Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Pada Tahun 2015-2017

Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Pada Tahun 2015-2017

Tertinggi Sejak 2014, BPS: Pertumbuhan Ekonomi 2017 Capai five,07%



Anak-anak menggunakan alat komunikasi di Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Sabtu (27/1). Pemerintah menargetkan pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) untuk cyberspace berkecepatan tinggi selesai pada 2019 di 180 kecamatan yang tersebar di 12 provinsi diantaranya Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. –
(antarafoto)

Djakarta, Kominfo –
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2017 mencapai five,07 persen atau lebih tinggi dibanding capaian 2016 sebesar 5,03%. Angka pertumbuhan ekonomi 2017 itu bahkan merupakan yang tertinggi sejak 2014 lalu.
Information BPS menunjukkan, pertumbuhan ekonomi pada masa awal pemerintahan Presiden Joko Widodo – Wakil Presiden Jusuf Kalla tahun 2014 mencapai 5,02 persen, lalu turun di tahun 2015 menjadi 4,79 persen, naik di tahun 2016 menjadi 5,03 persen dan tahun 2017 ini menjadi five,07 persen.
Kepala BPS Dr. Suhariyanto menyatakan, pertumbuhan ekonomi pada 2017 terjadi pada seluruh lapangan usaha, dengan Informasi dan Komunikasi mencapai pertumbuhan tertinggi sebesar nine,81 persen,  diikuti oleh Jasa Lainnya sebesar 8,66 persen; dan Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,49 persen.

“Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017, Industri Pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,91 persen, diikuti Konstruksi sebesar 0,67 persen, dan Perdagangan Besar-Eceran;  Reparasi Mobil-Sepeda Motor sebesar 0,59 persen,” jelas Suhariyanto kepada wartawan di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (05/02/2018) siang.
Kepala BPS itu juga menyampaikan, struktur perekonomian Republic of indonesia menurut lapangan usaha tahun 2017 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu: Industri Pengolahan (20,xvi persen); Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (13,14 persen); dan Perdagangan Besar-Eceran, serta Reparasi Mobil-Sepeda Motor (13,01 persen).
Adapun menurut wilayah, menurut Kepala BPS Suhariyanto, struktur perekonomian Republic of indonesia secara spasial pada tahun 2017 masih didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa  yang memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 58,49 persen, kemudian Pulau Sumatera sebesar 21,66 persen, Pulau Kalimantan 8,20 persen, Pulau Sulawesi vi,11 persen, dan sisanya 5,54 persen di pulau-pulau lainnya.

Baca :   Permasalahan Pembangunan Ekonomi Di Jakarta

Pertumbuhan Triwulan Iv-2017

Dalam kesempatan itu Kepala BPS juga menyampaikan, bahwa pada triwulan IV-2017, pertumbuhan ekonomi mencapai five,19 persen dibandingkan denan triwulan IV-2016 (y-o-y).
Ia menyebutkan, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Perusahaan sebesar 9,25 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar viii,fifty persen.
“Ekonomi Indonesia triwulan IV-2017 bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) mengalami kontraksi sebesar 1,seventy persen,” kata Suhariyanto seraya menambahkan  dari  sisi produksi, hal ini disebabkan oleh efek musiman pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang mengalami kontraksi 21,60 persen. Adapun dari sisi pengeluaran, lanjut Suhariyanto, hal itu disebabkan oleh penurunan Ekspor.

Sumber

Peringatan Sumpah Pemuda, Momentum Bangkitkan Ekonomi dan Konten Kreatif

Beberapa upaya yang dapat dilakukan, seperti mencegah disinformasi dan berita hoaks menjadi langkah untuk memajukan bangsa di sektor digital Selengkapnya

Pemerintah Ramu Strategi Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional

Momentum pemulihan ekonomi nasional juga terus dijaga oleh Pemerintah dengan menerapkan berbagai strategi. Selengkapnya

Presiden: Pemulihan Ekonomi Indonesia Relatif Masih Kuat

Berbagai indikator seperti realisasi pendapatan negara yang didorong oleh tumbuhnya pendapatan pajak, angka optimisme konsumen, hingga indek Selengkapnya

Kota Sofifi akan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru Maluku Utara

Namun, sebagai sebuah ibu kota provinsi, Kota Sofifi masih harus dilengkapi dengan sarana infrastruktur lainnya. Selengkapnya

Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Pada Tahun 2015-2017

Source: https://www.kominfo.go.id/content/detail/12547/tertinggi-sejak-2014-bps-pertumbuhan-ekonomi-2017-capai-507/0/berita

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …