Http Www.psychologymania.com 2013 07 Syarat-syarat-pembangunan-ekonomi.html

Http Www.psychologymania.com 2013 07 Syarat-syarat-pembangunan-ekonomi.html


Ada beberapa syarat-syarat Pembangunan Ekonomi. Dalam melaksanakan pembangunan ekonomi tidak begitu saja dapat
dilaksanakan, akan
tetapi diperlukan
beberapa
syarat-syarat
yang mendukung. Syarat utama dalam pembangunan adalah adanya Pemerintahan dan Rakyat.
Pembangunan
tergantung
pada
Pemerintah dan rakyat. Pembangunan tidak dapat berjalan
apabila hanya salah satu yang
menjalankan. Sehingga
pembangunan pada dasarnya
adalah
dari rakyat
untuk
rakyat.
Rakyat
yang
berdaulat,
maka
sudah sewajarnya rakyat pulalah yang menikmati hasil-hasil pembangunan.


Pembangunan
yang
hanya
dijalankan
oleh
satu
pihak
atau dipaksakan,
artinya
tanpa
melibatkan
rakyat
dalam
arti
sebenarnya bukanlah
model
pembangunan
yang
platonic.
Pembangunan
semacam
ini dapat
terjadi,
namun
dalam
kondisi
dimana
sistem
Pemerintahannya adalah
diktator.
Model
pembangunan
diktator
hanya
akan
melahirkan penderitaan
dan
kesengsaraan
rakyatnya,
oleh
karena
itu
model pembangunan
yang
seimbang
atau
ideal adalah model pembangunan dengan
melibatkan dan didukung
penuh rakyat. Dukungan ini dalam bentuk partisipasi. Jika pembangunan hanya dilakukan oleh Pemerintah, yaitu mengandalkan
sepenuhnya
Pemerintah,
maka
dapat
dipastikan pembangunan tidak akan mencapai sasaran yang diinginkan, oleh karena itu peran serta masyarakat menjadi sangat penting.


Penduduk
merupakan
aset
dalam
pembangunan, mengingat penduduk
sebagai
suatu
agent
of
development, sehingga tidaklah berlebihan bila dikatakan berhasil tidaknya pembangunan ditentukan oleh sikap penduduk selama proses pembangunan berlangsung.



Modernisasi Pembangunan


Perkembangan
ekonomi
yang
ditandai
dengan
munculnya modernisasi
dan
kemajuan
yang
sangat
pesat
di
segala
bidang,
pada awalnya ditemui pada kawasan negara Eropa dan Amerika. Namun pada saat
ini
mulai
terjadi
pergeseran
ke
Asia,
yaitu
dimulai
dari
Jepang, Korea dan Cina. Negara-negara tersebut terkenal memiliki informasi dan teknologi
yang
cukup
tinggi.
Pada
umumnya
sebagian
besar
negara
di Asia dan Amerika Latin, masih berkutat dengan dengan kemisikinan dan ketidakmampuan mereka untuk menjalankan pembangunan.

Baca :   Asumsi Teori Pembangunan Wilayah Ekonomi Neoklasik


Masalah
globalisasi,
hak
asasi
manusia,
hal
paten
dan lingkungan merupakan isu-isu yang sangat luas dikenal di negara maju, sebaliknya
menjadi
sangat
asing
untuk
negara-negara
sedang berkembang.
Kemajuan
ekonomi
dalam
ekonomi
global
telah mempertajam
ketimpangan
internasional
diberbagai
bidang,
seperti bidang
sosial,
budaya
dan
politik.
Pada
akhirnya
ketimpangan
ini semakin
melebarkan
jurang
perbedaaan
antara
negara
kaya
dengan negara
miskin.
Di
kawasan
Asia
sendiri,
jurang
perbedaaan
ini
dapat dilihat dari tingkat pendapatan perkapita yang sangat jauh berbeda.



Pendekatan Sosial Budaya dalam Pembangunan Ekonomi



Faktor
sosial
budaya
masyarakat
dalam
proses
pembangunan adalah
sangat
penting.
Kebiasaan
atau
adat
istiadat
yang
ada
di
dalam masyarakat
pada
umumnya
sudah
terjadi
ratusan
tahun
dan
turun temurun,
oleh
karena
itu
sangat
sulit
untuk
mengadakan
perubahan begitu saja. Nilai-nilai yang terkandung dan diyakini betul sebagai suatu kebenaran,
sangatlah
sulit
untuk
menerima
perubahan-perubahan
yang terjadi dalam masyarakat modern.


Menurut
Hagen
(dalam
Kompas,
2000),
berpendapat
bahwa faktor
kekuatan
yang
paling
penting
untuk
menggerakan
masyarakat negara
sedang
berkembang
dari
kemandekan
ekonomi
atau
stagnasi ekonomi ke arah proses pembangunan adalah perubahan pada nilai sosial budayanya. Hagen telah mencoba untuk menyusun teori umum mengenai pembangunan
yang
didasarkan
pada
serangkaian
faktor
sosiologis, antropologis dan psikologis. Dari
hasil
penelitian
tersebut,
Hagen
membuat
suatu
model, bahwa
kemajaun
ekonomi
dan
pembangunan
ekonomi
dijadikan
fungsi dari
(tergantung
dari
)
perubahan
pada
kombinasi
bidang
sosiologis, antropologi dan psikologi dalam kehidupan masyarakat.


Menurut
Hagen,
sebab
utama
bagi
perubahan
masyarakat terlihat secara internal pada faktor-faktor yang melekat pada tata susunan masyarakat dan dalam tubuh masyarakat itu sendiri bukan pada sejumlah faktor
eksternal.
Perkembangan
ekonomi
terjadi
ditandai
dengan akumulasi modal dan kemajaun teknologi hanya bila ada perubahan nilainilai budaya dan perilaku warga masyarakat.

Baca :   Pengertian Ekonomi Pembangunan Dan Pembangunan Ekonomi Menurut Para Ahli


Dalam
pendekatan
sosial
budaya
juga
juga
ditonjolkan segi kelembagaan
dan
peranan
lembaga-lembaga
pergaulan
hidup
(Social Institutional),
termasuk
kebiasaan
hidup
dalam
masyarakat
(Social Habits).
Faktor
budaya
yang
melekat
pada
segi
kelembagaan
sangat berpengaruh
terhadap
sikap
dan
perilaku
masyarakat
dalam
melakukan produksi, distribusi, konsumsi, tabungan dan investasi.



Pembangunan Ekonomi dan Demokrasi


Proses
demokratisasi
yang
terjadi
di
dunia
ini,
pada
umumnya melanda
negara-negara
yang
sedang
mengalami
transisi
Pemerintahan yang
bersifat
diktator,
otoriter
dan
koruptor
yang
pada
umumnya menggunakan sistem pemerintahan yang sentralistik pada semua bidang terutama
pada
bidang-bidang
yang
dianggap
sangat
vital.
Masa
transisi merupakan
masa
yang
paling
berat,
sebab
nilai-nilai
atau
konsep demokratisasi
sendiri
belum
dipahami
sepenuhnya
oleh
,
masyarakat sehingga
banyak
negara-negara
sedang
berkembang
yang
mengalami kegagalan.


Menurut
Francis
Fukuyama
(dalam
Kompas,
2000),
umat manusia
sekarang
sedang
memasuki
periode
akhir
dari
sejarah. Menurutnya masyarakat manusia bergerak dari periode hanya satu orang yang berkuasa (monarki) menuju kepada beberapa orang yang berkuasa (oligarki)
dan
berakhir
pada
semua
orang
berkuasa
(demokrasi).


Sebaliknya menurut termiloginya, Samuel Huntintong, manusia sedang mengalami gelombang
ketiga
proses
demokatratisasi.



Masing-masing gelombang dapat dijelaskan sebagai berikut:


  1. Gelombang pertama terjadi pada tahun 1828 – 1926 ketika Amerika
    Serikat,
    Eropa
    Barat
    dan
    negara-negara
    jajahan Inggris menjadi demokratis.


  2. Gelombang kedua terjadi pada tahun 1943

    1962 terjadi di
    negara-negara
    yang
    kalah
    perang
    (Jerman, Italy
    dan Jepang), di beberapa negara Amerika latin serta beberapa negara bekas kolonial.


  3. Gelombang
    ketiga
    dimulai
    pada
    tahun
    1974
    sampai sekarang
    yang
    dimulai
    dengan
    terjadinya
    proses demokrasi
    di
    Portugal,
    lalu
    diikuti
    negara-negara
    Asia, dan
    akhirnya
    negara-negara
    komunis
    setelah
    runtuhnya Uni Soviet.


Berbagai
peristiwa
penting
di
Asia
menegaskan
bahwa gelombang
ketiga
itu
terus
bergulir.
Pada
tahun
1979
terjadi
revolusi Islam di iran
yang dipimpin oleh Ayotollah Ruholloh Khomeni dengan menggulingkan diktator Shah Reza Pahlevi. Bulan februari 1986, pecah revolusi
kekuatan
rakyat
di
Manila
dengan
berhasil
menumbangkan kediktaktoran Ferdinand Marcos yang dipimpin oleh Cory Aquino.

Baca :   Pengertian Pembangunan Ekonomi Menurut Michael P Todaro


Setelah itu revolusi demi revolusi atau reformasi demi reformasi terjadi
di
banyak
negara,
termasuk
Indonesia.
Reformasi
politik
di Indonesia
terjadi
pada
tahun
1997
dengan
lengsernya
Suharto
sebagai presiden
selama
kurang
lebih
32
tahun
berkuasa.
Kesemuanya
itu menegaskan bahwa perubahan sedang dan terus
terjadi di segala tataran (Kompas, xxx Oktober 2000).

Http Www.psychologymania.com 2013 07 Syarat-syarat-pembangunan-ekonomi.html

Source: https://www.psychologymania.com/2013/07/syarat-syarat-pembangunan-ekonomi.html

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …