Indikator Pembangunan Ekonomi Produksi Padi

Indikator Pembangunan Ekonomi Produksi Padi

Komoditas Padi, merupakan komoditas strategis dan menjadi Prioritas Nasional dalam RPJMN 2020-2024 dengan Indikator Priorotas Nasional adalah ketersediaan beras. Berdasarkan data BPS melalui metode Kerangka Sampel Surface area (KSA), produksi padi tahun 2019 sebesar 52,82 juta ton GKG setara dengan produksi beras 30,29 juta ton beras, masih diatas angka konsumsi beras tahun 2019 sebesar 29,78 juta ton.

Pada tahun 2020, pertumbuhan produksi padi diharapkan bisa mencapai 12,1% atau sebesar 59,15 juta ton GKG setara dengan 33,93 juta ton beras sehingga bisa surplus untuk memenuhi angka konsumsi beras yang diprediksi sekitar 30,18 juta ton. Disamping target peningkatan produksi, kenaikan ekspor beras diharapkan dapat meningkat pada angka 100 ribu ton tahun 2020 yang berasal dari ekspor beras konsumsi, beras ketan, beras khusus, beras merah, beras organik, beras pecah dan lainnya.

Strategi peningkatan produksi padi dan ekspor beras pada tahun 2020 ditempuh melalui Program Pengembangan Kawasan Padi. Akselerasi program peningkatan produksi padi diklasifikasi kedalam Kawasan Utama, Kawasan Andalan serta Kawasan Pengembangan. Pada beberapa lokasi Kabupaten sentra dengan luas areal pengembangan padi diatas 50 ribu hektar, dapat diarahkan menjadi kawasan show windows.  Kegiatan mendukung produksi padi dilakukan melalui Pengembangan padi tadah hujan dan lahan kering/padi gogo, padi rawa, padi organik/bebas residu, budidaya padi khusus, budidaya padi biofortifikasi,  pengembangan pangan alternatif, dan kegiatan lainnya. Jenis bantuan pemerintah yang difasilitasi meliputi bantuan benih unggul, sarana produksi, bantuan operasional, dan lainnya.

Untuk mendukung peningkatan produksi padi, ketersediaan benih unggul yang tepat jenis (varietas), tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu, tepat lokasi, dan tepat harga harus bisa terpenuhi dalam melaksanakan program dan kegiatan tahun 2020.

Baca :   Akibat Pengangguran Bagi Pembangunan Ekonomi Sosial

Strategi dalam rangka peningkatan produksi padi diantaranya melalui:

  1. Peningkatan produksi dengan pendekatan pengembangan kawasan berbasis korporasi petani, dengan melibatkan semua sub organisation mulai dari hulu, onfarm (budi daya), hilir (pengolahan dan pemasaran), dan subsistem pendukung (penyuluhan, perbankan, koperasi);
  2. Peningkatan produktivitas melalui penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, diseminasi dan penerapan paket teknologi tepat guna spesifik lokasi, mekanisasi alat mesin pertanian, peningkatan mutu sarana prasarana.
  3. Pengembangan padi dilahan rawa untuk meningkatkan IP dan produktivitas, pengembangan padi Tadah Hujan dan Lahan Kering/ padi gogo, penambahan luas tambah tanam dilahan-lahan potensi lainya.
  4. Pengamanan produksi melalui penanganan dampak dari perubahan iklim (banjir dan kekeringan), pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhanh (OPT)
  5. Peningkatan pengelolaan pasca panen untuk mengurangi susut hasil, serta peningkatan pengolahan, pemasaran untuk meningkatkan kualitas produk, daya saing dan nilai tambah
  6. Perbaikan data komoditas serealia menuju satu data yang terintegrasi dan dapat diakses setiap saat.
  7. Pengawalan intensif di tingkat lapangan dengan melibatkan kostratani/BPP sebagai ujung tombak di tingkat lapangan dari mulai proses CPCL, penyaluran bantuan pemerintah, penanaman, budidaya, panen, pasca panen, pengolahan sampai pemasaran. Juga koordinasi dan peran aktif Kostrada (Tingkat Kabupaten/Kota), Kostrawil (Tingkat Provinsi), Kostranas (Tingkat Nasional), Tim Suvervisi dan Pendampingan Program Kementerian Pertanian.
  8. Penguatan kelembagaan petani, kemitraan, pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
  9. Dukungan Pemerintah Daerah, pihak swasta/investor, dan stakeholders lainnya

Penulis: Sri Mulyani (PP BPPSDMP Kementan)

Sumber:

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. 2020. Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Hasil Tanaman Pangan Tahun 2020, Jakarta.

Permentan No 40.1.Permentan/RC.010/2018: Pedoman Programme Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani Berbasis Pertanian Tahun 2019

Baca :   4 Indikator Pembangunan Dalam Mengukur Pembangunan Ekonomi

Indikator Pembangunan Ekonomi Produksi Padi

Source: http://www.cybex.pertanian.go.id/artikel/92813/peningkatan-produksi-padi-melalui-pengembangan-kawasan-/

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …