Makalah Tentang Membangun Ekonomi Cengkeh Coklat Di Wilayah Kota Ende

Makalah Tentang Membangun Ekonomi Cengkeh Coklat Di Wilayah Kota Ende


KATA PENGANTA


R







Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat RahmatNya lah penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Hasil Panen Tanaman Cengkeh di Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar” dengan baik dan tepat waktu. Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata pelajaran Matematika di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini dapat terlaksana dengan baik berkat bantuan dari beberapa pihak diantaranya, Bapak Made Kaya sebagai salah satu pemilik perkebunan cengkeh di Desa Banyuatis. ,

untuk itu kami ucapkan terima kasih.

Dalam penyusunan makalah ini, saya selaku penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, dan tidak jauh dari kekurangan. Hal ini disebabkan karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman penulis dalam penulisan dan penyusunan makalah ini.

Sebagai akhir kata, saya harapkan bimbingan, kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca demi penyempurnaan makalah ini.

Singaraja, nine Agustus 2013



Penulis


DAFTAR ISI




Kata Pengantar



………………………………………………………………………………………………………..
ii


Daftar Isi




…………………………………………………………………………………………………………………
iii


BAB I PENDAHULUAN

1.i Latar Belakang…………………………………………………………………………………………..
4

1.2 Rumusan Masalah………………………………………………………………………………………
5

1.three Tujuan Penelitian……………………………………………………………………………………….
5

1.4 Manfaat Penelitian……………………………………………………………………………………..
5


BAB II METODOLOGI

two.one

Desain Penelitian

………………………………………………………………………………………
vi

ii.2

Waktu dan Tempat Penelitian………………………
………………………………half dozen







2.three

Subjek dan objek penelitian

……………………………………………………………………….
six



two.iv





Jenis dan Sumber Information

………………………………………………………………………………
7






ii.5 Instrumen dan Metode Pengumpulan Data
…………………………………………vii


BAB Three PEMBAHASAN

iii.1 Perbandingan Jumlah Hasil Panen Tanaman Cengkeh Di Desa Banyuatis

…………
8


BAB IV
PENUTUP


five.1.





Kesimpulan……………………………………………………………………………………………….
10


5.two.

Saran…………………………………………………………………………………………………………
10


v.3.

Lampiran……………………………………………………………………………………………………
12


BAB I


PENDAHULUAN



1.1.



Latar Belakang


Sebanyak 5.131.100 (15,3%) keanekaragaman hayati di dunia terdapat di Indonesia.



Salah satu keanekaragaman hayati yang terdapat di Indonesia adalah tanaman cengkeh.

Cengkeh sudah dikenal sebagai tanaman rempah- rempah dan obat tradisional yang sangat berkhasiat. Keberadaan tanaman cengkeh di Indonesia tidak terlepas dengan keberadaan bangsa Polinesia yang membawanya ke Indonesia (Wikipedia, 2012).
Tanaman cengkeh ini dapat tumbuh dan berkembang pada dataran tinggi kurang lebih 700 sampai dengan 1000 meter diatas permukaan laut. Khasiat dan manfaat tanaman cengkeh dalam bidang kesehatan, dan perindustrian menyebabkan tanaman ini sebagai tanaman yang paling di gemari oleh masyarakat, sehingga banyak masyarakat Republic of indonesia yang bertempat tinggal di dataran tinggi membudidayakan tanaman cengkeh tersebut.

Di Kabupaten Buleleng khususnya di desa Banyuatis, kecamatan Banjar tanaman cengkeh merupakan salah satu komoditas perkebunan yang menjadi idola / primadona masyarakat petani dan sangat potensial untuk di kembangkan di
tempat ini. Hal ini disebabkan karena tanaman cengkeh merupakan tanaman yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Produksi tanaman cengkeh pada kondisi normal bisa mencapai 80 – 100 kg per pohon per tahun. Saat ini harga cengkeh basah mencapai Rp. 46.000,-/kg dan kering Rp. 138.000,-/kg. Belum lagi ditambah daun keringnya yang juga laku dijual.

Baca :   Pengaruh Ketenagakerjaan Terhadap Pembangunan Ekonomi

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis akan mengangkat sebuah karya tulis yang berjudul Hasil Panen Tanaman Cengkeh di Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar. Yang dapat digunakan sebagai bahan penelitian lebih lanjut guna meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat.


one.2.Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan di atas, penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut.

1.2.1
Bagaimana Perbandingan Jumlah Hasil Panen Tanaman Cengkeh Di Desa Banyuatis Setiap Tahunya.


one.three.Tujuan

Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka tujuan dari penulisan karya tulis
ini adalah sebagai berikut.

1.3.1
Untuk Mengetahui Perbandingan Jumlah Hasil Panen Tanaman Cengkeh Di Desa Banyuatis Setiap Tahunya.


one.4.Manfaat Penulisan

Manfaat penulisan makalah
ini adalah sebagi berikut :


1.



Bagi penulis:

Makalah
ini dapat di gunakan untuk langkah awal penulis dalam meningkatkan kreativitas penulis dalam menulis dan sebagi wadah untuk menambah wawasan dan pengetahuan penulis mengenai evektifitas tanaman cengkeh guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa Banyuatis


2.



Bagi Masyarakat:

Makalah ini dapat di pergunakan sebagai acuan untuk menambah pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya keberadaan tanaman cengkeh guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.


three.



Bagi Pemerintah:

Makalah ini dapat digunakan sebagai dasar penelitian untuk penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas tanaman cengkeh guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Buleleng khususnya di desa Banyuatis.

.


BAB Two


METODOLOGI


2.1. Desain Penelitian

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menambah pengetahuan kita mengenai Negara.Selain itu mkalah ini saya harapkan dapat digunakan sebagai dasar penelitian untuk penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas tanaman cengkeh di desa banyuatis terhadap pertumbuhan ekonomi.


2.2. Waktu dan Tempat Penelitian

2.2.one. Waktu Penelitian dan Tempat Penelitian

Kegiatan penelitian ini dilakukan selama
2 hari, kegiatan penelitian ini dibagi menjadi two tahap. Tahap pertama adalah persiapan penelitian selama 1 hari. Tahap kedua adalah tahap wawancara dengan salah satu pemilik perkebunan cengkeh di Desa Banyuatis. Materi pokok wawancara disini adalah mencari tahu bagaimana
perbandingan jumlah hasil panen tanaman cengkeh setiap tahunya. Keseluruhan kegiatan penelitian ini di lakukan dari tanggal
8 Agustus 2013 hingga 9 Agustus 2013. Tempat penelitian saya adalah di Dsn. Kelod, Desa Banyuatis, Kecamatan banjar.


2.3. Subjek dan objek penelitian

ii.3.1. Subjek Penelitian

Subjek penelitian ditentukan dengan mempertimbangkan birokasi dan kompetendi. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini ialah salah satu pemilik perkebunan cengkeh di Desa Banyuatis, yang akan memberikan informasi mengenai perbandingan jumlah hasil panen cengkeh setiap tahunnya

Baca :   Download Ekonomi Pembangunan Karangan Lincolin Arsyad

two.3.2. Objek Penelitian

Objek penelitian dalam makalah ini ialah perbandingan jumlah hasil panen tanaman cengkeh di Desa Banyuatis setiap tahunnya.


two.4. Jenis dan Sumber Information

2.4.1. Jenis Data

Jenis information yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Information kuantitatif, yaitu data berbentuk tabel yang saya dapatkan dari hasil wawancara terhadap narasumber.
  2. Data kualitatif, yaitu data dalam bentuk keterangan keterangan seperti jawaban dari pemilik perkebunann cengkeh di Desa Banyuatis.

2.iv.2.
Sumber data

Data yang di peroleh menurut sumbernya pada penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Data primer, adalah information yang diperoleh pertama kali dari subjek penelitian yang kemudian diolah oleh peneliti. Adapun data primer yang di dapatkan disini adalah information hasil hasil wawancara dengan pemilik perkebunan cengkeh di Desa Banyuatis.
  2. Data sekunder, yakni information yang diperoleh dalam bentuk jadi, yang telah dikumpulkan dan diolah pihak lain yang di pergunakan dalam penunjang pembuatan makalah ini. Data sekunder dalam penelitian ini adalah data yang kami minta dari narasumber mengenai angka rata-rata hasil panen tanaman cengkeh setiap tahunnya.


2.5. Instrumen dan Metode Pengumpulan Data

ii.5.two. Metode Wawancara

Metode wawancara dilakukan dengan komunikasi langsung terhadap narasumber selaku pemilik perkebunan cengkeh di Desa Banyuatis. Yang pelaksanaanya dilakukan pada tanggal 9 Agustus 2013.


BAB Three


PEMBAHASAN


3.1 Perbandingan Jumlah Hasil Panen Tanaman Cengkeh Di Desa Banyuatis.

Panen cengkeh di Desa Banyuatis Kecamatan Banjar dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2013 dapat di lihat dalam table di bawah ini.


Tabel Jumlah Hasil Panen Tanaman Cengkeh Di Desa Banyuatis


Dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2013


Tahun


Jumlah Hasil Panen Cengkeh ( ton )


2006


1,5


2007


1,three


2008


i,6


2009


1,8


2010


one,9


2011


1,0


2012


1,5


2013


one,seven

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa jumlah panen cengkeh keluarga Bapak Made Kaya pada tahun 2006 yaitu sebanyak 1,v ton, kemudian pada tahun 2007 hasil panen cengkeh menurun yaitu menjadi 1,3 ton, sedangkan pada tahun 2008 hasil panen cengkeh kembali meningkat sebanyak 0,3 ton menadi 1,6 ton, kemudian pada tahun 2009 dan tahun 2010 hasil panen kembali mengalami peningkatan menjadi i,8 dan 1,9 ton. Namun pada tahun 2011 terjadi penurunan yang sangat drastic pada hasil panen cengkeh yaitu hanya berjumlah 1,0 ton. Pada tahun 2012 dan tahun 2013 jumlah panen cengkeh kembali meningkat, namun tidak terlalu tinggi yaitu hanya berjumlah 1,v dan 1,7 ton. Jadi rata-rata panen cengkeh perkebunan milik bapak Made Kaya dari tahun 2006 sampai dengan tahun 20013 yaitu sebanyak 1,51 ton.

Baca :   Pembangunan Ekonomi Di Indonesia Tahun 2015



Diagram Jumlah Hasil Panen Tanaman Cengkeh Di Desa Banyuatis


Dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2013




Berdasarkan hasil wawancara yang saya lakukan , di ketahui bahwa salah satu penyebab turunnya hasil panen cengkeh di Desa Banyuatis adalah teradinya musim hujan yang berkepanjangan.Tanaman cengkeh memang tumbuh pada dataran tinggi, namun tanaman ini tidak boleh terlalu banyak mendapatkan air, karena hal ini dapat menyebabkan daun tanaman cengkeh terus tumbuh sehingga bunga dari tanaman ini pun tidak bisa tumbuh.

Faktor kedua yaitu, adanya hama Kepik,


Kepik yang menyerang tanaman cengkeh adalah Helopeltis sp. Hama ini menyerang bagian pucuk daun dan daun muda. Gejala serangan yang ditimbulkan oleh Helopeltis sp ditandai dengan gugurnya daun muda dan mati pucuk daun. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan hama ini adalah dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif deltametrin, karbosulfan, profenofos, atau imidakloprid dengan dosis sesuai pada kemasan. Interval 10 hari sekali.


BAB Iv


PENUTUP


4.1Kesimpulan



1.




Hasil panen cengkeh perkebunan Bapak Made Kaya pada tahun 2006 yaitu sebanyak ane,v ton, kemudian pada tahun 2007 hasil panen cengkeh menurun yaitu menjadi 1,3 ton, sedangkan pada tahun 2008 hasil panen cengkeh kembali meningkat sebanyak 0,3 ton menadi one,6 ton, kemudian pada tahun 2009 dan tahun 2010 hasil panen kembali mengalami peningkatan menjadi 1,eight dan 1,9 ton. Namun pada tahun 2011 terjadi penurunan yang sangat drastic pada hasil panen cengkeh yaitu hanya berjumlah 1,0 ton. Pada tahun 2012 dan tahun 2013 jumlah panen cengkeh kembali meningkat, namun tidak terlalu tinggi yaitu hanya berjumlah 1,5 dan 1,vii ton. Jadi rata-rata panen cengkeh perkebunan milik bapak Made Kaya dari tahun 2006 sampai dengan tahun 20013 yaitu sebanyak 1,51 ton.



ii.




Penyebab turunnya hasil panen cengkeh di Desa Banyuatis adalah teradinya musim hujan yang berkepanjangan. Faktor kedua yaitu, adanya hama Kepik,


Kepik yang menyerang tanaman cengkeh adalah Helopeltis sp. Hama ini menyerang bagian pucuk daun dan daun muda.


four.two Saran

Untuk menjaga dan memelihara kesehatan serta kesuburan tanaman cengkeh di Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar hendaknya pemerintah dan petani setempat rutin mengadakan pemupukan dan pemberian pestisida untuk mencegah adanya hama-hama yang dapat menyebabkan kerusakan dan kematian pada tanaman cengkeh tersebut.


Daftar Pustaka


Lampiran


Gambar Cengkeh









Gambar Perkebunan Cengkeh Bapak Fabricated Kaya










Makalah Tentang Membangun Ekonomi Cengkeh Coklat Di Wilayah Kota Ende

Source: https://zoldyckbieb.blogspot.com/2013/11/makalah-tanaman-cengkeh.html

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …