Kondisi Terkini Pembangunan Ekonomi Di Negara Pakistan

Kondisi Terkini Pembangunan Ekonomi Di Negara Pakistan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) didampingi Kadis TPH Kalsel Syamsir Rahman (empat dari kiri) panen jagung di kawasan IP2TP, RO Ulin, Kota Banjarbaru.(anas aliando)/ kalselpos.com

Banjarbaru,kalselpos.com
– Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, bangsa Indonesia bisa menjadi baik dan kokoh kalau pertaniannya juga baik dan kokoh.

“Pertanian itu ada di depan mata kita, pertanian adalah modal yang paling utama bagi negeri ini. Menjadi petani dipastikan menjadi orang yang tidak miskin. Oleh karena itu, bertani sudah menjadi pilihan,” kata SYL usai  panen jagung JH – 35 di kawasan Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP)
Kementerian Pertanian di Jalan RO Ulin Kota Banjarbaru, Jumat (25/11).

Menurutnya, panen ini merupakan bukti bahwa pertanian adalah solusi pasti sekaligus peluang besar dalam memperkuat ekonomi negara di saat krisis dunia. Apalagi, pertanian juga sukses menjadi penyumbang devisa negara sekaligus meningkatkan PDB Indonesia.

“Karena itu, saya berharap kita semua yang berada dalam stakeholder ini terus berjuang untuk rakyat dan petani. Tanamkan di hati kita dan ubah cara pandang kita bahwa kita adalah pembela negara. Pertanian adalah solusi pasti dan cara kita dalam memperkuat ekonomi,” ujarnya.

Bagi SYL, sektor pertanian juga memiliki potensi besar dalam mengokohkan ekonomi keluarga. Terlebih, pemerintah sudah menyiapkan programme jangka panjang serta layanan Kredit Usaha Rakat (KUR) untuk menunjang para petani dalam mengembangkan usaha tani.

Mentan juga meminta kepada Pemerintah
Provinsi Kalsel terus memperbaiki kondisi lahan pertanian. Ini mendesak dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.

“Perbaikan lahan ini diharapkan Januari 2023 sudah bisa terialisasi. Kalsel memiliki lahan pertanian yang sangat subur sehingga tidak harus selalu bergantung pada sektor pertambangan,” cetusnya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan, tren kebutuhan jagung nasional saat ini terus meningkat terutama untuk pakan ternak, industri pangan dan konsumsi. Karenanya pemerintah secara serius melakukan upaya untuk meningkatkan volume produksi.

Baca :   Syarat Dan Langkah Membangun Teori Dalam Ilmu Ekonomi Islam Pdf

“Untuk itu panen hari ini membuktikan bahwa Kalsel mampu berkontribusi bagi pemenuhan kebutuhan jagung nasional. Kita berharap panen ini terus berlanjut dan mampu meningkatkan pendapatan petani disaat resesi seperti sekarang,” katanya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kalsel, Syamsir Rahman menyampaikan terimakasih atas arahan dan dukungan Mentan SYL terhadap pembangunan pertanian di Kalimantan. Dia menjelaskan, ada 200 hektare dari total 600 hektare yang kini masuk masa panen raya.

“Alhamdulilah kita bahkan bisa surplus sampai 42 ribu ton. Karena itu, petani tidak mengenal inflasi, resesi, covid pun petani tetap menanam. Petani sudah berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Kami tetap ada dibelakang Pak Mentri dan tetap mendorong pertanian itu hebat,” jelasnya.

Selain jagung, kata Syamsir, Kalimantan Selatan juga memiliki kecukupan beras yang melimpah dan bahkan mampu menyuplai ke beberapa wilayah lain. Potensi beras dan jagung sama-sama besar mengingat Kalsel merupakan wilayah subur dengan hamparan lahan pertanian yang cukup luas.

“Beras di Kalsel melimpah, sama halnya dengan jagung. Bahkan beras kami selalu surplus dan mampu mencukupi masyarakat setiap tahun. Kalsel juga siap menjadi pemasok beras untuk IKN dan menjadi penyangga pangan nasional,” ujarnya.

Syamsir menyebut, Provinsi Kalsel
satu-satunya Provinsi di Pulau Kalimantan yang mengalami surplus beras. Meskipun harga beras mencapai Rp14.000 perliternya, namun kualitas beras yang dijual merupakan beras premium sehingga sangat wajar apabila para petani mematok dengan harga yang relatif mahal.

“Kenaikan harga ini juga untuk mensejahterakan para petani, dikarenakan apabila petani menjual beras dengan harga yang murah, maka mereka tidak akan mendapatkan untung,” katanya.

Ia tegaskan, Kalsel tidak benar mengalami gagal panen. Yang terjadi adalah produksi padi mengalami penurunan sekitar 20 persen karena anomali cuaca dan sedikit terserang tungro.

Baca :   Judul Contoh Tesis Magister Ekonomi Pembangunan

“Kami siap melepas beras hingga twenty ribu ton pada akhir Desember nanti. Ini menjadi bukti pertanian di Kalsel yang mengalami surplus, berbanding terbalik dengan pemberitaan yang menyebutkan Kalsel gagal panen akibat tungro,” tegasnya.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi
Kalselpos.com




Kondisi Terkini Pembangunan Ekonomi Di Negara Pakistan

Source: https://kalselpos.com/2022/11/26/mentan-pertanian-solusi-pasti-dalam-memperkuat-ekonomi/

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …