Makalah Tentang Pembangunan Ekonomi Pedesaan

Makalah Tentang Pembangunan Ekonomi Pedesaan

Makalah Perubahan Sosial Masyarakat Desa

menunjukkan semakin berubahnya kebudayaan di
desa. Ynag awalnya menggunakan alat pertanian yang sederhana, sekarang mulai maju dengan menggunakan teknologi- teknologi modern. Hal ini tidak buruk karena dapat semakin memajukan
desa
kearah modern. Akan tetapi masih ada kendala dalam memajukan
desa
kea rah modern. Hal ini disebabkan karena cara hidup modern menuntut biaya tinggi.Sebaliknya, cara hidup tradisional adalah merupakan cara hidup yang relatif murah. Oleh karena itu, sekalipun misalnya penduduk telah mendapatkan dan menyerap pengetahuan baru dan budaya modern, namun pengaruhnya hanya sebatas sikap dan pandangan hidup saja. Mereka tidak memiliki kemampuan untuk menerapkan gagasan hidup modern karena masalah struktural, yakni karena mereka termasuk golongan miskin yang rendah tingkat

Baca lebih lanjut


fifteen Baca lebih lajut

Tradisi Dan Perubahan Sosial Dalam Kehidupan Masyarakat Pedesaan (Perubahan Tradisi Rewang Di Desa Banjarsari Wetan Kabupaten Banyumas).

TRADISI DAN PERUBAHAN SOSIAL DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT PEDESAAN (Perubahan Tradisi Rewang di Desa Banjarsari Wetan Kabupaten Banyumas).

Kepemimpinan Kepala Desa Neng Susilawati dalam Perubahan Sosial Masyarakat Desa (Kajian di Desa Padaluyu Kec. Cugenang. Cianjur)

Kepemimpinan Kepala Desa Neng Susilawati dalam Perubahan Sosial Masyarakat Desa (Kajian di Desa Padaluyu Kec. Cugenang. Cianjur)

Perubahan
sosial
menurut Mac Iver adalah
perubahanperubahan
yang terjadi dalam hubungan
sosial
(Social relation) atau
perubahan
terhadap keseimbagan (ekuilibrium) hubungan
sosial.
Perubahan
sosial
yang terjadi di
masyarakat
di
Desa
Padaluyu, kec Cugenang, Kab Cianjur, ini dari segi pendidikan, Infrastruktur
masyarakat, dan ekonomi
masyarakat.
Desa
yang di pimpin oleh Ibu susi ini mengalami banyak kemajuan, di bandingkan dengan
desadesa
yang berada di sekelingnya, yang kepemimpinanya rata-rata di pegang oleh laki-laki. Ini terbukti dengan banyaknya pembangunan-pembangunan yang tidak terrealisasikan. Berdasarkan paparan diatas Penulis ingin melakukan penelitian lebih jauh tentang kepemimpinan kades perempuan di
Desa
Padaluyu. Yang penulis tuangkan dalam judul: Kepemimpinan Kepala
Desa
Neng Susilawati dalam
Perubahan
Sosial
Masyarakat
Desa
(Kajian di Padaluyu, Cugenang, Cianjur).

Baca lebih lanjut


10 Baca lebih lajut

PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT LOKAL (STUDI DESKRIPTIF PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT KAITANNYA DENGAN PERKEMBANGAN PARIWISATA PANTAI PARIS DI DESA TIGARAS, KEC. DOLOK PARDAMEAN KAB. SIMALUNGUN.

Pengaruh Keberadaan Desa Wisata Karangbanjar terhadap Perubahan Penggunaan Lahan, Ekonomi dan Sosial Masyarakat

Pengaruh Keberadaan Desa Wisata Karangbanjar terhadap Perubahan Penggunaan Lahan, Ekonomi dan Sosial Masyarakat

Abstrak: Pariwisata menjadi salah satu sektor yang dijadikan andalan beberapa negara dalam meningkatkan perekonomian. Republic of indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya, memanfaatkan dan mengembangkan sektor pariwisata sebagai cara dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Strategi dalam mengembangkan perekonomian khususnya pada wilayah pedesaan yaitu dalam bentuk
desa
wisata. Sebagai salah satu sektor pembangunan yang menempati ruang, secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap
perubahan
kondisi ekonomi,
sosial
dan fisik geografis.
Desa
wisata Karangbanjar merupakan
desa
wisata pertama di Kabupaten Purbalingga yang sudah ada sejak tahun 1992. Berkembangnya
desa
wisata ini selama 23 tahun sudah tentu memberikan pengaruh terhadap kondisi fisik dan non fisik di
Desa
Karangbanjar. berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh keberadaan
Desa
Wisata Karangbanjar terhadap
perubahan
penggunaan lahan, ekonomi dan
sosial
masyarakat.metode yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif dan interpretasi citra. Hasil penelitian ini menunjukkan keberadaan
Desa
Wisata Karangbanjar mempengaruhi
perubahan
penggunaan lahan, pada lahan non terbangun menjadi terbangun yaitu penggunaan lahan tegalan dan hutan menjadi permukiman. Sedangkan untuk
perubahan
fungsi lahan terjadi pada penggunaan lahan tegalan, hutan dan sawah. Keberadaan
desa
wisata juga berpengaruh pada ekonomi terutama pada perluasan kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan. Perluasan kesempatan kerja dilihat dari penciptaan kesempatan kerja dan pergeseran pekerjaan pokok maupun sampingan. Penciptaan kesempatan kerja pokok terjadi pada kelompok responden pengrajin rambut sedangkan untuk pekerjaan sampingan terjadi pada kelompok responden pemilik warung, pengrajin rambut dan pemilik homestay. Sedangkan untuk peningkatan pendapatan juga terjadi pada pendapatan pokok dan sampingan. Berkembangnya
desa
wisata dengan banyaknya wisatawan yang datang juga berpengaruh terhadap kondisi
sosial
masyarakat
yang tercermin dalam pola sikap perilaku dan keterampilan
masyarakat. Pengaruh
desa
wisata terhadap sikap dan perilaku tidak begitu terlihat karena wisatawan yang datang masih dalam lingkup lokal. Sedangkan untuk persebaran keterampilan
masyarakat
meningkat yang didapat dari pelatihan-pelatihan untuk pengelola
desa
wisata. Keterampilan pengrajin rambut juga meningkat yang ditandai dengan adanya diversifikasi produk kerajinan rambut.

Baca :   Kelembagaan Dalam Pembangunan Ekonomi Pdf

Baca lebih lanjut


12 Baca lebih lajut

Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Desa Ngebalrejo Akibat Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Desa Ngebalrejo Akibat Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Kudus merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang merupakan daerah terkenal di Indonesia, dengan berbagai potensi yang berada di dalamnya diantaranya potensi industri serta pariwisata baik alam, buatan maupun wisata religi. Wisata religi yang sangat terkenal yaitu makam Sunan Kudus dan makam Sunan Muria. Kabupaten Kudus memiliki letak adminitrasi sebelah timur kabupaten pati, sebelah selatan kabupaten Demak dan Grobogan, dan barat kabupaten Jepara. Kabupaten Kudus dibagi menjadi 9 wilayah kecamatan.
Desa
Ngembalrejo merupakan salah satu
Desa
yang terdapat di Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Di
Desa
inilah peneliti mengkaji fenomena
perubahan
sosial
masyarakat
dengan kondisi
sosial
yang berubah inipula menjadikan munculnya
perubahan
budaya dalam penelitian ini berfokus pada kondisi lingkungan serta aktivitas manusia yang dipengaruhi akibat adanya kemajuan ilmu pengetahuandan teknologi. Sudah tidak asing bagi kita bahwa setiap
perubahan
karena adanya faktor begitu pula dalam penelitian ini peneliti jiga menjelaskan faktor terjadinya
perubahan
masyarakat
baik pendukung maupun penghambat serta menganalisis

Baca lebih lanjut


10 Baca lebih lajut

Perubahan Sosial Masyarakat Desa Jamprong Pasca Pendirian SMP Satu Atap

Perubahan Sosial Masyarakat Desa Jamprong Pasca Pendirian SMP Satu Atap

dilihat melalui tiga dimensi seperti yang dikemukakan oleh Himes dan More. Pertama, dimensi struktural,
perubahan
yang terjadi antara lain: pendidikan di
Desa
Jamprong meningkat,
perubahan
pekerjaan dari sektor agraris ke sektor industri, perekonomian
masyarakat
meningkat, terjadinya mobilitas
sosial, munculnya stratifikasi
sosial, tenaga kerja produktif di
desa
berkurang karena banyak pemuda yang ke kota, kesetaraan gender, dan disintegrasi
sosial
(perceraian.). Kedua, dimensi kultural,
perubahan
yang terjadi antara lain:
Perubahan
pada gaya hidup,
perubahan
nilai dan norma (memudarnya modal budaya, adanya aliran agama baru (aliran Salafi), memudarnya modal
sosial, munculnya penyimpangan
sosial), dan pola pikir
masyarakat
tentang kesadaran pentingnya pendidikan meningkat. Ketiga, dimensi interaksional,
perubahan
yang terjadi antara lain:
perubahan
pada media yang digunakan dalam berinteraksi, perbedaan orangtua yang memiliki literasi tekonologi tinggi dengan orangtua yang memiliki literasi teknologi rendah dalam penggunaan media
sosial, dan
perubahan
pada penggunaan bahasa.

Baca lebih lanjut


9 Baca lebih lajut

Pengaruh Perubahan Sosial Terhadap Kemajuan Pembangunan Masyarakat Di Desa Tara-tara I

Pengaruh Perubahan Sosial Terhadap Kemajuan Pembangunan Masyarakat Di Desa Tara-tara I

Kesimpulan dari hasil penelitian, ternyata keadaan partisipasi
masyarakat
di
desa
Tara-Tara I adalah baik, ini terlihat
masyarakat
desa
Tara-Tara I bersama pemimpinnya baik formal maupun informal dalam usaha melakukan kegiatan pembangunan benar-benar memperlihatkan keterlibatan mereka mulai tahap memikirkan atau merencanakan program-programme pembangunan yang akan dilaksanakan di desanya, baik perencanaan dari atas (superlative downwardly) maupun perencanaan dari bawah (bottom down). Ide-ide pokook pikiran mereka dapat disalurkan melalui wadah LKMD sebab LKMD merupakan wadah partisipasi
masyarakat
dalam pembangunan.

Baca lebih lanjut


9 Baca lebih lajut

Perubahan Sosial Masyarakat dari Tradisi

Perubahan Sosial Masyarakat dari Tradisi

Para petani tradisional di
desa
Tosora mengolah sawahnya dengan menggunakan peralatan yang sangat sederhana dengan dibantu oleh tenaga hewan yang mereka pelihara. Luas areal persawahanpun sangat terbatas oleh karena terbatasnya tenaga serta lahan sehingga berdampak pula pada produktivitas yang hanya cukup untuk dikonsumsi dengan anggota keluarga sampai pada musim panen berikutnya (itupun kalau cukup). Tentu dengan kondisi ekonomi yang seperti ini, tidak ada harapan untuk dapat menyekolahkan anaknya demikian pula untuk memperoleh pelayanan kesehatan bila salah satu anggota keluarga yang jatuh sakit.

Baca lebih lanjut


13 Baca lebih lajut

Perubahan Sosial Budaya pada Masyarakat

Perubahan Sosial Budaya pada Masyarakat

Masyarakat
menjadikan rumah-rumah mereka atau sebagian kamar-kamar mereka menjadi tempat tinggal tamu sementara (homestay) dalam suatu
desa
wisata. Akan menjadi komplit apabila tamu-tamu bisa menikmati keseharian rakyat (live in) merasakan sajian makanan dan jenis atraksi kebudayaan
desa.
Desa
wisata akan sukses apabila seluruh anggota
masyarakat
baik kepala keluarga, ibu-ibu rumah tangga, pemuda, dan anak-anak ikut mendukung keberadaan
desa
wisata tersebut (Hasbullah Asyari, 2010: iii).

Baca :   Kumpulan Soal Materi Pertumbuhan Ekonomi Dan Pembangunan Ekonomi


xviii Baca lebih lajut

INDUSTRI RUMAH TANGGA DAN PERUBAHAN SOSIAL : STUDI TENTANG PERUBAHAN DARI MASYARAKAT AGRARIS MENUJU MASYARAKAT INDUSRTIAL DI DESA PURWODADI KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK.

INDUSTRI RUMAH TANGGA DAN PERUBAHAN SOSIAL : STUDI TENTANG PERUBAHAN DARI MASYARAKAT AGRARIS MENUJU MASYARAKAT INDUSRTIAL DI DESA PURWODADI KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK.

Pola hidup yang mereka jalani dan yang mereka lalui, bahkan keluargapun sedikit mengalami
perubahan
yang tadinya banyak pengangguran bisa berubah menjadi pekerja di industri rumah tangga ini. Mereka juga sudah bisa aktif mengikutu kegiatan-kegiatan seperti mengikuti arisan antar keluarga atau dengan
masyarakat
sekitar. Dan yang paling penting bagi
masyarakat
Desa
Purwodadi yang sudah berkeluarga, bisa mensekolahkan anak-anaknya. Karena sebelumnya mereka membantu mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, dan lambat laun mereka berfikir bahwa masa depan anak-anaknya tidak mungkin selamanya bergantung pada pekerjaan yang ditekuni selama ini tanpa adanya pola piker yang berkembang. Mereka menginginkan anak atau generasi penerus mereka tidak seperti orang tuanya sekarang.

Baca lebih lanjut


123 Baca lebih lajut

INDUSTRIALISASI DAN PERUBAHAN POLA PERILAKU MASYARAKAT DESA (Studi tentang Perubahan Pola Perilaku Sosial dan Perubahan Pola Perilaku Ekonomi yang tejadi di Desa Tepas. Kec.Geneng. Kab. Ngawi)

MAKALAH POLA KOMUNIKASI MASYARAKAT DESA

MAKALAH POLA KOMUNIKASI MASYARAKAT DESA

Dalam
masyarakat
perkotaan sistem nilai yang cenderung dianut adalah adanya sikap individualistis- elu elu gue gue, urusan lu bukan urusan gue- dan semacamnya, yang mengantarkan
masyarakat
perkotaan pada keadaan yang ”sunyi”. Tidak butuh orang lain. Cenderung sendiri. Yang disebut keteraturan hidup adalah bila telah memiliki rumah sebagai tempat tinggal untuk diri dan keluarga, rutinitas kerja setiap hari, liburan di penghujung minggu, menerima uang pensiun di hari tua dan tidak mengganggu kehidupan orang lain. Keselarasan hidup adalah bila dirinya dan keluarga telah memiliki “tempat” di muka bumi ini. Lalu, bagaimana dengan kehidupan
sosial?
Masyarakat
yang menghuni kota-kota besar tersebut adalah
masyarakat
yang multi kultural dengan kepentingan yang money oriented, sehingga kehidupan
sosial
akan dijalankan sepanjang memiliki kontribusi berupa reward untuk kelangsungan hidupnya. Individualis yang demikian kental di kalangan
masyarakat
perkotaan mendorong mereka untuk acuh kepada sesamanya.

Baca lebih lanjut


16 Baca lebih lajut

Dampak Keberadaan Industri terhadap Perubahan Struktur Sosial Masyarakat (Studi Masyarakat Desa Bojong, Cikupa, Kabupaten Tangerang)

Dampak Keberadaan Industri terhadap Perubahan Struktur Sosial Masyarakat (Studi Masyarakat Desa Bojong, Cikupa, Kabupaten Tangerang)

Banyak sekali teori yang menjelaskan mengenai
perubahan
sosial, seperti teori
perubahan
sosial
Herbert Spencer dan Comte yang dipengaruhi oleh teori evolusi organik dalam biologi yang melihat perkembangan
masyarakat
secara evolusi linear seperti yang berlaku dalam pertumbuhan organ manusia. Sebagaimana menurut Garna (1992, hlm. 28) bahwa, “Spencer (1892) memandang perkembangan manusia itu melalui beberapa tahapan, yang membawa kepada kompleksitas dan keanekaragaman, struktur dan fungsi beberapa bagian tertentu dalam kehidupan itu yang saling bergantung.” Kemudian masih menurut Garna (1992, hlm. 28) bahwa, “Comte (1877) mengemukakan perkembangan pemikiran manusia melalui tahapan ideologi-metafisik-positivisme, ketiga tahapan itu juga merupakan manifestasi tiga bentuk organisasi
sosial.”

Baca lebih lanjut


13 Baca lebih lajut

PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PADA MASYARAKAT (1)

PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PADA MASYARAKAT (i)

Warukin adalah
desa
yang didiami oleh sebagian besar
masyarakat
suku dayak maanyan,
masyarakat
ini memegang teguh pada hukum adat yang telah diwarisi dari nenek moyang mereka. Sekarang kebudayaan dan adat istiadat tetap dilestarikan dan masih dipimpin oleh Ketua Adat dan Penghulu Adat, suku yang tinggal diwarukin sudah beragam ada suku jawa, batak dan suku banjar. Dalam melangsungkan dan mempertahankan kehidupannya, mereka tidak dapat di pisahkan dengan hutan, hutan yang berada disekeliling mereka merupakan bagian dari kehidupannya, dari hutanlah mereka memperoleh sumber-sumber kehidupan, meliputi mengumpulkan hasil hutan, berburu, menangkap ikan, perkebunan rakyat seperti karet, kelapa, kopi, buah-buahan dan lain-lain. Kegiatan perekonomian yang pokok adalah berladang, sebagai usaha untuk menyediakan kebutuhan beras dan perkebunan rakyat sebagai sumber uang tunai yang dapat dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup yang lainnya. Kegiatan ini tetap mereka lakukan sampai sekarang walaupun ada pekerjaan lain baik di sektor swasta maupun di pemerintahan. Dengan di bukanya pertambangan pertamina dan jalur lintasan pengangkutan batu bara di sebagian lahan dan tanah penduduk di beli oleh pihak perusahaan dalam bentuk nominal, dalam kondisi ini
masyarakat
mulai mengalami
perubahan
distatus
sosial
nya.

Baca :   Bentuk Pembangunan Ekonomi Di Indonesia

Baca lebih lanjut


9 Baca lebih lajut

Pengaruh Objek Wisata Tasikria Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Di Desa Mokupa Kecamatan Tombariri

Pengaruh Objek Wisata Tasikria Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Di Desa Mokupa Kecamatan Tombariri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
perubahan
sosial
khususnya sikap dan nilai
sosial
terhadap menurunnya objek wisata Tasikria di
Desa
Mokupa, Kecamatan Tombariri. Pengumpulan information dilakukan selama satu tahun, sejak bulan Desember 2014 hingga bulan Desember 2015. Data yang diperoleh adalah data primer dan sekunder. Information primer diperoleh secara langsung melalui pemerintah yang ada di
Desa
Mokupa Kecamatan Tombariri. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling atau secara sengaja, dipilih di
Desa
Mokupa Kecamatan Tombariri melibatkan
masyarakat
desa
dari profesi Guru, PNS, Wira Swasta, tukang, pelajar dan ibu rumah tangga. Untuk mengetahui pengaruh
perubahan
sosial
khususnya sikap maka digunakan analisis Skala Likert Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingginya pengaruh
perubahan
sosial
terhadap objek wisata di
Desa
Mokupa Kecamatan Tombariri adalah tinggi dilihat dari sikap dan nilai
sosial
dari
masyarakat
setempat.

Baca lebih lanjut


xviii Baca lebih lajut

PERUBAHAN SOSIAL PADA MASYARAKAT PASCA BENCANA ERUPSI GUNUNG KELUD (Studi Kasus Tentang Perubahan Perilaku dan Kehidupan Sosial Masyarakat Desa Padansari Pasca Bencana Erupsi Gunung Kelud)

Perubahan Sosial Masyarakat Desa Bangunjaya Sejak Tahun 1980-an

Perubahan Sosial Masyarakat Desa Bangunjaya Sejak Tahun 1980-an

Penentuan responden dilakukan dengan mengambil populasi dari
masyarakat
Dusun 04 dan Dusun 05,
Desa
Bangunjaya, Kecamatan Cigudeg. Unit of measurement analisis penelitian ini adalah individu dan
masyarakat. Unit of measurement individu untuk menganalisis sikap terhadap
perubahan
sosial
dengan karakteristik individu. Sedangkan unit
masyarakat
untuk menganalisis identitas
perubahan
baik obyektif maupun subyektif. Teknik pengambilan sampel pada pendekatan kuantitatif dilakukan melalui teknik pengambilan sampel acak distratifikasi (stratified random sampling) dengan membuat kerangka sampling terlebih dulu. Metode sampel acak distratifikasi dipilih untuk menggambarkan secara tepat mengenai sifat-sifat populasi yang heterogen, maka populasi yang bersangkutan harus dibagi dalam lapisan-lapisan (strata) yang seragam, dan dari setiap lapisan dapat diambil sampel secara acak (Singarimbun dan Effendi 2008). Populasi dalam penelitian ini meliputi
masyarakat
Dusun 04 dan Dusun 05 berjumlah 915 yang dikelompokkan ke dalam
masyarakat
kelas menengah keatas dan
masyarakat
kelas menengah ke bawah (Lampiran 3). Sampel yang diambil secara acak berjumlah 40 responden dengan masing-masing xx responden untuk kelas menengah ke atas dan menengah ke bawah. Dasar pelapisan
sosial
berdasarkan hasil wawancara adalah unsur kekayaan. Umumnya
masyarakat
menilai pelapisan
sosial
berdasarkan tingkat pendapatan dan kepemilikan harta-benda seperti rumah, pohon buah- buahan dan pohon kayu baik itu hasil tanam sendiri atau hasil gadai, serta lahan sawah.

Baca lebih lanjut


113 Baca lebih lajut

makalah perubahan sosial dan pembangunan

makalah perubahan sosial dan pembangunan

Setiap
masyarakat
senantiasa berada dalam proses
perubahan
social dengan kata lain
perubahan
social merupakan gejala yang melekat disetiap kehidupan
masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari kehidupan yang terjadi dalam
masyarakat
Indonesia, dimana pada masa lalu dalam kehidupan keluarga seorang suami merupakan tulang punggung keluarga dan mempunyai posisi yang dominant dalam berbagai urusan yang terjadi di rumah tangga, termasuk juga dalam hal ekonomi keluarga, sehingga apabila suami tidak bekerja maka suatu keluarga secara ekonomi akan mengalami kesulitan. Sedangkan dalam
masyarakat
modern saat ini posisi seorang suami tidak terlalu dominan.

Baca lebih lanjut


14 Baca lebih lajut

Makalah Tentang Pembangunan Ekonomi Pedesaan

Source: https://id.123dok.com/title/makalah-perubahan-sosial-masyarakat-desa

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …