Proses Pembangunan Ekonomi Di Indonesia

Proses Pembangunan Ekonomi Di Indonesia

tirto.id – Pembangunan ekonomi merupakan proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan per kapita, dengan turut memperhitungkan pertumbuhan penduduk atau pun perubahan fundamental struktur ekonomi suatu negara, termasuk pemerataan pendapatan bagi penduduk negara tersebut.

Pembangunan ekonomi erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi. Kaitan kedua bidang itu adalah, pertumbuhan ekonomi menjadi bagian dari pembangunan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi perekonomian melalui kenaikan pendapatan nasional. Hanya saja, pada pembangunan ekonomi cakupannya lebih luas hingga ke pembangunan bidang lain yang ikut berpengaruh pada perbaikan taraf hidup masyarakat.

Strategi Pembangunan Ekonomi

Mengutip modul Ekonomi Kelas XI (2020) terbitan Kemdikbud, strategi pembangunan suatu negara dapat dilakukan melalui jalan berikut:

  1. Strategi pembangunan. Strategi ini terpusat pada pembentukan modal, lalu memanfaatkannya secara seimbang, terarah, dan memusat.
  2. Strategi pembangunan dengan pemerataan. Strategi ini menekankan pada peningkatan pembangunan lewat teknik social engineering, yaitu penyusunan perencanaan induk dan paket program terpadu.
  3. Membuat dan melaksanakan perencanaan pembangunan. Tujuan konsep ini adalah mencapai sasaran pembangunan ekonomi.
  4. Mengembangkan kegiatan ekonomi. Pengembangan kegiatan ekonomi memerlukan modal tidak sedikit. Pemerintah perlu ikut mendukung kegiatan modernisasi dari sosialisasi sampai pemberian subsidi.
  5. Meningkatkan tabungan dan investasi. Pembangunan ekonomi memerlukan modal dari tabungan dan investasi. Keduanya dapat ditingkatkan melalui perbaikan kualitas pendidikan sehingga masyarakat mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatannya.
  6. Meningkatkan kualitas pendidikan. Pendidikan yang berkualitas dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas pula. Ini menjadi modal baik dalam memajukan pembangunan ekonomi.
  7. Strategi ketergantungan. Konsep ini diterapkan terutama pada negara berkembang. Sebab negara-negara berkembang mengalami ketergantungan pda pihak atau negara lainnya.
  8. Strategi pendekatan kebutuhan pokok. Strategi ini untuk menanggulangi kemiskinan secara massal. Usaha-usaha diarahkan pada penciptaan lapangan kerja, kebutuhan pokok, dan sebagainya sehingga masyarakat dapat menjangkau pemenuhan kebutuhan pokok.
Baca :   Akreditasi Ban Pt Uns Prodi Ekonomi Pembangunan

Perencanaan Ekonomi

Dalam pembangunan ekonomi diperlukan perencanaan ekonomi yang matang. Perencanaan ekonomi adalah serangkaian sasaran atau target ekonomi secara kuantitatif, yang secara khusus mesti dicapai pada jangka waktu tertentu.

Rencana ekonomi sendiri dapat mencakup secara keseluruhan (komprehensif) atau parsial (sebagian).

Sementara menurut Edi Wibowo dalam buku Perencanaan dan Strategi Pembangunan di Indonesia, perencanaan ekonomi adalah usaha sadar dari suatu pemerintahan dalam memengaruhi, mengarahkan, hingga mengendalikan perubahan variable-variabel ekonomi yang utama.

Contoh variabel tersebut yaitu Gdp (Gdp), konsumsi, investasi, tabungan, dan lain-lain.

Perencanaan ekonomi memiliki tujuan untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Mengutip modul Ekonomi Kelas XI dari Kemdikbud, ada tiga ciri dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yaitu:

1. Meningkatnya pendapatan perkapita.

ii. Mengubah struktur ekonomi.

3. Meningkatnya kesempatan kerja pada masyarakat.

Langkah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi diperlukan peningkatan laju pembentukan modal yang perlu dilakukan negara. Caranya dengan menaikkan tingkat pendapatan, tabungan, dan investasi.

Sebagai negara berkembang, Republic of indonesia memiliki hambatan pada laju pembentukan modal. Salah satu faktornya yaitu tingkat kemiskinan yang tinggi yang berakibat rendahnya tingkat tabungan karena pendapatan turut rendah.

Efeknya seperti lingkaran setan yang turut memengaruhi rendahnya investasi, modal, dan produktivitas.

Sebagai langkah perencanaan untuk menghadapi kendala lingkaran setan tersebut dengan jalan:

  1. Melakukan pembangunan terencana memakai modal dari luar negeri yang disebut industrialisasi terproteksi.
  2. Menghimpun tabungan wajib yang disebut industrialisasi dengan kemampuan sendiri.

Perencanaan tersebut dilakukan untuk memperbaiki dan memperkuat mekanisme pasar. Di samping itu, langkah tersebut dapat mengurangi pengangguran.

Baca juga:

  • Pengamalan dan Perwujudan Nilai-Nilai Pancasila di Bidang Ekonomi
  • Pembangunan Ekonomi: Definisi, Tahapan dan Masalahnya
  • Definisi Pertumbuhan Ekonomi dan Teorinya Menurut Para Ahli
Baca :   Pembangunan Ekonomi Juga Merupakan Suatu Proses Pembangunan

Baca juga
artikel terkait
PEMBANGUNAN EKONOMI
atau
tulisan menarik lainnya
Ilham Choirul Anwar

(tirto.id – ica/ulf)


Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Maria Ulfa
Kontributor: Ilham Choirul Anwar

Subscribe for updates
Unsubscribe from updates

Yang dimaksud dengan perencanaan pembangunan ekonomi daerah adalah upaya untuk merencanakan penggunaan sumber daya publik yang tersedia disuatu wilayah menjadi lebih dari sebelumnya melalui perbaikan kapasitas sektor swasta dalam menciptakan nilai sumber daya secara bertanggung jawab. Ada sejumlah alasan mengapa diperlukan perencanaan pembangunan daerah. Pertama, berbedanya kondisi sosial ekonomi disetiap daerah. Kedua, berbedanya tingkat pembangunan antar daerah. Ketiga, adanya ketimpangan ekonomi antar daerah. Keempat, adanya ekspansi ekonomi suatu daerah ke daerah lain.

Tujuan perencanaan pembangunan ekonomi daerah antara lain, mengarahkan kegiatan sebagai pedoman kegiatan kepada pencapaian tujuan pembangunan, Memperbaiki penggunaan sumber daya publik yang tersedia. Memperbaiki kapasitas sektor swasta dalam menciptakan nilai-nilai sumber daya swasta secara bertanggung jawab demi kepentingan pembangunan masyarakat secara menyeluruh. Memperkirakan potensi, prospek perkembangan, hambatan dan resiko masa yang akan datang. Memberi kesempatan untuk memperoleh pilihan terbaik. Memperoleh skala prioritas dari kepentingan tujuan. Sebagai alat pengukur atau standard  pada waktu pengawasan dan evaluasi.

Mekanisme perencanaan pembangunan ekonomi wilayah ada empat tipe mekanisme perencanaan pembangunan ekonomi wilayah. Pertama, melalui proses politik, dimana perencanaan ekonoomi pembangunan merupakan bagian dari visi dan misi kepala daerah terpilih baik tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten Kota. Kedua, melalui proses pendekatan teknokrat. Perusahaan  swasta dengan meminta ijin kepada pemerintah daerah merencanakan pembangunan ekonomi melalui kegiatan pembangunan antara lain pembangunan pertambangan, perkebunan, perumahan, pasar, kawasan wisata dan lain-lain. Ketiga, perencanaan pembangunan ekonomi dengan pendekatan partisipatif. Pemerintah membuka peluang kepada masyarakat untuk ikut serta dalam pemanfaatan summber daya alam melalui pembinaan dan arahan dari pemerintah. Keempat, perencanaan pembangunan ekonomi secara Summit Downwards dan Bottom Up oleh struktur organisasi pemerintah.

Baca :   Pendapat Dr Sumitro Djojohadikusumo Mengenai Hakikat Pembangunan Ekonomi

Infrastruktur dasar perencanaan pembangunan ekonomi daerah mestinya dilakukan secara berkelanjutan atas dasar prinsip keterpaduan, keberlanjutan dan keadilan sosial. Infrastruktur dasar mesti dijadikan prioritas pembangunannya oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan dunia usaha. Jalan dan jembatan, listrik, telekomunikasi, air bersih serta gas mesti menjadi prioritas utama disetiap satuan wilayah mulai dai pedesaan sampai perkotaan. Hanya dengan begitu maka kawasan perekonomian wilayahh, pemukiman, pendidikan, pasar dan pelayanan publik lainnya akan berdaya guna dan berhasil guna.

Selanjutnya perencanaan pembangunan ekonomi daerah mesti didukung oleh terciptanya rasa aman di daerah itu. Lancarnya sistem transportasi dari ddan menuju sentra produksi, tersedianya infrastruktur pasar yang memadai, tersedianya industri pengolahan bahan baku mesti dijamin oleh pemerintah daerah. Dengan demikian maka perekonomian di daerah itu akan mengalami  kemajuan yang pesat. Sebaliknya jika tidak menjadi prioritas pemerintah daerah maka akan terjadi kelambanan dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi. Hanya dengan pertumbuhan yang memadai maka distribusi kesejeahteraan akan terjadi.

Proses Pembangunan Ekonomi Di Indonesia

Source: https://ujiansekolah.org/perencanaan-pembangunan-ekonomi-di-indonesia/

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …