Kebijakan Pemerintah Terhadap Apbn Dan Apbd Untuk Pembangunan Ekonomi

Kebijakan Pemerintah Terhadap Apbn Dan Apbd Untuk Pembangunan Ekonomi

APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi, serta Tujuan | Ekonomi Kelas 11

Artikel Ekonomi kelas Xi kali ini akan membahas tentang alasan APBN/APBD bisa dikorupsi. Dalam artikel ini juga akan dijelaskan pengertian, fungsi, dan tujuan dari APBN/APBD.

Apa sih yang terlintas di kepala kamu kalau kamu membaca kata “uang”? Bagi beberapa orang, tentu uang merupakan suatu hal yang sangat penting. Bayangkan saja, kalau kamu mau beli sesuatu tapi kamu
nggak
ada duit. Apa yang kamu rasakan?

Emmm… atau begini
deh, kamu sudah berjanji ke
temen
kamu buat beliin es krim, tapi karena kamunya lagi
ga
punya uang buat
nraktir
dia, kamu
nggak
mau beliin tuh es krim. Padahal, tinggal bilang aja “Aku lagi
nggak
ada uang”. Tapi, kan gengsi ya bilang begitu. Hehe….

udah-dieditos

Nah, adanya perasaan kekurangan uang yang terjadi secara terus-menerus, bisa mendorong seseorang untuk melakukan praktik korupsi saat dewasa. Wah, bisa gitu ya? Iya, karena merasa
nggak
cukup terus dan kurang bersyukur. Lebih parahnya lagi
nih, kalo nanti orang ini duduk di suatu jabatan,
eh
malah dimanfaatin buat melakukan korupsi.

Nah, kamu tentu ingat
kan,
ada kasus korupsi yang cukup menghebohkan terkait penyaluran dana bantuan sosial pandemi yang dilakukan Menteri Sosial. Kira-kira kenapa ya dana APBN bisa dikorupsi? Kenapa bisa terjadi hal tersebut? Emang apa
sih
APBN itu? Fungsi dan tujuannya untuk apa? Nah, nanti selain membahas tentang APBN, kita juga tentunya bakal ngebahas tentang APBD. Penasaran?

Go on gyre
ya,
guys!

Baca juga: Perusahaan Dagang: Ciri, Jenis, & Karakteristiknya

Baca :   Skripsi Tentang Kerjasama Pembangunan Ekonomi Internasional Internasional


Pengertian APBN dan APBD

Apa
sih
APBN? APBN ini singkatan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Kalau APBD adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Ada dua pengertian yang bisa kita jadikan dasar untuk merumuskan pengertian APBN.

Pertama,
Undang-Undang Dasar 1945 dalam pasal 23
menjelaskan bahwa,
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebagai wujud dari pengelolaan keuangan negara
ditetapkan setiap tahun dengan undang-undang dan dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Kedua, dalam
Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara pasal 1
menjelaskan yang dimaksud dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, selanjutnya disebut APBN, adalah
rencana keuangan tahunan pemerintahan negara yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Nah, dari pengertian dasar diatas tadi dapat kita simpulkan kalau
APBN itu merupakan daftar yang memuat rincian berbagai sumber pendapatan negara dan jenis-jenis pengeluaran negara dalam satu tahun.

Hutang pemerintah indonesia

Kalau APBN itu kan berasal dari pemerintah pusat, nah pemerintah daerah baik di tingkat I (provinsi) maupun 2 (kota/kabupaten) juga membuat daftar anggaran yang disebut dengan APBD. Berdasarkan Permendagri No.13 Tahun 2006, APBD adalah rencana keuangan tahunan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Daerah dan DPRD, lalu ditetapkan dengan Peraturan Daerah.

Baca juga: Apa Saja Tahap Pencatatan Akuntansi Perusahaan Jasa?


Fungsi Serta Tujuan APBN dan APBD

APBN dan APBD itu kan disusun supaya sasaran pembangunan dalam jangka waktu satu tahun dapat tercapai. Kebayang
nggak
sih kalo APBN dan APBD tersebut dikorupsi? Apa yang bakalan terjadi? Yaa, fungsi-fungsi dari APBN dan APBD tidak akan berjalan secara maksimal. Hmm, ngomong-ngomong tentang fungsi APBN dan APBD, ternyata ada enam fungsi,
lho.

6 Fungsi APBN dan APBD

Baca juga: Tahapan Pengikhtisaran Akuntansi pada Perusahaan Jasa

Baca :   Perkembangan Politik Ekonomi Dan Pembangunan

Berikut penjelasan dari fungsi-fungsi tersebut ya,
Guys!

1. Fungsi Otorisasi

Fungsi ini menjadi
dasar untuk negara/daerah dalam pelaksanaan pendapatan dan pengeluaran pada tahun yang direncanakan.

two. Fungsi Perencanaan

APBN/APBD dibuat sebagai
pedoman untuk merencanakan kegiatan pada tahun anggaran yang direncanakan.

three. Fungsi Pengawasan

Nah, APBN/APBD juga menjadi
pedoman untuk menilai apakah penyelenggaraan kegiatan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan atau belum?

4. Fungsi Alokasi

Fungsi ini dapat dikatakan sebagai
penyediaan barang publik (sektor pembangunan). APBN/APBD
kan
bersumber dari pajak,
nah
dialokasikan
deh
untuk membangun sarana umum yang nantinya bisa memacu pertumbuhan ekonomi. Contohnya apa? Yaaa, paling mudah
sih
adanya

pembangunan MRT (Mass Rapid Transit)
.

5. Fungsi Distribusi

Artinya,
dana yang akan digunakan itu


nggak


boleh terpusat di satu sektor atau daerah saja
. Memang sih, saat ini masih terjadi ketimpangan atau prinsip keadilan belum dijalankan secara maksimal. Tapi, lambat laun di kemudian hari nanti, teman-teman kita yang ada di Papua, bisa saja merasakan transportasi massal seperti
Commuter Line
atau bahkan MRT.

6. Fungsi Stabilisasi

Adanya APBN/APBD
dapat menstabilkan keadaan ekonomi. Contohnya begini, ketika harga barang dan jasa naik, pemerintah akan menaikkan pajak.
Nah, dengan begitu jumlah uang yang beredar akan berkurang dan harga-harga bisa normal kembali.

Kenapa APBN Dikorupsi?

pengeluaran dan penerimaan negara memiliki tujuan melaksanakan kegiatan kenegaraan yang pada akhirnya mencapai kemakmuran masyarakat. Begitu juga dengan APBD, tujuan akhirnya ya supaya kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di daerah semakin merata.

Nah, itu tadi penjelasan tentang kenapa sih APBN/APBD itu penting? Ternyata dari pengertian, fungsi, dan tujuannya saja sudah cukup menjelaskan kalau ternyata APBN dan APBD mempunyai keterkaitan dalam mencapai tujuan untuk mensejahterakan masyarakat.

Baca :   Sektor-sektor Apa Saja Yang Menjadi Fokus Pembangunan Ekonomi

BTW, kalau kamu lagi persiapan buat ngambis untuk UTBK ada kabar baik nih buatmu, karena Ruangguru lagi ngadain
#PelatnasUTBK.

Program ini diadakan untuk ngebantu kamu capai target lolos PTN! Kamu bisa
dapetin
rekomendasi belajar harian, latihan soal, konten terbaik untuk memaksimalkan cara belajar, dan bisa mengikuti rangkaian event Kejar Kampus Impian! Yuk daftar, karena

Pelatnas UTBK Ruangguru

ini
Free
lho!





Join Grup #PelatnasUTBK


Referensi

Alam S. 2014. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga

Naik 14%, Utang Pemerintah Capai Rp 4.227,78 T di Juni 2018. Hendaru Purnomo. CNBC Republic of indonesia (daring). Tautan: https://world wide web.cnbcindonesia.com/market/20180717190800-17-24036/naik-14-utang-pemerintah-capai-rp-422778-t-di-juni-2018


Artikel diperbarui xiv Januari 2021

Profile

Tedy Rizkha Heryansyah

Kebijakan Pemerintah Terhadap Apbn Dan Apbd Untuk Pembangunan Ekonomi

Source: https://www.ruangguru.com/blog/kenapa-apbn-apbd-penting

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …