Peranan Hukum Pembangunan Ekonomi Di Daerah Kabupaten Meranti Riau

Peranan Hukum Pembangunan Ekonomi Di Daerah Kabupaten Meranti Riau

Kabupaten Kepulauan Meranti

Kabupaten

Transkripsi bahasa daerah
 • Abjad Jawi كڤولاوان مرنتي

Festival Cian Cui di Selatpanjang, Kepulauan Meranti

Lambang resmi Kabupaten Kepulauan Meranti

Lokasi Riau Kabupaten Kepulauan Meranti.svg

Peta

Kabupaten Kepulauan Meranti di Sumatra

Kabupaten Kepulauan Meranti

Kabupaten Kepulauan Meranti

Peta

Tampilkan peta Sumatra

Kabupaten Kepulauan Meranti di Indonesia

Kabupaten Kepulauan Meranti

Kabupaten Kepulauan Meranti

Kabupaten Kepulauan Meranti (Indonesia)

Tampilkan peta Indonesia

Koordinat:



0°58′30″N
102°41′43″E


 / 

0.97488°N 102.69539°E
 /
0.97488; 102.69539


Negara

 Indonesia
Provinsi Riau
Tanggal berdiri 16 Januari 2009
Dasar hukum UU Nomor 12 Tahun 2009
Ibu kota Selatpanjang
Jumlah satuan pemerintahan

Daftar

  • Kecamatan: 9 kecamatan
  • Kelurahan: five kelurahan
  • Desa: 98 desa
Pemerintahan
 • Bupati Muhammad Adil
 • Wakil Bupati Asmar
 • Sekretaris Daerah Bambang Suprianto (Plh.)[1]
 • Ketua DPRD Ardiansyah,S.H.,M.Si
Luas
 • Full 3.707,84 km2
(1,431,61 sq mi)
Populasi

(2020)[2]

 • Total 206.116
 • Kepadatan 56,20/km2
(145,six/sq mi)
Demografi
 • Agama Islam 84,74%

Buddha thirteen,05%
Kristen i,58%
— Protestan ane,48%
— Katolik 0,10%
Konghucu 0,51%

Kepercayaan 0,x%
Hindu 0,02%[iii]
[four]
 • Bahasa Melayu
Tionghoa
Jawa
Indonesia
 • IPM Kenaikan
73,58 (2021)
tinggi
[5]
Zona waktu UTC+07:00 (WIB)
Kode area telepon +62 763
Pelat kendaraan BM
xxxx
X**
Kode Kemendagri 14.10

Edit the value on Wikidata
APBD Rp 1.073.000.000.000,-(2011)[6]
Rp.1.109.000.000.000,-(2012)[7]
DAU Rp 458.301.702.000,- (2020)[8]
Situs web www.merantikab.go.id

Kepulauan Meranti
adalah sebuah kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia. Ibu kotanya adalah Selatpanjang. Jumlah penduduk kabupaten ini berjumlah 206.116 jiwa (2020), dengan luas wilayah 3.707,84 km².[2]
[ix]

Kabupaten Kepulauan Meranti terdiri dari Pulau Tebing Tinggi, Pulau Padang, Pulau Merbau, Pulau Ransang, Pulau Topang, Pulau Manggung, Pulau Panjang, Pulau Jadi, Pulau Setahun, Pulau Tiga, Pulau Baru, Pulau Paning, Pulau Dedap, Pulau Berembang, Pulau Burung.[10]
Adapun nama
Meranti
diambil dari nama gabungan “Pulau Merbau, Pulau Ransang, dan Pulau Tebing Tinggi”.[9]

Geografis

[sunting
|
sunting sumber]

Secara geografis kabupaten Kepulauan Meranti berada pada koordinat antara sekitar
0° 42′ 30″ – 1° 28′ 0″ LU, dan 102° 12′ 0″ – 103° 10′ 0″ BT, dan terletak pada bagian pesisir timur pulau Sumatra, dengan pesisir pantai yang berbatasan dengan sejumlah negara tetangga dan masuk dalam daerah Segitiga Pertumbuhan Ekonomi (Growth Triagle) Republic of indonesia–Malaysia–Singapore (IMS-GT ) dan secara tidak langsung sudah menjadi daerah
Hinterland Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam – Tanjung Balai Karimun.

Dalam rangka memanfaatkan peluang dan keuntungan posisi geografis dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah perbatasan dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura, maka wilayah kabupaten Kepulauan Meranti sangat potensial berfungsi sebagai
Gerbang Lintas Batas Negara/Pintu Gerbang Internasional
yang menghubungan dengan Riau daratan dengan negara tetangga melalui jalur laut, hal ini untuk melengkapi kota Dumai yang terlebih dahulu ditetapkan dan berfungsi sebagai kota
Pusat Kegiatan Strategis Negara
yaitu yang berfungsi sebagai beranda depan negara, pintu gerbang internasional, niaga dan industri. Luas kabupaten Kepulauan Meranti adalah iii.707,84 km², sedangkan luas kota Selatpanjang adalah 45,44 km².

Batas Wilayah

[sunting
|
sunting sumber]

Berikut batas wilayah kabupaten Kepulauan Meranti;

Topografi

[sunting
|
sunting sumber]

Bentang alam kabupaten Kepulauan Meranti sebagian besar terdiri dari daratan rendah. Pada umumnya struktur tanah terdiri tanah alluvial dan grey humus dalam bentuk rawa-rawa atau tanah basah dan berhutan bakau (mangrove). Lahan semacam ini subur untuk mengembangkan pertanian,perkebunan dan perikanan.
[butuh rujukan]

Karakteristik dari jenis tanah ini adalah tergolong tanah dengan kedalaman solum cukup dalam dan bergambut (> 100 cm), tekstur lapisan bawah halus (liat) sedangkan lapisan atas merupakan Kemik (tingkat pelapukan sampai tingkat menengah), konsistensi tanah lekat, porositas tanah sedang, reaksi tanah tergolong sangat masam dengan pH berkisar antara 3,i–iv,0 dan kepekaan terhadap erosi termasuk rendah.Formasi geologinya terbentuk dari jenis batuan endapan aluvium muda berumur holosen dengan litologi lempung, lanau, kerikil kecil dan sisa tumbuhan di rawa gambut, tidak ditemukan daerah rawan longsor karena arealnya datar, yaitu rawa gambut.

Berdasarkan hasil penafsiran peta topografi dengan skala 1:250.000 diperoleh gambaran secara umum bahwa kawasan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagian besar bertopografi datar dengan kelerengan 0–8 %, dengan ketinggian rata-rata sekitar one-6,four m di atas permukaan laut.Daerah ini beriklim tropis dengan suhu udara antara 25°–32° Celcius, dengan kelembaban dan curah hujan cukup tinggi. Musim hujan terjadi sekitar bulan September-Januari, dan musim kemarau terjadi sekitar bulan Februari hingga Agustus.

Jenis flora yang terdapat di hutan Kabupaten Kepulauan Meranti, antara lain, meranti, Kulim, Sungkai, Punak, Jelutung, Medang, Tembusu, Bintangor, dan Bakau. Sebagian besar jenis kayu tersebut merupakan jenis komersial dan bahan baku industri.Sementara jenis brute yang ada di daerah ini, meliputi Lutung, Siamang, Kera, Ungka, Pelanduk,Tringgiling, Babi Hutan, Ayam Hutan, berbagai jenis ular, berbagai jenis burung seperti Elang, Selendit, Puyuh Mahkota, Puyuh Biasa, Nuri, Enggang, Punai, Pergam, Lebah Madu dll.

Di daerah ini juga terdapat beberapa sungai dan tasik (danau) seperti sungai Suir di pulau Tebingtinggi, sungai Merbau, sungai Selat Akar di pulau Padang serta tasik Putri Pepuyu di Pulau Padang, tasik Nembus di pulau Tebingtinggi), tasik Air Putih dan tasik Penyagun di pulau Rangsang. Gugusan daerah kepulauan ini terdapat beberapa pulau besar seperti pulau Tebingtinggi (1.438,83 km²), pulau Rangsang (922,ten km²), pulau Padang dan Merbau (one.348,91 km²).

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Sejarah Kota Selatpanjang

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Selatpanjang merupakan pusat pemerintahan kabupaten Kepulauan Meranti, duhulu merupakan salah satu bandar (kota) yang paling sibuk dan terkenal perniagaan di dalam Kesultanan Siak.[11]
Bandar ini sejak dahulu telah terbentuk masyarakat heterogen, terutama suku Melayu dan Tionghoa, karena peran antar merekalah terbentuk erat dalam keharmonisan kegiatan kultural maupun perdagangan. Semua ini tidak terlepas ketoleransian antar persaudaraan. Faktor inilah yang kemudian menyuburkan perdagangan dan lalu lintas barang barang maupun manusia dari China ke nusantara dan sebaliknya.

Daerah Selatpanjang dan sekitarnya sebelumnya merupakan wilayah kekuasaan Kesultanan Siak Sri Indrapura yang merupakan salah satu kesultanan terbesar di Riau saat itu.Pada masa pemerintahan Sultan Siak Seven yaitu

Sultan Assyaidis Syarif Ali Abdul Jalil Syaifuddin Baalawi

( yang bertahta tahun 1784–1810), biasa disapa Sultan Syarif Ali, memberi titah kepada
Panglima Besar Muda Tengku Busu Sayid Ahmad
untuk mendirikan Negeri atau Bandar di Pulau Tebing Tinggi.

Selain tertarik pada pulau itu juga karena Sultan Assyaidis Syarif Ali Abdul Jalil Syaifuddin Baalawi sendiri pernah singgah ke daerah itu, tujuan utama Sultan Syarif Ali ingin himpun kekuatan melawan
kerajaan Sambas
( Borneo Barat ) yang terindikasi bersekutu dengan Belanda yang telah khianati perjanjian setia dan mencuri mahkota Kerajaan Siak. Negeri atau Bandar ini nantinya sebagai ujung tombak pertahanan ketiga setelah
Bukit Batu
dan
Merbau”
untuk menghadang penjajah dan lanun.

Maka bergeraklah armadanya di bawah pimpinan Panglima Besar Muda Tengku Busu Sayid Ahmad pada awal Muharram tahun 1805 Masehi diiringi beberapa pembesar Kerajaan Siak, ratusan laskar dan hulubalang menuju Pulau Tebing Tinggi.

Mereka tiba di tebing Hutan
Alai( sekarang Ibu kota Kecamatan Tebingtinggi Barat ). Panglima itu segera menghujam kerisnya memberi salam pada Tanah Alai.Tanah Alai tak menjawab, Ia meraup tanah sekepal, terasa panas. Ia melepasnya,
“Menurut sepanjang pengetahuan patik, tanah Alai ini tidak baik dibuat sebuah negeri karena tanah Hutan Alai adalah tanah jantan, Baru bisa berkembang menjadi sebuah negeri dalam masa waktu yang lama,”
kata sang panglima dihadapan pembesar Siak dan anak buahnya.

Panglima bertolak menyusuri pantai pulau ini. Lalu, terlihat sebuah tebing yang tinggi.
“Inilah gerangan yang dimaksud oleh ayahanda Sultan Syarif Ali,”
pikirnya. Armada merapat ke Tebing Tanah Tinggi bertepatan tanggal
07 April 1805
Masehi. Di usia masih 25 tahun itu, dengan mengucap
bismillah
Panglima melejit ke darat yang tinggi sambil memberi salam.
“Alha-mdulillah tanah tinggi ini menjawab salam patik,”
katanya. Tanah diraupnya, terasa sejuk dan nyaman. Ia tancapkan keris di atas tanah (lokasinya sekarang kira-kira dekat komplek kantor Bea Cukai Selatpanjang
). Sambil berkata,
“Dengarkanlah oleh kamu sekalian di tanah Hutan Tebing Tinggi inilah yang amat baik didirikan sebuah negeri. Negeri ini nantinya akan berkembang aman dan makmur apabila pemimpin dan penduduknya adil dan bekerja keras serta menaati hukum-hukum Allah.”

Panglima itu berdiri tegak dihadapan semua pembesar kerajaan, laskar, hulubalang, dan batin-batin sekitar pulau.
“Patik bernama Tengku Bagus Saiyid Thoha Panglima Besar Muda Siak Sri Indrapura. Keris patik ini bernama Petir Terbuka Tabir Alam Negeri. Yang patik sosok ini patik namakan
Negeri Makmur Kencana Bandar Tebing Tinggi.”
itulah nama asal muasal kota
Selatpanjang.

Setelah menebas hutan, membuka wilayah kekuasaan, berdirilah istana panglima besar itu. Pada 1810 Masehi Sultan Syarif Ali mengangkat Panglima Besar Muda Tengku Busu Sayid Ahmad itu sebagai penguasa pulau. Kala itu, sebelah timur negeri berbatasan dengan Sungai Suir dan sebelah barat berbatasan dengan Sungai Perumbi,seiring perkembangan waktu bandar ini semakin ramai dan bertumbuh sebagai salah satu bandar perniagaan di kesultanan siak.

Ramai interaksi perdagangan didaerah pesisir Riau inilah menyebabkan pemerintahan Hindia Belanda ikut ambil dalam bagian penentuan nama negeri ini. Sejarah tercatat pada masa Sultan Siak yang ke 11 yaitu Sultan Assayaidis Syarief Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin. Pada tahun 1880, pemerintahan di
Negeri Makmur Kencana Tebing Tinggi
dikuasai oleh
J.Grand. Tengkoe Soelong Tjantik Saijet Alwi
yang bergelar
Tuan Temenggung Marhum Buntut
(Kepala Negeri yang bertanggung jawab kepada Sultan Siak).

Pada masa pemerintahannya di bandar ini terjadilah polemik dengan pihak Pemerintahan Kolonial Belanda yaitu
Konteliur Van Huis
mengenai perubahan nama negeri ini, dalam sepihak pemerintahan kolonial Belanda mengubah daerah ini menjadi Selatpanjang, namun tidak disetujui oleh J.Thousand. Tengkoe Soelong Tjantik Saijet Alwi selaku pemangku daerah. Akhirnya berdasarkan kesepakatan bersama pada tanggal
4 September 1899, Negeri Makmur Kencana Tebing Tinggi berubah menjadi
Negeri Makmur Bandar Tebingtinggi Selatpanjang.J.M. Tengkoe Soelong Tjantik Saijet Alwi mangkat pada tahun 1908.

Seiring waktu masa diawal Pemerintahan Republik Indonesia, kota selatpanjang dan sekitarnya ini merupakan Wilayah Kewedanan di bawah Kabupaten Bengkalis yang kemudian berubah status menjadi Kecamatan Tebingtinggi.Pada tanggal
19 Desember 2008,daerah selatpanjang dan sekitarnya ini berubah menjadi
Kabupaten Kepulauan Meranti
memekarkan diri dari Kabupaten bengkalis dengan ibukota
Selatpanjang.[12]

Sejarah Pemekaran

[sunting
|
sunting sumber]

Pembentukan Kabupaten Meranti merupakan pemekaran dari kabupaten Bengkalis dibentuk pada tanggal 19 Desember 2008, Dasar hukum berdirinya kabupaten Kepulauan Meranti adalah Undang-undang nomor 12 tahun 2009, tanggal 16 Januari 2009.

Tuntutan pemekaran kabupaten Kepulauan Meranti sudah diperjuangkan oleh masyarakat Meranti sejak tahun 1957. Seruan pemekaran kembali diembuskan oleh masyarakat pada tahun 1970 dan 1990-an hingga tahun 2008, yang merupakan satu-satunya kawedanan di Riau yang belum dimekarkan saat itu,dengan perjuangan gigih sejumlah tokoh masyarakat Meranti maka pada tanggal 25 Juli 2005 dibentuklah Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Meranti (BP2KM) sebagai wadah aspirasi masyarakat Meranti untuk memekarkan diri dari kabupaten Bengkalis.

Dengan memperhatikan aspirasi masyarakat tersebut maka dituangkan dalam Keputusan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 05/KPTS/P/DPRD/1999/2000 tanggal 17 Juni 1999 tentang Persetujuan Terhadap Pemekaran Wilayah Kabupaten Bengkalis, Surat Bupati Bengkalis Nomor 135/TP/876 tanggal 17 Juni 1999, Perihal dukungan terhadap pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti, Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau Nomor 16/KPTS/DPRD/2008 tanggal 11 Juli 2008, Surat Gubernur Provinsi Riau Nomor 100/PH/21.16.a tanggal ix Juni 2008 Perihal Dukungan terhadap Pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti, Surat Gubernur Provinsi Riau Nomor 100/PH/58.24 tanggal 8 September 2008 perihal Rekomendasi Pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti, Keputusan Gubernur Riau Nomor 1396/IX/2008 tanggal 19 September 2008 tentang Persetujuan Pemerintah Provinsi Riau terhadap Pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Keputusan Gubernur Provinsi Riau Nomor 100/PH/58.32 tanggal eighteen Desember 2008 tentang Persetujuan Pemerintah Provinsi Riau terhadap Pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Berdasarkan hal tersebut Pemerintah telah melakukan pengkajian secara mendalam dan menyeluruh mengenai kelayakan pembentukan daerah dan berkesimpulan maka tanggal xix Desember 2008 Pemerintah memutuskan dan menetapkan terbentuk Kabupaten Kepulauan Meranti di Provinsi Riau.

Pemerintahan

[sunting
|
sunting sumber]

Drs. H. Syamsuar, M.Si., adalah Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kepulauan Meranti pasca pemekaran yang dilantik pada 26 Mei 2009, oleh Mendagri Mardiyanto di Jakarta.[13]
Selanjutnya berdasarkan hasil Pilkada yang dilaksanakan pada tanggal three Juni 2010 terpilih pasangan Drs. Irwan Nasir, Grand.Si., dan Drs. Masrul Kasmy, Chiliad.Si., sebagai bupati dan wakil bupati terpilih sekaligus Bupati dan Wakil Bupati Pertama di Kabupaten Meranti yang kemudian dilantik pada hari Jum’at, 30 Juli 2010 oleh Gubernur Riau, H. Rusli Zainal atas nama Mendagri Gamawan Fauzi SH.MM di Selatpanjang. Sebagai pemimpin baru kabupaten Kepulauan Meranti periode 2010-2015 dengan meraih 28.086 suara atau 32,96 persen dari suara sah dalam Pilkada Kabupaten Kepulauan Meranti yang diikuti 5 pasangan calon Bupati/ Wakil Bupati.

Daftar Bupati

[sunting
|
sunting sumber]

Dewan Perwakilan

[sunting
|
sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dalam dua periode terakhir.[fourteen]
[15]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
PKB 2 Kenaikan
4
Gerindra 4 Penurunan
3
PDI-P three Kenaikan
iv
Golkar 3 Kenaikan
4
NasDem 0 Kenaikan
1
PKS one Kenaikan
2
PPP 4 Penurunan
3
PAN 5
Steady

5
Hanura iii Penurunan
1
Demokrat four Penurunan
iii
PBB 1 Penurunan
0
Jumlah Anggota 30
Steady

xxx
Jumlah Partai ten
Steady

ten

Kecamatan

[sunting
|
sunting sumber]

Peta Pembagian Administratif Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti

Secara administratif, Kabupaten Kepulauan Meranti terdiri dari ix kecamatan dan 98 desa/kelurahan, yaitu:



No.


Kecamatan


Ibu kota


Luas Kecamatan
(km²)



Desa/
Kelurahan



Jumlah
Penduduk (2020)
(jiwa)

[two]
i
Tebing Tinggi Selatpanjang
81,00
ix
66.550
2
Tebing Tinggi Barat Alai
587,33
12
18.340
3
Rangsang Tanjung Samak
411,12
14
20.600
4
Rangsang Barat Bantar
130,90
xvi
xx.100
5
Merbau Teluk Belitung
435,71
xiv
15.760
vi
Pulau Merbau Semukut
380,40
7
xvi.320
7
Tebing Tinggi Timur Sungai Tohor
768,00
seven
13.480
viii
Tasik Putri Puyu Bandul
542,24
10
17.940
9
Rangsang Pesisir Telesung
371,fourteen
ten
19.320

Dalam wacana kedepan masih ada ane kecamatan dalam tahap pemekaran yaitu Kecamatan Alah Air.

Lambang Daerah

[sunting
|
sunting sumber]

Arti dan Makna

[sunting
|
sunting sumber]

  1. Perisai dengan warna dasar hijau
    yang memiliki arti alam yang subur sebagai ketahanan pangan masyarakat Kabupaten kepulauan Meranti, dengan garis pinggir hitam dan kuning memiliki kekuatan dan kebesaran masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mempertahankan wilayahnya, serta lekukan di kanan dan kiri atas memiliki arti bentuk geografis wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti yang memiliki tanjung dan teluk.
  2. Bambu berwarna kuning
    memiliki arti semangat dan perjuangan masyarakat dalam pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti dengan 9 (Sembilan) Ruas Bambu menunjukan tahun 2009 sebagai tahun pengesahan Kabupaten Kepulauan Meranti.
  3. Pohon sagu
    memiliki arti salah satu sumber kekuatan pangan dan perekonomian masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dengan jumlah pohon sebanyak 1 (satu) batang dan pelepah yang berjumlah 16 (enam belas) buah menunjukan tanggal sixteen Januari yang merupakan tanggal dan bulan pengesahan Kabupaten Kepulauan Meranti.
  4. Daun sirih, Urat-urat pada daun sirih dan setangkai buah pinang berwarna orange
    memiliki arti sifat dan ciri masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti yang selalu hidup dalam tuntunan agama, rukun dan menjunjung tinggi nilai-nilai adat istiadat dan budaya, ramah tamah dan terhormat serta selalu mengembangkan ilmu pengetahuan. 17 (Tujuh Belas) helai daun sirih, 45 (empat puluh lima), urat-urat pada daun sirih dan 8 (delapan) buah pinang merupakan tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
  5. Perahu Layar Berwarna Kuning dengan warna putih yang terkembang, melambangkan wilayah Kabupaten kepulauan Meranti Sebagai kawasan strategis yang menjadi sumber ekonomi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dengan letaknya yang berada pada jalur transportasi laut serta memiliki potensi sebagai kawasan niaga dengan posisinya sebagia tempat persinggahan atau daerah transit.
  6. Lima garis gelombang berwarna biru dan putih
    menunjukan jumlah sila yang terdapat dalam Panca Sila sebagai dasar Negara Republik Indonesia serta melambangkan masyarakat kabupaten kepulauan meranti yang berketuhanan, berkemanusiaan, bersatu, demokratis dan sejahtera.
  7. Tulisan Arab Melayu “Kepulauan Meranti”
    melambangkan penghormatan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap ilmu pengetahuan dan sejarah.
  8. Pita berwarna merah bertulisan “KEPULAUAN MERANTI” berwarna putih
    melambangkan tekad dan kesiapan rohani dan jasmani masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menghadapi perubahan peradaban dan perkembangan zaman.

Demografi

[sunting
|
sunting sumber]

Pertumbuhan Penduduk

[sunting
|
sunting sumber]

Laju pertumbuhan penduduk sebagai Kabupaten termuda di Provinsi Riau, Kabupaten Kepulauan Meranti, selama kurun sepuluh tahun terakhir yakni dari tahun 2000 hingga tahun 2010 adalah sekitar 0,lx persen. Penduduk aslinya terdiri dari suku Melayu dan suku Akik.

Berdasarkan hasil sensus penduduk (SP) Badan Pusat Statistik (BPS) Bengkalis, yang tinggal pada tahun 2000 berjumlah sekitar 166,1 ribu jiwa dan SP pada tahun 2010 ini jumlah penduduk meningkat sekitar 176,4 ribu jiwa,yang terdiri dari ninety.577 laki-laki,dan 85.794 perempuan. Laju pertumbuhan penduduk yang paling tinggi di kabupaten termuda ini adalah di Kecamatan Tebing Tinggi Barat dengan angka sekitar 1,58 persen atau dari 13,0 ribu jiwa pada SP tahun 2000 menjadi 15,2 ribu jiwa pada SP tahun 2010 tahun ini.

Sedangkan yang terendah adalah di Kecamatan Rangsang Barat, sekitar 0,12 persen atau hasil SP pada tahun 2000 berjumlah 24,6 ribu jiwa menjadi 24,9 ribu jiwa pada SP 2010. Laju pertumbuhan penduduk di Kecamatan Tebing Tinggi(Kecamatan Tebing Tinggi Timur) 0,56 persen atau dari jumlah penduduk SP tahun 2000 berjumlah sekitar 62,2 ribu jiwa menjadi 65,8 ribu jiwa pada SP tahun 2010, di Kecamatan Rangsang laju pertumbuhan penduduk sekitar 0,87 persen dari jumlah penduduk pada SP tahun 2000 berjumlah 24,2 ribu jiwa menjadi 26,iv ribu jiwa pada SP 2010 tahun ini, dan di Kecamatan Merbau( Kecamatan Pulau Merbau ) laju pertumbuhan penduduknya tembus sekitar pada angka 0,47 persen atau dari jumlah penduduk 42,1 ribu jiwa pada SP 2000 lalu menjadi 44,1 ribu jiwa pada SP tahun 2010.

23,48 Persen Penduduk Tidak Menetap Berdasarkan hasil sensus penduduk (SP) BPS Kabupaten Bengkalis tahun 2010, jumlah penduduk yang tinggal di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan luas wilayah sekitar 3.760,thirteen Kilometer persegi, rata-rata kepadatan penduduk adalah sebanyak 47 jiwa per Kilometer persegi. Kecamatan yang paling tinggi tingkat kepadatan penduduknya yaitu Kecamatan Rangsang Barat, sebanyak 97 jiwa per Kilometer persegi, diikuti Kecamatan Tebing Tinggi sekitar 66 jiwa per Kilometer persegi.

Sedangkan kepadatan penduduk paling rendah adalah Kecamatan Tebing Tinggi Barat yakni 31 jiwa per Kilomter persegi. Sementara itu, dibandingkan dengan hasil pendataan yang terdaftar melalui catatan sipil setempat berjumlah sekitar 230 ribu jiwa dan pendataan melalui SP BPS tahun 2010 penduduk Kepulauan Meranti, bahwa hanya berjumlah 175 ribuan saja yang tinggal di daerah tersebut. Dapat dikatakan bahwa, setidaknya sekitar 23 persen lebih penduduk yang terdaftar di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak menetap.

Dari information itu terdapat selisih besar dari 230 ribu jiwa menjadi 175 jiwa, penyusutan itu karna bahwa penduduk yang sudah tidak terdaftar di capil setempat tidak menetap di sana. Mungkin saja karena belajar dan bekerja di luar daerahnya dan warga ini masih tercatat di capilduk.

Jumlah penduduk Kabupaten Kepulauan Meranti terus mengalami peningkatan setiap tahun. Berdasarkan data terakhir Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Kepulauan Meranti hingga Februari 2012 meningkat menjadi 238.412 ribu jiwa.[16]


[sunting
|
sunting sumber]

Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan dan Jenis Kelamin Hasil Sensus Penduduk (dalam ribuan)

Kecamatan Laki-laki Perempuan Laki-laki + Perempuan
Tebing Tinggi Barat 8,0 seven,2 15,2
Tebing Tinggi 27,nine 26,half-dozen 54,v
Rangsang 13,7 12,7 26,4
Rangsang Barat 12,five 12,four 24,ix
Merbau fifteen,2 14,3 29,five
Tebing Tinggi Timur 5,9 5,four 11,three
Pulau Merbau vii,3 7,iii 14,6
Kab. Kep. Meranti 90,5 85,nine 176,4

Ekonomi

[sunting
|
sunting sumber]

Pertumbuhan ekonomi

[sunting
|
sunting sumber]

Peta Kawasan Migas Di Kabupaten Kepulauan Meranti

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Meranti pada tahun 2009 yaitu sebesar 6,59 persen,dibandingkan dengan tahun 2008 berkisar vii,34 persen. PDRB per kapita dan pendapatan regional per kapita tahun 2009 mengalami peningkatan. Atas dasar harga berlaku,PDRB per kapita tahun 2008 sebesar Rp 20,67 juta menjadi Rp 24,43 juta pada tahun 2009. Atas dasar harga konstan 2000, PDRB per kapita tahun 2009 mengalami peningkatan dari sebesar Rp 6,13 juta pada tahun 2008 menjadi Rp 6,46 juta pada tahun 2009. Nilai ekspor di Kabupaten Kepulauan Meranti hingga Desember 2009 mencapai US$ x.759.426 . Nilai ekspor tersebut hanya dari Pelabuhan Selatpanjang. Nilai impor di Kabupaten Kepulauan Meranti selama 2009 mencapai Us$ 155.313 melalui pelabuhan Selatpanjang.

Sumber Daya Alam

[sunting
|
sunting sumber]

Peta Kawasan Hutan Tanaman Industri di Kabupaten Kepulauan Meranti

Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi sumber daya alam, baik sektor Migas maupun Non Migas, di sektor Migas berupa minyak bumi dan gas alam, yang terdapat di daerah kawasan pulau Padang. Di kawasan ini, telah beroperasi PT Kondur Petroleum S.A di daerah Kurau desa Lukit (Kecamatan Merbau), yang mampu produksi 8500 barel/hari.Selain minyak bumi, juga ada gas bumi sebesar 12 MMSCFD (juta kubik kaki per hari) yang direncanakan penggunaannya dimulai 2011–2020.

Di sektor Non MIgas kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi beberapa jenis perkebunan seperti sagu(Metroxylon sp) dengan produksi 440.309 ton/tahun(2006), kelapa: fifty.594,four ton/tahun, karet: 17.470 ton/tahun, pinang: 1.720,4 ton/tahun, kopi: 1.685,25 ton/tahun. Hingga kini potensi perkebunan hanya diperdagangkan dalam bentuk bahan baku keluar daerah Riau dan belum dimaksimalkan menjadi industri hilir, sehingga belum membawa nilai tambah yang mendampak luas bagi kesejahteraan masyarakat lokal.

Sementara di sektor kelautan dan perikanan dengan hasil tangkapan: 2.206,8 ton/tahun. Selain itu masih ada potensi dibidang kehutanan, industri pariwisata, potensi tambang dan energi.

Perdagangan

[sunting
|
sunting sumber]

Survei potensi industri dan perdagangan pada sektor industri mikro kecil terakhir kali dilakukan pada kabupaten yang memiliki empat pulau besar itu yakni Pulau Padang, Pulau Merbau, Pulau Rangsang, dan Pulau Tebing Tinggi menyebutkan industri rumah tangga hampir merata terdapat disetiap kecamatan.

Sebagian besar industri rumah tangga itu terdapat di Kecamatan Tebing Tinggi dengan jumlah 234 unit of measurement usaha, kemudian disusul Kecamtan Rangsang Barat 114 unit usaha, Kecamatan Rangsang 109 unit usaha, Kecamatan Merbau 38 unit usaha dan Kecamatan Tebing Tinggi Barat 37 unit usaha. Usaha yang digeluti itu antara lain anyaman tikar pandan, atap rumbia, pembuatan tempe, makanan ringan, arang, perabotan rumah tangga, batu bata, batako, pembuatan perahu/sampan, kopra, tepung sagu, mie sagu, sagu rendang, dan kopi. Sebagian produk dari industri rumah tangga itu juga dipasarkan ke luar daerah, seperti Batam, Cirebon bahkan sampai ke negeri jiran Malaysia dan Singapore dalam bentuk industri hulu.

Perikanan

[sunting
|
sunting sumber]

Masyarakat Kepulauan Meranti, khususnya daerah pesisir pantai Pulau Rangsang memiliki ketergantungan tinggi terharap produk produk perikanan hal itu sebagai produk yang diperdagangkan lokal sebagai sumber pemasukan pendapatan bagi masyarakat setempat.Setidaknya terdapat 47 spesies ikan yang telah dikenal sebagai ikan tangkapan masyarakat.Di antara ikan spesies yang dikenal ditangkapan masyarakat juga merupakan ikan komsumsi yang dikenal luas dan diperdagangan di restoran-restoran besar baik di Riau maupun Luar Riau,antara lain
Baung,Patin,Selais dan Toman
.Ikan ikan tersebut sangat potensial untuk dibudidaya sebagai alternatif mata pencaharian masyarakat Meranti khususnya masyarakat Pulau Rangsang.

Perkebunan dan Industri Sagu

[sunting
|
sunting sumber]

Meranti termasuk salah satu Kawasan Pengembangan Ketahanan Pangan Nasional karena penghasil sagu terbesar di Republic of indonesia. Selain itu masih ada kelapa, karet, kopi, pinang dan perikanan. Luas area tanaman sagu di Kepulauan Meranti ( 44,657 Ha / 2006 )yaitu 2,98% luas tanaman sagu nasional.Perkebunan sagu di Meranti telah menjadi sumber penghasilan utama hampir xx% masyarakat Meranti.Tanaman sagu atau rumbia termasuk dalam jenis tanaman palmae tropical yang menghasilkan kanji (starch) dalam batang (steam). Sebatang pohan sagu siap panen dapat menghasilkan 180 – 400 kg tepung sagu kering.

Tanaman sagu dewasa atau masak tebang (siap panen) berumur 8 sampai 12 tahun atau setinggi 3 – 5 meter. (Jong Foh Soon, Ph.D, PT National Timber Wood product). Produksi sagu (Tepung Sagu) di Kepulauan Meranti pertahun mencapai 440.339 Ton (tahun 2006). Produktivitas lahan tanaman sagu per tahun (kondisi eksisiting) dalam menghasilkan tepung sagu di Kepulauan Meranti mencapai nine,89 Ton/Ha.

Pada tahun 2006 di Kepulauan Meranti 440.000 ton lebih tepung sagu dihasilkan dari pabrik pengolahan sagu (kilang sagu). Tak didapat data pasti mengenai jumlah kilang dan kapasitas kilang pengolahan, namun diperkirakan terdapat 50 kilang sagu dengan mengunakan teknologi semi mekanis dan masih memanfaatkan sinar matahari untuk pengeringan (penjemuran). Terdapat dua kilang sagu yang telah beroperasi dan memproses sagu secara modern dengan kapasitas desain 6.000 dan 10.000 Ton tepung sagu kering per tahun.

Selain itu limbah dari pengolahan tual sagu berupa kulit batang sagu (ruyung), dapat dikembangkan jadi bio energi sebagai pengganti minyak tanah ataupun dibuat pellet sebagai bahan pencapur bahan bakar batubara untuk keperluan ekspor ke Eropa yang mulai dilirik investor Finlandia.

No Kecamatan Produksi (Ton)
one Merbau 169,766
2 Rangsang 10,656
iii Rangsang Barat
four Tebing Tinggi 233,625
5 Tebing Tinggi Barat 26,262
Jumlah Total 440,309

Industri pengolahan arang bakau

[sunting
|
sunting sumber]

Berdasarkan information Dinas Perindustrian dan Perdagangan,jumlah lokasi dan kapasitas produksi perusahaan industri arang bakau adalah:

  • 22 perusahaan berlokasi di Kecamatan Tebing Tinggi dengan kapasitas produksi ii.710/ton.
  • 14 perusahaan berlokasi di Kecamatan Rangsang dengan kapasitas produksi 1.540/ton
  • eleven perusahaan berlokasi di Kecamatan Merbau dengan kapasitas produksi 1.300/ton

Terus menipisnya kawasan area hutan bakau menjadi perhatian serius pemerintah karena disamping adalah menyangkut mata pencaharian masyarakat setempat untuk dimanfaat sebagai industri pabrik arang disisi lain juga menyangkut kerusakan ekosistem mangrove itu sendiri apabila terus di eksplotasi,hal ini di karena maraknya pengelolaan hutan bakau secara liar, menyebabkan kawasan hutan bakau terus menyempit setiap tahunnya.

Kerusaknya hutan bakau yang menjadi penyangga kawasan pantai menyebabkan terjadi abrasi di kawasan Kepulauan Meranti yang terjadi sepanjang tahun,terutama di kawasan barat dan utara pesisir pantai pulau rangsang,padang,dan merbau dan pesisir pantai kota Selatpanjang. abrasi yang bermuara dari rusaknya kawasan hutan bakau di pantai tidak hanya merusak tekstur pantai. Di sisi lain, dengan rusaknya kawasan hutan bakau, turut berdampak buruk pada eskosistem perairan pantai. Biota-biota pantai yang dulunya banyak ditemukan dan dijadikan sebagai sumber penghidupan masyarakat pantai, secara perlahan ikut musnah. Rusaknya eksositem ini menyebabkan terputusnya mata rantai makanan biota pantai yang kemudian menyebabkan matinya sejumlah biota pantai seperti udang dan ikan-ikan

Budidaya Sarang Burung Walet

[sunting
|
sunting sumber]

Sejak awal keberadaannya budidaya sarang burung walet menjadi primadona bagi masyarat Kabupaten Meranti,terutama daerah kawasan Kota Selatpanjang.Dalam Jangka x tahun dari tahun 2000 sampai sekarang telah menjamur ratusan penangkaran burung walet.hal tersebut dikarena permintaan komoditas sarang burung walet sangat tinggi.Dari tempat ini sarang burung walet diekspor ke
Singapore dan Hongkong(Mainland china).Ditempat ini harga sarang burung walet untuk kualitas terbaik bisa mencapai twenty juta per kg,walaupun disinyalir pola perdagangan melalui
Blackness Marketplace.Pedagang atau perantara biasa mendatangi langsung ke lokasi lokasi produsen sarang walet dan perkilonya dihargai cuma 9–12 juta per kg,Nilai itu jauh berbeda bila sarang burung walet dikelolah sendiri dan dijual langsung ke pusat perdagangan yang ada di Singapore dan Hongkong.

Tempat atau rumah penangkaran burung walet di daerah kawasan kota Selatpanjang,pada umumnya dimiliki oleh masyarakat yang dimiliki kemampuan finansial yang mapan,karena untuk membangun satu rumah biasa(kayu) perlu dana sekitar 100 juta untuk ukuran 5x10x12 thou.Biaya sebesar itu untuk komponen: Upah borongan tenaga kerja sekitar 25 juta,bahan baku kayu 17 juta, dan sisanya untuk perangkat budidaya itu sendiri.Pemelihara rumah walet tidak terlalu sulit kecuali pada saat awal dengan memasang perangkap suara buatan dan membuat sumber makanan walet dari nanas yan mulai membusuk.

Pariwisata

[sunting
|
sunting sumber]

Objek Wisata

[sunting
|
sunting sumber]

Visit Meranti archipelago Regency 2012

Vihara Sejahtera Sakti / Hoo Ann Kiong

Ornamen Gapura Chinese Temple di Sungai Juling

Festival Siraman Air yang dikenal dengan julukan Songkran dari Thailand ini juga terdapat di kota Selatpanjang di waktu imlek

Pemandangan Pantai Pulau Rangsang

Pantai rangsang (Desa Tanjung Kedabu)

  • Perayaan Imlek/Chinese New Yr di Selatpanjang

Imlek merupakan ajang promosi spektakuler wisata budaya unggulan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti,seperti hal terjadi di Bagansiapiapi–Rokan Hilir, yang mempunyai upacara adat Bakar Tongkang yang mampu mendatangkan turis lokal maupun internasional sebagai ajang promosi memperkenalkan daerah, produk multiusaha, seni budaya, aneka menu makanan, serta hiburan multietnis Indonesia.

Imlek tak ubahnya seperti tahun baru masehi atau tahun baru Hijriah bagi umat islam. Imlek adalah Tahun Baru Cina. Pada umumnya, yang banyak merayakan Imlek adalah warga Tionghoa. Namun bagi umat lain yang beraliran sama juga bisa merayakan Hari Raya Imlek.

Acara Perayaan Imlek memang sudah menjadi bagian dari tradisi di Kota Selatpanjang. Hampir setiap tahun perayaan Imlek di kota ini dirayakan sangat meriah bahkan juga termasuk Perayaan Imlek yang paling meriah di kawasan Provinsi Riau. Apalagi pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Meranti juga sudah menjadikan ivent perayaan Imlek sebagai salah satu asset wisata tahunan yang masuk kedalam Kalender Wisata Riau.Puluhan ribu orang baik dari dalam maupun luar Selatpanjang bahkan wisatawan dari luar negeri seperti Singapore,Malaysia,Hongkong,China,Taiwan,Australia akan membanjiri Kota Selatpanjang untuk turut serta memeriahkan perayaan Imlek.Imlek bagi sejumlah warga Tionghoa Selatpanjang yang berada di luar daerah maupun di luar negeri dijadikan ajang Tradisi Mudik, ini sudah berlangsung lama bahkan mereka anggap sebagai momentum penting untuk mudik ke tanah kelahiran. Rangkaian kemeriahan perayaan Imlek di kota Selatpanjang ada sedikit berbeda dengan dibandingkan daerah lain seperti Pontianak, Singkawang, Palembang, Pangkal Pinang, Medan, Binjai, Semarang dan Bagansiapiapi, di mana didaerah lain kemeriahan imlek cuma berlangsung satu atau dua,tiga hari saja yaitu hari ke i (pertama) dan pada hari ke fifteen (Cap get meh), tetapi kemeriahan imlek di Selatpanjang berlangsung selama seven hari berturut-turut yaitu dari hari awal menjelang imlek sampai hari ke 6 ( Cue Lak ).Hal ini menjadikan Selatpanjang sebagai kota yang mempunyai rangkaian acara kemeriahan imlek terlama di seluruh Indonesia. Puncak acara Perayaan Tahun Baru Imlek di Selatpanjang berlangsung pada hari ke-6 bulan pertama Tahun Baru Imlek yang biasanya disebut Cue Lak (Bahasa Hokkian),tetapi kemeriahannya mulai terasa dihari H-seven yaitu seminggu sebelum jatuhnya perayaan Imlek.

Mengawali penyambutan tahun baru imlek di selatpanjang di pusatkan di Vihara Sejahtera Sakti, Selain mengelarkan sembahyang,yang paling unik didaerah ini adalah warga yang merayakan juga berkeliling kota pada waktu sore hari dengan mengunakan Bentor ( Becak Motor ) biasanya berlansung selama 6 hari. Sebelum puncak acara imlek biasa diawali Festival Kembang Api pada hari Ke 5, durasi kembang api biasa berlangsung cukup lama,kurang lebih (±)sampai 3 jam lamanya tanpa henti,hal itu yang membuat ketertarikan wisatawan dari dalam maupun luar negeri untuk menyaksikan,karena itu imlek secara tidak langsung menjadi ajang promosi spektakuler wisata budaya unggulan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti

Pada puncak perayaan imlek merupakan hari di mana bertepatan dilangsungkan perayaan untuk ulang tahun Dewa 清水祖師 Qing Shui Zu Shi[17].(Bahasa Standard mandarin)/Ching Cui Co Su (Bahasa Hokkian)(nama dewa).Pada moment ini warga Tionghoa menyakinkan bahwa sang Dewa tersebut sedang turun ke bumi dengan maksud untuk mengusir unsur unsur kejahatan dan memberikan kemakmuran dan ketentraman bagi warga kota Selatpanjang. Untuk itu diadakan penyambutan khusus dengan menggotong tandu patung Dewa dan dipawai berkeliling kota melewati beberapa kelenteng lain disertai menggelar atraksi tarian Liong (naga), dan atraksi Barongsai(singa) dan diiringi seni budaya Jawa reog ponorogo yang berasal dari Jawa Timur.Perayaan pada Cue Lak tersebut juga diiringi oleh para tetua atau orang yang terpilih dan dirasuki oleh roh para dewa yang biasa disebut Thangkie yaitu di mana raga atau tubuh orang tersebut dijadikan alat komunikasi atau perantara roh dewa tersebut, hal itu ada kesamaan di kota singkawang ( kalimantan Barat ) yang biasa dikenal Tatung.

Konon, perayaan Imlek di Selatpanjang dapat juga diartikan sebagai sebuah rezeki bagi seluruh masyarakat yang tinggal di daerah ini. Oleh karena itu tidak mengherankan apabila masyarakat yang non etnis Tionghoa biasanya juga turut ikut meramaikan perayaan Imlek dengan iring-iringan reog Ponorogo (bagi masyarakat Jawa) dan atraksi-atraksi kesenian lain yang merupakan tradisi dari daerah setempat.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat lebih mempromosikan kecintaan masyarakat akan khasanah pluralitas seni dan budaya yang ada di masyarakat. Di Daerah sinilah keunikan acara perayaan Imlek, di mana berbagai macam suku bangsa dan agama dapat berbaur, sehingga kerukunan umat beragama di Meranti, terutama di Kota Selatpanjang, selalu terjaga dengan baik.Perayaan biasanya dirayakan pada bulan Januari atau Februari.

  • Kelenteng Hoo Ann Kiong (Vihara Sejahtera Sakti)

Kelenteng Hoo Ann Kiong atau lebih dikenal luas sebagai Vihara Sejahtera Sakti (bahasa Hokkian: Tua Pek Kong Bio), adalah kelenteng tertua yang ada di Selatpanjang. Kelenteng 廟 (Miào: bahasa Standard mandarin) ini juga merupakan kelenteng tertua di Provinsi Riau.Bangunan ini merupakan salah satu aset cagar budaya di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kelenteng ini didirikan pada masa kolonial Belanda dan sampai hari ini belum diketahui dengan pasti tahun kapan berdirinya. Diperkirakan, Kelenteng Hoo Ann Kiong berdiri pada awal tahun 1800. Sejarawan memprediksi kelenteng ini berumur lebih dari 150 tahun setelah dilihat dari relief arsitektur bangunannya.Kelenteng ini sangat dikenal luas oleh masyarakat Selatpanjang maupun masyarakat luar Selatpanjang sebagai tempat ibadah utama bagi umat Konghuchu maupun umat Buddha.

  • Wisata Bahari Pesisir Pantai Pulau Rangsang

Wisata bahari pantai pesisir Pulau rangsang menjadi alternatif ekowisata Kabupaten Meranti,didaerah ini terdapat perkampungan desa nelayan,tambak dan hamparan pantai yang tercampur lumpur dan pasir,pesisir sepanjang pantai utara Pulau Rangsang berbatasan langsung dengan Selat Malaka.luasan pantai ini berubah-ubah karena terpengaruh pasang surut laut.

  • Tasik Nambus/Nambus Lake

Berlokasi di Desa Tanjung,pulau Tebing Tinggi, kira-kira thirty menit dengan menggunakan jalan darat dari pelabuhan Selat Panjang. Tasik Nambus dikelilingi hutan lindung, selama bulan syafar masyarakat setempat melakukan pemandian di danau ini.

  • Tasik Air Putih/Air Putih Lake

Satu-satunya tasik terlebar di kabupaten Kepulauan Meranti yaitu 800 meter yang terletak di Pulau Rangsang sebelah selatan Kota Selatpanjang. Tasik ini dapat dicapai melalui Desa Teluk Samak dan Desa Tanjung Samak yang merupakan ibukota Kecamatan Rangsang. Di sepanjang tepi tasik ditumbuhi oleh pohon palem merah menjadikan fenomena keunikan yang tidak dijumpai di tasik lain. Selain itu, terdapat juga pulau yang berada di tengah tasik yang menjadikan nilai tambah.

  • Tasik Putri Pepuyu/Putri Pepuyu Lake

Berlokasi Desa Tanjung Padang / Pulau Padang Kecamatan Merbau, merupakan daerah di tengah hutan lindung yang belum banyak disentuh oleh manusia sehingga belum ada kerusakan dan perubahan. Tasik Putri Pepuyu terkenal denga legenda tentang cinta Raja Terubuk dan Putri Pepuyu yang tidak kesampaian. Tasik Putri Pepuyu mempunyai potensi wisata seperti berkemah, berperahu dan lain-lain

  • Pulau Legenda Dedap Durhaka/Dedap Durhaka Legend Island

Pulau Legenda Dedap Durhaka, berlokasi di Selat Bengkalis, Kecamatan Merbau, pulau yang mempunyai legenda sama seperti legenda Malin Kundang di Padang/Sumatra Barat, kisah seorang anak lelaki Melayu yang telah merantau kaya raya yang bernama Dedap yang durhaka kepada ibunya dan dikutuk. Di pulau ini terdapat pohon mempelam (mangga) yang mana buah bagian atasnya manis rasanya dan bagian bawah asam rasanya dan terdapat sepasang kera sebagai penunggu pulau ini.

Seni dan Budaya

[sunting
|
sunting sumber]

Visit Meranti archipelago Regency 2012

  • Pagelaran Seni Melayu Tari Zapin

Zapin merupakan hasanah tarian rumpun Melayu yang mendapat pengaruh dari Arab. Tari Zapin pada mulanya merupakan tarian hiburan dikalangan raja-raja di istana setelah dibawa oleh para pedagang-pedagang di awal abad ke-16.Tarian tradisional ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur, digunakan sebagai media dakwah Islamiyah melalui syair lagu-lagu zapin yang didendangkan. Musik pengiringnya terdiri dari dua alat yang utama yaitu alat musik petik gambus dan tiga buah alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marwas.Tarian ini biasa ditarikan oleh penari perempuan bahkan penari campuran laki-laki dengan perempuan. Pagelaran Seni ini biasa dilakukan pada hari hari tertentu yang dianggap penting oleh masyarakat Selatpanjang seperti hari hari besar keagaamaan ataupun dalam acara pernikahan.

  • Fiesta Bokor Riviera

Suatu Even untuk memperkuat tali Persaudaraan (Silahturahmi) & Menjunjung Tinggi Nilai Khasanah Budaya Melayu serta memperkenalkan wisata alam hutan mangrove didaerah Meranti.Even ini di selenggarakan di desa Bokor,Kecamatan Rangsang Barat.

Kuliner

[sunting
|
sunting sumber]

Selatpanjang juga dikenal sebagai kota kuliner.Daerah ini terdapat bermacam jenis makanan yang punya ciri khas tertentu seperti:

Mie Sagu merupakan makanan khas Selatpanjang yang sangat terkenal

Miso merupakan makanan khas Selatpanjang yang telah terkenal

  • Mie Sagu

Mie Sagu merupakan makanan khas dari daerah Selat Panjang,dan sudah dikenal luas keseluruh penjuru indonesia,bahkan luar negeri.Karena bahannya dari sagu,mie ini warnanya agak bening dan rasanya agak kenyal,tekstur kenyalnya seperti karet gelang dan warnanya seperti bihun hanya lebih bening dan ukurannya lebih besar. Rasa dan aromanya pun lain, punya ciri khas, tidak seperti mie basah ataupun bihun.Penyajian makanan ini sudah beragam tetapi pada umumnya penyajian digoreng dengan taburan kucai,tauge,udang,ikan teri dll.

  • Mie Sultan

Mie ini juga makanan khas dari Selatpajang.Mie Sultan terdiri dari campuran mie kuning yang telah direbus, bakwan udang, irisan telur, tauge, dan irisan mentimun. Plus taburan bawang goreng dan irisan seledri. Kuahnya dari kuah kacang yang kental dan mempunyai smell rasa kacang yang sangat dominan dalam rasa dan terasa pedas.

  • Rama Rama Lada Hitam/Ma Cao Hey Selatpanjang

Rama rama adalah sejenis lopster lumpur( Thalassina anomola/mud lobster ).Masyarakat Selatpanjang menyebutnya sebagai rama rama/Ma Cau Hey atau lopster bakau. Bentuknya seperti lopster tetapi ukuran lebih kecil selain lembut dagingnya, rasanya seperti daging kepiting ataupun daging lopster,kaya akan gizi. Kandungan protein yang terkandung juga tinggi.Cara penyajian biasa dimasak seperti memasak kepiting lada hitam dengan saus tomat, cabe, nanas,dan kacang yg digiling dengan jumlah minyak yang banyak. Hasil ini rasanya unik dengan rasa manis dan pedas dari makanan laut yang tampak aneh,makanan ini termasuk makanan lezat dan langka.

  • Miso

Miso adalah sejenis mie kuah,mie ini terdiri mie kuning dan mie bihun yang telah di rebus dan ditaburi tahu,daging ayam,bawang goreng dan irisan seledri dengan disiram kuah sup yang mempunyai ciri khas dengan aroma yang kental dan harum serta dengan paduan kecap dan cabe rawit sehingga rasanya keseluruhan terasa asin dan pedas.

Transportasi

[sunting
|
sunting sumber]

Sebagai daerah yang terletak pada bagian paling luar Provinsi Riau, kawasan ini merupakan jalur lintas antar provinsi bahkan antar negara (Singapura dan Malaysia), karena letak antara kawasan yang satu dengan yang lain saling berdekatan. Transportasi laut lebih mengambil peranan penting diwilayah ini karena letaknya di kepulauan.Kawasan ini khususnya di kota selatpanjang telah memiliki Pelabuhan Ferry yaitu Pelabuhan Tanjung Harapan yang melayani jalur akses Domestik maupun Internasional,seperti akses dari Pekanbaru menuju Pulau Batam/tanjung pinang atau Tanjung Balai Karimun dan sebaliknya,Disamping itu sejak tahun 2007 telah dibuka jalur khusus dari Selatpanjang langsung menuju Batu pahat , Malaysia. Dibanding dengan jarak antara Selatpanjang dengan Pekanbaru dan Pulau Batam, jarak antara Selatpanjang dengan Batupahat lebih dekat, waktu yang dibutuhkan hanya ditempuh sekitar 1,v–2 jam perjalanan.Kota Selatpanjang juga merupakan jalur transit keberbagai daerah Riau seperti Dumai (154 km), Bengkalis (81 km), Batam (106 km), Siak (76 km) dan Pekanbaru (150 km) ataupun kota kota negara yang bertetangga dengan indonesia seperti Muar (110 km), Batu Pahat (95 km), Johor Baru (128 km), Tanjung Pelepas (105 km), dan Singapura (117 km).

Disamping akses transportasi laut telah juga dibangun akses darat yaitu pembangunan jalan dan pembangunan dermaga rool on-rool off ( Roro ) yang menghubungkan Pulau Sumatra dan Pulau Tebing Tinggi, yaitu yang menghubungkan Kampung Barak,Desa Tanjung Peranap Kecamatan Tebing Tinggi Barat dengan desa mengkapan,kawasan Buton,Kabupaten Siak. Khusus untuk jalur udara Kabupaten Kepulauan Meranti masih dalam tahap perencanaan untuk pembangunan pelabuhan udara perintis di daerah kecamatan Tebingtinggi Barat.

Galeri

[sunting
|
sunting sumber]

Info Tambahan

[sunting
|
sunting sumber]

Dalam upaya penyebaran informasi ke seluruh negeri, Pemerintah kabupaten Kepulauan Meranti pun sudah memiliki satu-satunya koran lokal, yakni MERANTI POS, Surat kabar inilah yang mampu menjangkau seluruh negeri, untuk menyebarkan berbagai perkembangan Meranti, baik perdagangan, pariwisata, sosial budaya, serta potensi invetasi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain itu juga ada kantor berita media online yang di kelola pihak swasta, yakni www.merantionline.com.

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^

    https://riaupos.jawapos.com/kepulauan-meranti/22/12/2021/264270/bupati-usulkan-pj-sekda-meranti-ke-pemprov-riau.html
  2. ^


    a




    b




    c




    “Kabupaten Kepulauan Meranti Dalam Angka 2021”
    (pdf).
    www.merantikab.bps.go.id. hlm. 47. Diakses tanggal
    i April
    2021
    .





  3. ^


    “Visualisasi Data Kependuduakan – Kementerian Dalam Negeri 2020”.
    www.dukcapil.kemendagri.get.id
    . Diakses tanggal
    one April
    2021
    .





  4. ^


    “Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Kepulauan Meranti”.
    www.sp2010.bps.go.id
    . Diakses tanggal
    xix Februari
    2020
    .





  5. ^


    “Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021”.
    www.bps.become.id
    . Diakses tanggal
    4 Desember
    2021
    .





  6. ^


    “world wide web.haluankepri.com”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-01. Diakses tanggal
    2011-09-15
    .





  7. ^


    “www.merantikab.go.id”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-02. Diakses tanggal
    2012-01-03
    .





  8. ^


    “Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020”
    (PDF).
    world wide web.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal
    1 April
    2021
    .




  9. ^


    a




    b




    “Kabupaten Kepulauan Meranti Dalam Angka 2019”.
    www.merantikab.bps.go.id
    . Diakses tanggal
    xix Februari
    2020
    .





  10. ^


    “Salinan arsip”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-01. Diakses tanggal
    2012-09-08
    .





  11. ^


    “http://riautourismboard.com”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-09-28. Diakses tanggal
    2011-07-15
    .





  12. ^

    www.setneg.go.id

  13. ^

    http://world wide web.bengkalis.become.id Diarsipkan 2010-08-13 di Wayback Machine. Mendagri Lantik Syamsuar Plt.Bupati Meranti Diarsipkan 2011-07-21 di Wayback Auto.

  14. ^

    Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Periode 2014-2019

  15. ^

    Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti 2019-2024

  16. ^


    “http://utusanriau.com”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-02. Diakses tanggal
    2012-04-19
    .





  17. ^


    “http://jindeyuan.org”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-08-08. Diakses tanggal
    2011-09-08
    .




Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Indonesia)

    Situs web resmi

    Sunting ini di Wikidata



Peranan Hukum Pembangunan Ekonomi Di Daerah Kabupaten Meranti Riau

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kepulauan_Meranti

Baca :   Strategi Pembangunan Daerah Melalui Ekonomi Kreatif

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …