Universitas Republic of indonesia berada pada peringkat ke-3 dari sekitar 3.300 perguruan tinggi se-Indonesia. Pemeringkatan ini dilakukan oleh Kemenristek & Dikti dengan memperhatikan indikator sebagai berikut dosen (12%), kualitas dosen (eighteen%), akreditasi (30%), kualitas kegiatan mahasiswa (10%), dan kualitas kegiatan penelitian (xxx%). UI mendapatkan skor 3.69 dari skala four. Posisi UI naik satu peringkat dibandingkan dengan tahun 2015.[38]
  • Pada tahun 2015, Universitas Republic of indonesia tampil pada peringkat ke-4 dari 3.320 perguruan tinggi se-Indonesia berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh Kemenristek & Dikti pada tahun 2015 berdasarkan Keputusan Menristekdikti No 492a Tahun 2015.
Publikasi Majalah

[sunting
|
sunting sumber]

Menurut survei lokal yang terakhir dari World Asia (2008) UI mendapat peringkat pertama di antara universitas-universitas di Republic of indonesia.[39]
Laporan ini juga didukung oleh Majalah Tempo, sebuah majalah utama di Republic of indonesia, yang melakukan survei dan analisis tentang peringkat universitas dan pendidikan di Indonesia.[forty]
Universitas Indonesia dinilai sebagai Universitas yang paling vibrant di Indonesia. Sejak tahun 2004, survei majalah Tempo melaporkan fakta bahwa lulusan UI adalah di antara sarjana lulusan terbaik di Indonesia menurut beberapa kriteria seperti kualitas lulusan, citra yang baik, kepuasan industri yang menggunakan tenaga kerja, kualitas pengajaran, metodologi pendidikan, kualitas fasilitas kampus yang berbasis lingkungan taman hutan raya yang hijau, serta keketatan persaingan masuk ke perguruan tinggi.[41]

Rekor Dunia

Pada tanggal 25 Agustus 2022, UI mendapatkan 2 rekor dunia yang diberikan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia. ii rekor tersebut diberikan untuk kategori “Mencanting Batik oleh Mahasiswa Baru Terbanyak” dan “Paduan Suara Mahasiswa Baru Terbanyak”. Baik rekor untuk mencanting batik maupun rekor untuk paduan suara diikuti oleh 9.237 mahasiswa baru, dan dilaksanakan di lapangan Rotunda Kampus Depok UI.[42]

Prestasi

[sunting
|
sunting sumber]

Pada tahun 2008, Universitas Republic of indonesia menjadi pemenang dalam Indonesia ICT honor untuk Smart Campus dengan Best Content and Application. Untuk kategori Accessibility and Connectivity, Universitas Republic of indonesia juga mendapat Merit Award. Saat ini xc% area universitas sudah dilingkupi oleh infrastruktur dan layanan Information technology (hostpot) dengan bandwidth sebesar 305 Mbytes per 2d ke Cyberspace dan 155 Mbps ke Jaringan Riset Pendidikan Tinggi Indonesia (INHERENT)
[43]

Pusat Studi

[sunting
|
sunting sumber]

Sampai saat ini UI telah memiliki sekitar 64 Pusat Studi[44]
yang memiliki tugas utama melakukan kegiatan penelitian untuk mendukung kegiatan pendidikan dan pengabdian masyarakat. Pusat-pusat studi tersebut adalah:

  • Center on Kid Protection (PUSKAPA)
  • Center for Computing and Data Technology (CCIT- FTUI)
  • Center for Eastern asia Cooperation Studies (CEACOS)
  • Center for Ecology Health and Industrial
  • Middle for Global Ceremonious Society Studies (Pacivis)
  • Eye for Enquiry on Intergroup Relations and Disharmonize Resolution (CERIC)
  • Center for Excellence Ethnic Biological Resources-Genome Studies (CoE IBR-GS)
  • Center for Excellence Nano Science and Technology (CoE NST)
  • Health Research Eye for Crisis and Disaster (HRCCD)
  • Plant of Man Virology and Cancer Biology (IHVCB).
  • Research Group, Studies and Awarding of Basic Law Science
  • Anthropology Laboratory
  • Political Science Laboratory
  • Sociology Laboratory/ Heart for Sociological Studies
  • Plant of Demography
  • Establish for Constabulary and Society Studies
  • Found for Police force and Technology Studies
  • Plant for Fiscal Law Studies
  • Institute for Civil Code Studies
  • Plant for Islam and Islamic Police force Studies
  • Establish for Competition and Merchandise Policy Studies
  • Institute for Capital Market and Financial Studies
  • Institute for Law Institution Studies
  • Constitute for Sociology of Law and Constitution Studies
  • Institute for Psychological Inquiry (LPPsi)
  • Institute for Measurement Instrument and Psychological Instruction Development (LPSP3)
  • Institute for Indonesian Formal Law and Judicial System Studies
  • Institute for International Law Studies
  • Institute for Economy and Lodge Studies (LPEM)
  • Institute for Applied Psychology (LPT)
  • Found for Law and Economic Studies
  • Integrated Laboratory on Endocrinology Science
  • Centre of Information science’s (PUSILKOM)
  • Centre for Area and Urban Studies
  • Centre for Health Administration and Policy Studies (CHAMPS)
  • Heart for Anthropology Studies
  • Eye for Australian Studies
  • Centre for Inability Studies
  • Heart for Health Economical and Policy Studies (PKEKK)
  • Centre for European Studies
  • Centre for Free energy Studies
  • Eye for International Relation Studies (CIRES)
  • Center for Law and Good Governance Studies (CLGS)
  • Centre for Administration Science Studies
  • Centre for Social Welfare Science Studies
  • Centre for Social Welfare Studies
  • Centre for Criminology Studies
  • Centre for Social and Political Evolution Studies
  • Center for Political Studies (Puskapol)
  • Centre for Environmental Risk and Safety Studies
  • Middle for Middle Eastward and Islamic Studies
  • Centre for American Area Studies
  • Centre for Applied Geographics Research
  • Centre for Family Welfare Research (PUSKA & IMPACT)
  • Heart for Societal and Cultural Inquiry (PPKB)
  • Eye for Development Institution Research
  • Eye for Science and Technology Enquiry
  • Centre for Human and Environmental Resources Research
  • Middle for Epidemiology and Surveillance Research
  • Centre for Marine Studies (Pusat Studi Kelautan – FMIPA UI)
  • Centre for Geoscience Studies (Pusat Studi Geosains – FMIPA UI)
  • Center for Japanese Studies (Pusat Studi Jepang – FIB UI)
  • Middle for Natural Product and Medicine Studies
  • Center of Communication Studies
  • Inquiry Center for Materials Science
  • SEAMEO- TROPMED RCCN

Kemahasiswaan

[sunting
|
sunting sumber]

Unit kegiatan mahasiswa

[sunting
|
sunting sumber]

Unit kegiatan mahasiswa merupakan organisasi kemahasiswaan di tingkat universitas yang fungsinya menampung berbagai minat dan bakat dari para mahasiswa UI.[45]
[46]
Unit kegiatan mahasiswa tersebut antara lain:

  • UKM seni

    • Marching Band Madah Bahana
    • Orkes Simfoni Mahawaditra
    • Paduan Suara Paragita
    • Liga Tari Krida Budaya
    • Teater UI
    • Sinematografi
    • Perhimpunan Fotografi
  • UKM olahraga

    • Dancesport
    • Cricket
    • Bulu tangkis
    • Softball
    • Flag Football game
    • Hoki
    • Bola voli
    • Atletik
    • Tenis meja
    • Tenis lapangan
    • Sepak bola
    • Bola basket
    • Renang
    • Catur
    • Bridge
    • Menembak
    • Berkuda/Equasterian
    • Memanah
  • UKM bela diri

    • Perisai Diri (Pencak Silat)
    • Taekwondo
    • Merpati Putih
    • Karate
    • Aikido
    • Tae Kwon Do
    • Sin Lam Ba
    • Bangau Putih (Pencak Silat)
    • Pencak Silat Tenaga Besar (Pencak Silat)
    • Judo
    • Tapak Suci (Pencak Silat)
    • Wushu
    • Kempo
    • Satria Muda Indonesia
  • UKM keagamaan

    • Nuansa Islam Mahasiswa UI
    • Keluarga Mahasiswa Buddhis Universitas Indonesia
    • Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Indonesia
    • Persekutuan Oikumene Universitas Republic of indonesia
    • Keluarga Mahasiswa Katolik UI
  • Resimen Mahasiswa, Kepanduan, dan pecinta alam

    • Resimen Mahasiswa Universitas Indonesia, Wira Makara
    • Pramuka Sekar Kalpavriskha
    • Mapala UI (Mahasiswa Pecinta Alam UI)
  • UKM keilmuan, studi dan media

    • Kelompok Studi Mahasiswa Eka Prasetya
    • EDS Komunitas Debat Bahasa Inggris
    • Pers Suara Mahasiswa UI
    • Radio Telekomunikasi Cipta (RTC) UI
    • Televisi UI
    • Model of United Nations (MUN) UI
    • Robotik UI
    • Green Community UI
    • AIESEC UI
    • FPCI Chapter UI
  • UKM Kewirausahaan

    • CEDS (Kewirausahaan)
    • Koperasi Mahasiswa (Biasanya ada di setiap fakultas)

Tokoh ternama

[sunting
|
sunting sumber]

Alumni

[sunting
|
sunting sumber]

Doktor kehormatan

[sunting
|
sunting sumber]

Catatan Kaki

[sunting
|
sunting sumber]

  1. ^


    a




    b



    Sepanjang 2006-2009, Times College Didactics (THES) melakukan pemeringkatan berkerja sama dengan Quacquarelli Symonds (QS) yang dikenal dengan THES-QS, baru pada tahun 2010, THES melakukan pemeringkatan sendiri dan terpisah dengan pemeringkatan QS.

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    “Panduan Penggunaan Logo Universitas Indonesia”.
    Kantor Komunikasi UI. Publikasi Kantor Komunikasi UI. Diakses tanggal
    10 Juni
    2015
    .





  2. ^


    “Sejarah Universitas Indonesia”.
    Situs Resmi Universitas Republic of indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-08-18. Diakses tanggal
    4 Agustus
    2016
    .




  3. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    Dikti, Forlap (2015). Profil Perguruan Tinggi Universitas Indonesia.
    Pangkalan Data Perguruan Tinggi Indonesia
    (Laporan). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-29. Diakses tanggal 2016.





  4. ^


    Pertiwi, Adhika (25 Oktober 2011). Kadek, ed. “Pelesir di Tengah Rindangnya Kampus UI”.
    Kompas.com. Kompas.com. Diakses tanggal
    25 Oktober
    2011
    .





  5. ^


    “Membership of Association of southeast asian nations Universities Network”. Asean Universities Network (AUN). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-04-30. Diakses tanggal
    iv Agustus
    2016
    .





  6. ^


    “Member Universities of Clan of Pacific Rim Universities”. Association of Pacific Rim Universities. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-17. Diakses tanggal
    iv Agustus
    2016
    .





  7. ^


    “AUAP Member List”. Association of Universities of Asia and the Pasific. 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-08-16. Diakses tanggal
    iv Agustus
    2016
    .





  8. ^


    “Universities Fellow member of Federation of the Universities of the Islamic Globe”. Federation of the Universities of the Islamic Globe (FUIW). Diakses tanggal
    4 Agustus
    2016
    .





  9. ^

    Presidents of 12 premier universities in Asia and Centre East to gather at WUSTL May 4-vii to discuss global free energy and environment, Washington University in St Louis, April 12, 2007, http://news-info.wustl.edu/news/page/normal/9271.html

  10. ^

    Kampanye Pemilihan Rektor Universitas Indonesia Tahun 2014, http://pemilihanrektor.ui.ac.id/content/kampanye-bertema-02-mempertahankan-prestasi-dan-konsistensi-dari-ui-sebagai-satu-satunya Diarsipkan 2015-02-06 di Wayback Car.

  11. ^

    Drs. Suratmin, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional 1981/1982, “Prof. Ir. Raden Mas Panji Surakhman Cokroadisuryo: Hasil Karya dan Pengabdiannya”
  12. ^


    a




    b




    “Dies Natalis UI ke-67, Menyatukan Keberagaman untuk Indonesia Maju”. Universitas Indonesia. 02 Februari 2017. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-06-xix. Diakses tanggal
    08 Juni
    2017
    .





  13. ^


    Cheah, Pheng.
    Spectral Nationality. New York: Columbia University Printing. hlm. 295. ISBN 978-0-231-13018-9. Diakses tanggal
    7 Juni
    2017
    .





  14. ^

    Jakarta100Bars: Museum of National Awakening (STOVIA School) Jakarta, diakses 7 Juni 2017

  15. ^

    Jakarta.become.id: Geneeskundige Hoge School GHS
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]

    , diakses 7 Juni 2017

  16. ^

    Somadikarta, South. (1999).
    Tahun emas Universitas Indonesia, Jilid 1: Dari Balai ke Universitas. Dki jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press).

  17. ^


    (Belanda)
    Bonne, C. (1941).
    “De Geneeskunde in Nederlandsch-Indie: Het geneeskundig onderwijs”
    dalam
    S. A. Tydskrif vir Geneeskunde
    edisi 8 November 1941.

  18. ^

    Hukum Online:Pengubahan Nama Universiteit, Universitet, Universitit, Faculteit, Facultet, dan Facultit menjadi Universitas dan Fakultas, diakses 7 Juni 2017

  19. ^


    “Profil | Universitas Indonesia – Sejarah”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-06-21. Diakses tanggal
    2011-07-17
    .





  20. ^


    Sir Monier Monier-Williams (2005),
    A Sanskrit-English language dictionary: etymologically and philologically arranged, Motilal Banarsidass Publications, hlm. 771, diakses tanggal
    2011-01-22





  21. ^


    a




    b



    Calendar Universitas Indonesia 2008. Diterbitkan oleh Badan Otonom Economica FEUI.

  22. ^

    Zenius:Seluk-beluk Dunia Perkuliahan Universitas Indonesia, diakses seven Juni 2017

  23. ^

    SCI UI:Genderang Universitas Republic of indonesia, diakses 7 Juni 2017

  24. ^

    Indoplace: Balairung Universitas Indonesia, diakses 7 Juni 2017
  25. ^


    a




    b




    “Peta Kampus Salemba Universitas Indonesia”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-09-04.




  26. ^


    “Peta Kampus Depok Universitas Indonesia”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-09-04.




  27. ^

    Peraturan.go.id: Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2013 Diarsipkan 2017-04-twenty di Wayback Machine., diakses 7 Juni 2017

  28. ^

    Kompas, 31 Mei 2009, http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/05/31/0337280/perpustakaan.terbesar.dunia.dihadirkan.di.ui

  29. ^


    “Sepeda Kuning”. Universitas Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-06-19. Diakses tanggal
    08 Juni
    2017
    .





  30. ^


    Susanti, Afriani (28 Juni 2016). “Hasil SBMPTN 2016, ITB dan UI Nomor Satu”.
    Okezone.com
    . Diakses tanggal
    2016-06-28
    .




  31. ^


    a




    b




    c




    d




    due east




    f




    g




    h




    i




    j




    “QS World University Rankings – 2015”. Diakses tanggal
    iii Maret
    2016
    .




  32. ^


    a




    b




    c




    “Pencapaian UI”. Diakses tanggal
    3 Maret
    2016
    .




  33. ^


    a




    b




    c




    “Peringkat UI di THE 2016”. Diakses tanggal
    3 Maret
    2016
    .





  34. ^


    “Peringkat UI Greenmetric”. Diakses tanggal
    3 Maret
    2016
    .





  35. ^


    “Peringkat Webometric Indonesia”.




  36. ^


    “Top Universities in Republic of indonesia | 2017 Indonesian University Ranking”.
    world wide web.4icu.org
    (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2017-07-01
    .





  37. ^


    “Peringkat 4ICU”.




  38. ^


    Prasetia, Andhika (17 Agustus 2016). “Ini 12 Besar Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia 2016”.
    detikcom
    . Diakses tanggal
    17 Agustus
    2016
    .





  39. ^

    Indonesian University Rankings, World Asia mag vol. 2 number iv, April 2008.

  40. ^

    Ranking Perguruan Tinggi Indonesia Naik, Tempo Interaktif, xiv Oktober 2008, http://www.tempo.co.id/ Diarsipkan 2006-03-02 di Wayback Machine.,

  41. ^

    Indonesian universities climb globe’due south top 400 rankings, Fri, 17 October 2008, http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=219&Itemid=54

  42. ^


    Maudisha, Maudisha (2022-08-25). “Acara Puncak PKKMB UI 2022 Catat Dua Rekor Dunia”.
    Universitas Indonesia
    . Diakses tanggal
    2022-ten-x
    .





  43. ^

    Daftar Pemenang Inaicta 2008, http://www.inaicta.web.id/static-myinaicta/ Diarsipkan 2008-09-12 di Wayback Motorcar., August 2008

  44. ^

    Pusat Kajian UI: Daftar Pusat Kajian Universitas Indonesia, diakses vii Juni 2017

  45. ^

    Situs web mahasiswa UI.

  46. ^

    Situs spider web old UI.

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]


  • Situs web resmi



Akreditasi S2 Ekonomi Pembangunan Di Indonesia

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Indonesia

Baca :   Kebijakan.ekonomi.dalam Pembangunan Negara Maritim

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …