Pembangunan Ekonomi Berbasis Pendekatan Wilayah Esdm

Pembangunan Ekonomi Berbasis Pendekatan Wilayah Esdm

Pendekatan People-Centered Picu Kesuksesan Jalannya Transisi Energi

Rabu, half-dozen April 2022 – Dibaca 697 kali


KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL


REPUBLIK Republic of indonesia


SIARAN PERS


NOMOR: 144.Pers/04/SJI/2022


Tanggal: 6 April 2022



Pendekatan
People-Centered
Picu Kesuksesan Jalannya Transisi Energi

Keterlibatan masyarakat dalam memahami rumusan konsep hingga penguasaan kompetensi seputar transisi energi perlu dipersiapkan secara matang dalam upaya menuju bebas emisi atau
Net Zero Emission (NZE)
di 2060. Paradigma pemanfaatan energi bersih tersebut patut dibarengi pula dengan upaya menciptakan kondisi harga yang efisien dan terjangkau.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menegaskan pendekatan yang manusia sentris
(people-centered)
akan menjadi pemicu pertumbuhan yang inklusif dalam transisi energi yang berkelanjutan. “Sumber Daya Manusia (SDM) punya peran penting dalam kesuksesan menjalankan transisi energi,” kata Dadan pada acara G20 Outcome Series: Ensuring People-Centred Transitions For All di Jakarta, Rabu (six/4).

Adanya pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat akan meningkatkan kapabilitas mereka serta sebagai langkah pemerintah menyiapkan SDM yang mumpuni guna mengisi lapangan pekerjaan di subsektor EBT. “Misalnya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ESDM sudah memberikan training pemeliharaan infrastruktur EBT kepada masyarakat lokal. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi terkait penyediaan akses energi bersih bagi para pekerja,” ungkap Dadan.

Dadan pun menyoroti program pengembangan masyarakat (customs development) yang digagas oleh Kementerian ESDM, yaitu Gerakan Inisiatif Listrik Tenaga Surya (Gerilya) dan Patriot Energi. “Kami mengirimkan m sarjana muda ke pelosok desa untuk mengembangkan perekonomian desa melalui pengembangan EBT. Sementara pada Gerilya para mahasiswa mempromosikan penggunaan energi surya,” jelas Dadan.

Baca :   Makalah Pembangunan Ekonomi Di Indonesia Saat Ini

Tak cukup di situ, Kementerian ESDM juga mendorong lahirnya inovasi dan investasi baru melalui keberadaan perusahaan rintisan
(startup)
di bidang EBT, seperti pengembangan bioenergi, kendaraan listrik, PLTS Atap, manajemen data EBT, layanan listrik pedesaan, sistem penyimpanan energi, waste to free energy hingga peralatan efisiensi energi. “Melalui spirit bersama kita capai target transisi energi ini dengan prinsip
no ane left behind,” tegas Dadan.

Usung Transisi Energi Berkeadilan

Selain memastikan adanya pertumbuhan ekonomi dan kepedulian lingkungan yang berkelanjutan, pemerintah mengusung konsep transisi energi berkadilan
(just free energy transistion). “Kita dapat mengatakan bahwa transisi energi yang adil akan menjadi peluang ekonomi transformasional menuju perilaku yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Chair
Energy Transitions Working Grouping (ETWG)
Yudo Dwinanda Priaadi saat membuka webinar tersebut.

c-WhatsApp%20Image%202022-04-06%20at%201

Menurut Yudo, hal ini terjadi lantaran selama proses transisi energi harus memperhatikan secara detail dampak kesejahteraan sosial selain pertumbuhan ekonomi hijau. Maka dari itu, pendekatan
people-centered
pada transisi energi akan memberikan manfaat yang besar bagi perubahan sistem energi di Indonesia.

People-centered
dalam transisi energi bersih memastikan manfaat dan biaya yang terlibat dalam transformasi sistem energi kita didistribusikan secara adil serta melindungi masyarakat yang paling rentan,” ungkapnya.

Yudo menyampaikan pendekatan people-centered sudah dilakukan oleh International Energy Agency (IEA) melalui pembentukan
Global Commission on People-Centered Energy Transitions.
Melalui Komisi Global itu, IEA mengeluarkan selusin rekomendasi tentang bagaimana kita dapat mengatasi perilaku yang adil dan merata saat bertransisi menuju energi berkelanjutan.

Rekomendasi tersebut bertujuan untuk mengubah dari prinsip menjadi aksi yang lebih konkrit. Rekomendasi tersebut antara lain mencakup dukungan terhadap pekerjaan yang layak dan berkualitas dengan manfaat kesejahteraan sosial, perlindungan pekerja dan masyarakat yang terkena dampak dalam masa transisi, kesetaraan dan inklusi sosial dari kebijakan transisi, dan keterlibatan warga negara dan pemuda.

Baca :   Teori Ekonomi Pertumbuhan Dan Pembangunan Islam

“Komisi Global menyadari bahwa keadaan dan sistem energi bersih akan berbeda-beda di suatu negara, dan oleh karena itu rekomendasi ini dapat diterapkan secara beragam. Oleh karena itu, rekomendasi, praktik, dan pengalaman tentang
people-centered transitions
dapat menjadi bahan pertimbangan yang kuat untuk memperkuat hasil utama ETWG G20,” pungkas Yudo.
(NA)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (08112213555)

Bagikan Ini!

Pembangunan Ekonomi Berbasis Pendekatan Wilayah Esdm

Source: https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/pendekatan-people-centered-picu-kesuksesan-jalannya-transisi-energi

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …