Membangun Spatial Weight Untuk Kasus Ekonomi

Membangun Spatial Weight Untuk Kasus Ekonomi



Cite This


Tampung


Consign Record

Judul STUDI KARAKTERISTIK PERJALANAN MAHASISWA KE KAMPUS BERBASIS SPATIAL (STUDI KASUS : FAKULTAS TEKNIK (GOWA) UNIVERSITAS HASANUDDIN)
Pengarang AKBAR
Penerbitan 2016
ISMN –akbar-26646

/Skripsi/Teknik / Enggenering/Teknik Sipil/
Subjek Karakteristik Perjalanan, Perguruaan tinggi Negeri, Hunian Mahasiswa, QGIS.
Abstrak Perjalanan merupakan pergerakan seseorang dari suatu tempat ke tempat lain. Perjalan terbentuk karena adanya aktifitas yang dilakukan bukan di tempat tinggalnya. Karakteristik perjalanan penduduk bergantung dari tujuan perjalanan. Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia mod. Dalam pemenuhan kebutuhan akan pendidikan khususnya pendidikan formal. Terjadilah pergerakan untuk mencapai sekolah ataupun kampus yang ada. Pergerakan sendiri membutuhkan moda angkutan sebagai saranan untuk bergerak. Perjalanan yang berbeda di pengaruhi alasan lokasi yang menarik pada satu sisi ketidak nyamanan melakukan perjalanan menuju suatu lokasi (hambatan jarak). Hambatan jarak merupakan hambatan yang terjadi karena tempat, objek, dan orang terpisah secara spasial. Tujuan Penelitian adalah 1. Menganalisis karakteristik perilaku perjalanan mahasiswa ke kampus pada Fakultas Teknik (gowa) Universitas Hasanuddin berbasis spatial dan non spatial, 2 Menganalisis model bangkitan perjalanan berdasarkan factor sosial ekonomi dan faktor spatial, iii. Menganalisis model pemilihan lokasi tempat tinggal berdasarkan faktor sosial ekonomi dan faktor spatial, 4. Membangun model spatial dengan metode geographically Weight regression (GWR) berdasarkan lokasi tempat tinggal mahasiswa Universitas Hasanuddin. Berdasarkan hasil analisis diperoleh karakteristik perjalanan mahasiswa. Model pemilihan lokasi tempat tinggal, mahasiswa berdasarkan faktor social-ekonomi mahasiswa lebih banyak memilih tinggal dekat kampus karna menghemat biaya perjalanan dan waktu. Hotspot dan isoline terpadat, lokasi tempat tinggal mahasiswa berada pada kecamatan Tamalate yaitu sekitar 179 orang dari jumlah populasi sampel. Populasi terbesar pada kecamatan somba opu dengan jumlah populasi 136.995 jiwa dan populasi terkecil pada kecamatan Ujung Pandang dengan jumlah populasi 13.764 jiwa.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai
Baca :   Judul Skripsi Ekonomi Pembangunan Yang Menarik

No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000025025
005 20170503072743
008 170503||||||||| | ||| |||| ||ind||
024 0 $a–akbar-26646
024 0 $a/Skripsi/Teknik / Enggenering/Teknik Sipil/
035 0010-0517025025
041 $a ind
042 $adc
100 0 $a AKBAR
245 0 0 $a STUDI KARAKTERISTIK PERJALANAN MAHASISWA KE KAMPUS BERBASIS SPATIAL (STUDI KASUS : FAKULTAS TEKNIK (GOWA) UNIVERSITAS HASANUDDIN)
246 0 $a2016
260 $c 2016
520 $a Perjalanan merupakan pergerakan seseorang dari suatu tempat ke tempat lain. Perjalan terbentuk karena adanya aktifitas yang dilakukan bukan di tempat tinggalnya. Karakteristik perjalanan penduduk bergantung dari tujuan perjalanan. Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia modernistic. Dalam pemenuhan kebutuhan akan pendidikan khususnya pendidikan formal. Terjadilah pergerakan untuk mencapai sekolah ataupun kampus yang ada. Pergerakan sendiri membutuhkan moda angkutan sebagai saranan untuk bergerak. Perjalanan yang berbeda di pengaruhi alasan lokasi yang menarik pada satu sisi ketidak nyamanan melakukan perjalanan menuju suatu lokasi (hambatan jarak). Hambatan jarak merupakan hambatan yang terjadi karena tempat, objek, dan orang terpisah secara spasial. Tujuan Penelitian adalah i. Menganalisis karakteristik perilaku perjalanan mahasiswa ke kampus pada Fakultas Teknik (gowa) Universitas Hasanuddin berbasis spatial dan non spatial, ii Menganalisis model bangkitan perjalanan berdasarkan factor sosial ekonomi dan faktor spatial, iii. Menganalisis model pemilihan lokasi tempat tinggal berdasarkan faktor sosial ekonomi dan faktor spatial, 4. Membangun model spatial dengan metode geographically Weight regression (GWR) berdasarkan lokasi tempat tinggal mahasiswa Universitas Hasanuddin. Berdasarkan hasil analisis diperoleh karakteristik perjalanan mahasiswa. Model pemilihan lokasi tempat tinggal, mahasiswa berdasarkan faktor social-ekonomi mahasiswa lebih banyak memilih tinggal dekat kampus karna menghemat biaya perjalanan dan waktu. Hotspot dan isoline terpadat, lokasi tempat tinggal mahasiswa berada pada kecamatan Tamalate yaitu sekitar 179 orang dari jumlah populasi sampel. Populasi terbesar pada kecamatan somba opu dengan jumlah populasi 136.995 jiwa dan populasi terkecil pada kecamatan Ujung Pandang dengan jumlah populasi 13.764 jiwa.
540 $aCopyright Â(c) 2001 by . Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.
546 $aBahasa Indonesia
650 0 $a Karakteristik Perjalanan, Perguruaan tinggi Negeri, Hunian Mahasiswa, QGIS.
655 0 $adc_document$2local
655 0 $as1$2local
786 0 $n
786 0 $n
787 0 $n
787 0 $n
787 0 $n0
Baca :   Jelaskan Dampak Positif Pembangunan Ekonomi Indonesia Pada Masa Orde Baru

Content Unduh katalog

Membangun Spatial Weight Untuk Kasus Ekonomi

Source: http://digilib.unhas.ac.id/opac/detail-opac?id=25091

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …