Sistem Pembangunan Ekonomi Pertanian Pdf

Sistem Pembangunan Ekonomi Pertanian Pdf

Republik Persatuan Myanmar

ပြည်ထောင်စု သမ္မတ မြန်မာနိုင်ငံတော်‌

Pyidaunzu Thanmăda Myănma Nainngandaw
(Burma)

Bendera

{{{coat_alt}}}

Lambang

Semboyan:

Lagu kebangsaan:

ကမ္ဘာမကျေ

Kambha Ma Kye

(Indonesia: “Hingga Dunia Berakhir”)

Myanmar (orthographic projection).svg
Perlihatkan Bumi

Location Burma (Myanmar) ASEAN.svg
Perlihatkan peta ASEAN

Flag map of Burma (Myanmar).svg
Perlihatkan peta Bendera

Lokasi
Myanmar

(hijau)

di Association of southeast asian nations

(abu-abu tua)  –  [Legenda]

Lokasi Myanmar
Ibu kota Naypyidaw¹




19°45′N
96°6′E


 / 

19.750°N 96.100°E
 /
xix.750; 96.100


Kota terbesar Yangon²




16°42′Northward
96°36′E


 / 

16.700°Northward 96.600°East
 /
16.700; 96.600


Bahasa resmi Burma
Bahasa yang diakui
Inggris
Bahasa daerah
yang diakui
  • Chin
  • Kachin
  • Karen
  • Kayah
  • Mon
  • Arakan
  • Shan
Aksara resmi Aksara Burma
Kelompok etnik

(2018[1]
[2])

  • 68% Bamar
  • 9% Shan
  • 7% Karen
  • 4% Rakhine
  • three% Tionghoa
  • 2% India
  • 2% Mon
  • 5% Lainnya
Agama
  • 87,9% Buddha
  • 6,2% Kristen
  • iv,3% Islam
  • ane,6% Lainnya[3]
Demonim Burmese / Myanma[4]
Pemerintahan Kesatuan semi-presidensial junta militer republik konstitusional

• Presiden

Myint Swe

• Perdana Menteri

dan
Ketua Dewan Administrasi Negara

Min Aung Hlaing

• Wakil Perdana Menteri

dan
Wakil Ketua Dewan Administrasi Negara

Soe Win
Legislatif Pyidaungsu Hluttaw

 – Majelis Tinggi

Amyotha Hluttaw

 – Majelis Rendah

Pyithu Hluttaw
Pembentukan

• Negara kota Pyu

ca.
 180 SM

• Kerajaan Heathen

23 Desember 849

• Dinasti Taungoo

16 Oktober 1510

• Dinasti Konbaung

29 Februari 1752

• Burma Britania (Aneksasi oleh Inggris)

1824–1948
(ane Januari 1886)

• Kemerdekaan dari Britania Raya

four Januari 1948

• Kudeta pertama

2 Maret 1962

• Persatuan Burma dan Republik Sosialis

1962-1988

• Pergantian nama dari “Burma” menjadi “Myanmar”

18 Juni 1989

• Pemulihan kepresidenan

xxx Maret 2011

• Kudeta kedua

1 Februari 2021
Luas

 – Full

676.578 km2
(39)

 – Perairan (%)

three,06
Populasi

 – Perkiraan 2022

57.526.449[5]
(25)

 – Kepadatan

/km2
(125)
PDB(KKB) 2022

 – Total

Kenaikan
$260,274 miliar[6]
(63)

 – Per kapita

Kenaikan
$4.830[vi]
(142)
PDB(nominal) 2022

 – Total

Penurunan
$59,530 miliar[6]
(71)

 – Per kapita

Penurunan
$1.105[half dozen]
(160)
Gini(2017)  30,7[7]


sedang
IPM(2021) Penurunan 0,585[8]


sedang
 · 149
Mata uang Kyat (M)

(MMK)
Zona waktu MMT
(UTC+06.30)
Lajur kemudi kanan
Kode telepon +95
Kode ISO 3166 MM
Ranah Net .mm
  1. Juga dieja “Nay Pyi Taw”.
  2. Juga dieja “Rangoon”.

Republik Persatuan Myanmar
(bahasa Myanmar:

ပြည်ထောင်စု သမ္မတ မြန်မာနိုင်ငံတော်
, MLCTS:
pranyhtau:ngcu. sammata. mranmanuingngamtau) (pengucapan bahasa Burma:
[pjìdàʊɴzṵ θàɴməda̰ mjàɴmà nàɪɴŋàɴdɔ̀]) (juga dikenal sebagai
Birma, disebut “Burman” di dunia Barat) adalah sebuah negara berdaulat di Asia Tenggara. Myanmar berbatasan dengan India dan People’s republic of bangladesh di sebelah barat, Thailand dan Laos di sebelah timur dan Tiongkok di sebelah utara dan timur laut. Negara seluas 676.578 km² ini telah diperintah oleh pemerintahan militer sejak kudeta tahun 1988. Negara ini adalah negara berkembang dan memiliki populasi lebih dari 51 juta jiwa (sensus 2014).[nine]
Ibu kota negara ini sebelumnya terletak di Yangon sebelum dipindahkan oleh pemerintahan junta militer ke Naypyidaw pada tanggal 7 November 2005.[x]
Myanmar telah bergabung sebagai anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sejak tahun 1997.

Peradaban awal di Myanmar termasuk penduduk berbahasa Tibeto-Burma di Burma Utara dan Kerajaan Monday di Burma Selatan.[11]
Pada abad ke-9, orang Bamar memasuki lembah atas Sungai Irrawaddy, diikuti dengan didirikannya Kerajaan Heathen tahun 1050-an. Sejak saat itu, bahasa Burma, termasuk budaya dan Buddha Theravada perlahan-lahan menjadi dominan di negara ini. Kerajaan Heathen jatuh akibat invasi Mongol. Pada abad ke-16, setelah disatukan oleh Dinasti Taungoo, negara ini sesaat pernah menjadi kekaisaran terbesar dalam sejarah Asia Tenggara.[12]
Pada abad ke-19, Dinasti Konbaung menguasai daerah yang didalamnya termasuk wilayah Myanmar modern saat ini dan sesaat menguasai Manipur dan Assam. Inggris menguasai Myanmar setelah 3 Perang Anglo-Burma pada abad ke-19 dan negara ini kemudian menjadi koloni Inggris. Myanmar mendapatkan kemerdekaan tahun 1948, awalnya sebagai negara demokrasi, tetapi setelah kudeta tahun 1962, negara ini dikuasai militer.

Setelah mereka, negara ini banyak mengalami kekerasan etnis. Selama periode ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan banyak organisasi lainnya melaporkan terus terjadi pelanggaran hak asasi manusia secara konsisten dan sistematis.[thirteen]
Pada tahun 2011, junta militer dibubarkan setelah pada tahun 2010 diadakan pemilihan umum, dan pemerintahan sipil dimulai. Hal ini, bersamaan dengan dilepasnya Aung San Suu Kyi dan tahanan politik lainnya, telah memperbaiki catatan hak asasi manusia dan hubungan luar negeri negara ini, memungkinkannya terbebas dari sanksi ekonomi.[14]
Namun, negara ini belum terbebas dari kritik akibat perlakuan pemerintah terhadap etnis minoritas.[15]
Pada pemilihan umum 2015, partai Aung San Suu Kyi menang mayoritas di parlemen. Namun, militer Myanmar tetap menjadi kekuatan utama di politik.

Myanmar adalah negara yang kaya dengan giok, batu permata, minyak bumi, gas alam, dan mineral lain. Ketimpangan pendapatan di Myanmar adalah salah satu yang terlebar di dunia, karena sebagian besar ekonomi dikuasai oleh sebagian orang yang disokong militer.[16]
Hingga 2016[update], Myanmar menempati posisi 145 dari 188 negara di dunia menurut (Indeks Pembangunan Manusia)

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Masa prasejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Zaman prasejarah Myanmar atau Burma tidaklah berbeda dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Alat-alat khas Asia Tenggara yang muncul pertama kali pada kala pleistosen tengah, alatnya berupa lempengan batu yang diasah pada satu sisi yang sering disebut kapak, buktinya pernah ditemukan didataran tinggi Burma yang dikaitkan dengan periode zaman batu. Dilihat dari temuan di wilayah Burma, sejak zaman prasejarah telah dihuni manusia, jika dilihat dari wilayah lainya seperti Jawa yang menghasilkan alat yang seperti itu adalah Homo Wajakensis sehingga di Burma juga hidup spesies yang sama seperti di Jawa, maka kehidupan prasejarah di Burma tidaklah berbeda dengan di wilayah Asia Tenggara lainnya. Organization “Primus Interpares” sangatlah kuat dan kehidupan bercocok tanam (Neolitikum) berkembang pesat di kawasan sepanjang lembah sungai irawady dan sungai-sungai lainnya.

Masa proto sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Sekitar abad I sampai II masehi dimulailah perdagangan Laut antara Republic of india dan Tiongkok. Perdagangan lewat Laut ini membutuhkan suatu tempat berlabuh karena keterbatasan alat Navigasi dan untuk mencari bahan logistik awak Kapal sekaligus melakukan kontak dagang dengan masyarakat ditempat berlabuh. Dilihat dari letak geografis Myanmar yang terletak di jalur pelayaran tersebut membuat terjadinya kontak antara masyarakat Myanmar dengan para pedagang terutama yang berasal dari Bharat. Kontak dengan pedagang Republic of india ini membuat terjadinya kontak budaya. Kontak ini terutama terjadi di wilayah pantai Myanmar. Para pedagang mendirikan Kerajaan-kerajaan kecil dan menyebabkan masuknya peradaban Republic of india di Myanmar sekaligus membuat bangsa Myanmar memasuki zaman sejarah karena mulai dikenalnya tulisan yang mereka pelajari dari bahasa bharat termasuk mulai berkembangnya ajaran agama budha di Myanmar.

Masa pengaruh barat

[sunting
|
sunting sumber]

Myanmar merupakan bekas jajahan Inggris di mana Inggris merupakan negara yang mengawali hadirnya demokrasi. Namun substansi demokrasi tidak bertumbuh dengan semestinya di negara bekas jajahannya. Demokrasi terjadi pada abad ke-18 dan 19 yang dianggap sebagai masa kebangkitan demokrasi, demokrasi berawal dari kerajaan Inggris dengan pergerakan sosialnya berlangsung cepat, karena Inggris sebagai negara yang maju dari segi jurnalisme. Kolonialisasi yang dilakukan Inggris seharusnya secara tidak langsung memberikan dampak bagi wilayah jajahannya dalam hal transformasi nilai-nilai demokrasi.akan tetapi meskipun Myanmar adalah jajahan inggris belum tentu nilai-nilai demokrasi inggris di anut masyarakat Myanmar.

Hal ini terbukti dengan rezim otoriter yang masih berkuasa di Myanmar dan membatasi peran aktor politik lain. Dalam hal ini sipil yang akan mewujudkan demokrasi di Myanmar, khususnya Aung San Suu Kyi yang pernah menerima penghargaan nobel Perdamaian bahkan memenangi pemilu tetapi tidak diakui kemenangan yang diraih, padahal Myanmar merupakan tanah kelahirannya. Selama periode penjajahan Inggris, kontrol politik terhadap Myanmar dilakukan melalui Bharat. Myanmar diperintah sebagai provinsi India sampai tahun 1937. Setelah tahun 1937, Myanmar menjadi koloni yang diperintah secara terpisah dari India. Kemerdekaan dari Inggris diperoleh Myanmar pada tahun 1948.

Selama masa penjajahan Inggris tidak terjadi pembentukan identitas tunggal pada penduduk Myanmar. Hal tersebut disebabkan wilayah Myanmar dibagi menjadi dua bagian yaitu kawasan dataran rendah dan dataran tinggi. Terhadap masing-masing kawasan diterapkan sistem pemerintahan yang berbeda. Di kawasan dataran rendah, administrasi pemerintahan dikontrol langsung oleh Inggris sedangkan di kawasan dataran tinggi administrasi dilakukan oleh pemerintah setempat melalui perjanjian dan traktat antara Inggris dan penduduk setempat. Oleh karena itu, kawasan dataran tinggi relatif memiliki otonomi dan Inggris juga tidak membangun perekonomian dan administrasi pemerintahan Myanmar dengan baik sehingga pada saat Myanmar merdeka tidak ada bekal bagi pemerintah baru untuk menjadi pemerintah yang kuat dan bersatu namun setela Myanmar merdeka banyak etnis minoritas yang membentuk angkatan bersenjata dan melakukan pemberontakan.

Gerakan Nasionalisme

[sunting
|
sunting sumber]

Pada tahun 1948, tepatnya tanggal 4 Januari Myanmar, berhasil meraih kemerdekaan dari Inggris. Sebenarnya di awal abad 19 beberapa bentuk perlawanan dari masyarakat Myanmar terhadap Inggris telah ditunjukkan. Myanmar setelah jatuh ke tangan inggris mengalami beberapa kali perang dan kemudian diperkuat dengan pergolakan dunia hubungan internasional yang berimplikasi terhadap stabilitas politik di Myanmar. Kemenangan Jepang dalam perang Jepang-Rusia 1905. Hal ini tentunya berkenaan dengan adanya persepsi bahwa kekuatan negara Asia telah bangkit dan kini mulai diperhitungkan. Dengan adanya kemengan Jepang dari Rusia tentunya memberikan isyarat kepada negara-negara besar bahwa power negara-negara Asia tidak boleh diremehkan lagi.

Dan di lain hal, fenomena ini tentu saja diasumsikan oleh Myanmar sebagai sebuah kebangkitan negara Asia secara kolektif untuk membendung pengaruh negara barat. Adanya perdamaian Versailles yang memperjuangkan hak-hak menentukan nasib sendiri bagi bangsa-bangsa yang belum merdeka. Perjanjian versailles merupakan salah satu hasil dari berakhirnya perang dunia I. Perjanjian Versailles menjunjung tinggi hak-hak menetukan nasib sendiri bagi setiap negara. Tentunya hal ini menjadi keuntungan bagi Myanmar yang ketika itu berada di bawah kekuasaan Inggris. Hal ini juga dijadikan landasan bagi Myanmar untuk memperjuangkan haknya dalam melepaskan diri dari penjajah.

Selain itu dari internal sendiri, pada tahun 1919 muncul gerakan melawan Inggris dengan membentuk The General Quango of Burmese Association (GCBA) menjalankan politik non cooperative dengan Inggris. Dari sini berkobarlah semangat nasionalisme Myanmar anti Inggris. Gerakan-gerakan nasionalisme Myanmar lainnya adalah Myochit (Partai Nasionalis), Sinyetha (Partai Rakyat Miskin) dan Practice Bama Asiayone (Kita Bangsa Myanmar) atau partai Thakin yang menuntut kemerdekaan bagi bangsa Myanmar. Setelah kekuatan dalam tubuh Myanmar dipersatukan dan adanya dukungan dari Inggris beserta sekutu lainnya, penyerangan terhadap tentara Jepang pun dilakukan.

Penyerangan tersebut berakhir dengan kekalahan Jepang. Pada tanggal 15 Juni 1945, angkatan bersenjata Myanmar bersama-sama dengan satuan-satuan yang mewakili kerajaan Inggris dan pasukan sekutu mengadakan pawai kemenangan di Yangoon. Kemenangan Myanmar dari Jepang tidak serta merta membuat Myanmar menjadi negara merdeka. Akan tetapi, Inggris mengambil alih. Dalam perkembangannya, pemerintah Inggris telah menjelaskan politiknya mengenai masa depan Myanmar dalam Buku Putih. Bagaimanapun pelaksanaannya, selama tiga tahun akan diperintah oleh gubernur secara langsung, dan pada saatnya kemudian pemilihan dan pembentukan kembali Dewan serta pembuat Undang-undang Myanmar tahun 1935. Hal ini menjadi titik terang bagi Myanmar karena hal tersebut menjadi sinyal akan kemerdekaan Myanmar. Hal ini dilakukan pemerintah Inggris karena melihat AFPFL telah berpengaruh besar di tengah rakyat, akhirnya Inggris sepakat untuk menyerahkan kemerdekaan kepada Myanmar.

Baca :   Mengapa Perencanaan Ekonomi Dapat Menentukan Keberhasilan Pembangunan Ekonomi

Gelombang protes 1988

[sunting
|
sunting sumber]

Meski terkenal akan pelanggaran HAM, Myanmar justru memiliki sejarah protes massa yang panjang. Ketika Indonesia bungkam dengan gerakan bawah tanah pada era Soeharto, gelombang protes Myanmar justru menguat sejak dimulainya masa pemerintahan militer Jenderal Ne Win. Tahun 1988, gelombang protes massa Myanmar ini melibatkan pelajar, pejabat sipil, pekerja hingga para biksu Budha. Protes hadir saat Ne Win menggunakan tentara bersenjata demi kudeta militer.

Sejak awal massa Myanmar memang telah menginginkan berakhirnya junta militer ini. . The State Peace and Development Quango’due south (SPDC’s) Myanmar mengajukan tuntutan yang populer untuk mereformasi pemerintahan menjadi neo-liberal. Tuntutan reformasi ini terutama berlaku untuk ekonomi, termasuk saat bulan lalu pemerintah Myanmar menarik subsidi BBM.

Protes massa Myanmar memang tak segaduh Amerika yang liberal. Di mana-mana rezim militer masih memegang kendali sosial. Asia Times mencatat, gerakan protes umumnya mulai dalam jumlah kecil dan tersebar. Beberapa bulan terkahir ini misalnya, protes kecil dan damai terus berkelanjutan di ibu kota Yangon.

Namun kemarahan publik ini bisa berubah menjadi efek bola salju dan menjadi gerakan massa besar-besaran. Salah satunya yang terjadi di Pakkoku. Setelah bola salju ini pecah, maka perlahan akan kembali menggumpal. Beberapa hari setelah kejadian Pakkoku, 500 biksu kembali berbaris damai di Yangon, Myanmar. Layaknya biksu, New York Times mencatat gerakan ini malah berdoa untuk kedamaian dan keselamatan setelah peristiwa Pakkoku.

Gerakan dalam protes bukan hanya terjadi dari satu pihak saja. Pemerintah Myanmar juga menyikapinya dengan Union Solidarity and Development Association (USDA). USDA tercatat kerap bergabung dalam gelombang protes ini. Organisasi propemerintah ini tercatat bahkan ikut terlibat dalam upaya pembunuhan Suu Kyi pada tahun 2003. Meski gagal, aksi tersebut memakan korban simpatisan National League for Commonwealth (NLD) sebagai gantinya.

“Anggota kelompok ini (USDA) dilatih khusus untuk mengontrol massa dan mengubah protes menjadi aksi kekerasan,” kata seorang Diplomat barat di Yangon pada Asia Times. Dunia Barat mencurigai gerakan ini berada dalam sayap yang sama dengan intelejen Myanmar. Apalagi, setiap aksi protes yang terjadi sangat sulit untuk diliput oleh para jurnalis, termasuk jurnalis internasional. Rekrut anggota juga dicurigai berasal dari para kriminal. Seiring bertambahnya anggota USDA, sekurangnya 600 kriminal juga dilepaskan dari Penjara Yangon. Hingga kini anggota USDA diperkirakan mencapai 2000 orang.

USDA berfungsi menyaingi kelompok pelajar dan biksu Buddha yang vokal dalam aksi protes. Apalagi secara khusus aktivis Myanmar telah memiliki organisasi protes massanya sendiri. Organisasi 88 Generation Pupil ini didirikan oleh penyair internasional asal Myanmar Ming Ko Naing dan Ko Ko Gyi. Keduanya mendirikan organisasi ini setelah dibebaskan dari xiv tahun penjara, dan cukup populer di mata masyarakat Myanmar. Meski berlabel pelajar, Generation 88 kerap bekerja sama dengan para pekerja, sipil hingga para biksu Buddha.

“Kami percaya tak satupun warga Myanmar yang rela menerima aksi kekerasan politik junta militer,” kata salah satu pemimpin Generation 88 Htay Kywe pada Asia Time. Dan dalam setiap protes massa Myanmar hampir bisa dipastikan USDA dan Generasi 88(Generation 88) berperan didalamnya.

Gelombang protes 2007

[sunting
|
sunting sumber]

Protes prakarsai oleh para biksu budha di Myanmar. Pada awalnya para biksu menolak sumbangan makanan dari para jenderal penguasa dan keluarganya, penolakan ini menjadi simbol bahwa para biksu tidak lagi mau merestui kelakuan para penguasa militer Myanmar. Aksi demo juga dipicu oleh naiknya harga BBM beberapa ratus persen akibat dicabutnya subsidi. Demo melibatkan ratusan ribu bikshu kemudian meletus diberbagai kota di Myanmar, para warga sipil akhirnya juga banyak yang mengikuti. Pemerintah Junta Militer melakukan aksi kekerasan dalam membubarkan demo-demo besar ini, Pagoda-pagoda disegel, para demonstran ditahan, dan senjata digunakan untuk membubarkan massa. Banyak biksu ditahan, beberapa diyakini disiksa dan meninggal dunia. Sepanjang Gelombang protes terjadi belasan orang diyakini menjadi korban, termasuk seorang reporter berkebangsaan Jepang, Kenji nagai , yang ditembak oleh tentara dari jarak dekat saat meliput demonstrasi. Kematian warga Jepang ini memicu protes Jepang pada Myanmar karena ketidak bertanggung jawab, hal mengakibatkan dicabutnya beberapa bantuan dari jepang ke myanmar

Akar permasalahan gelombang protes

[sunting
|
sunting sumber]

Etnis Birma, berasal dari Tibet, merupakan etnis mayoritas di Myanmar. Namun, etnis Birma adalah kelompok yang datang belakangan di Myanmar, yang sudah lebih dahulu didiami etnis Shan (Siam dalam bahasa Thai). Etnis Shan pada umumnya menghuni wilayah di sepanjang perbatasan Thailand-Myanmar. Sebelum etnis Birma datang, selain etnis Shan, sudah ada etnis Mon, yang menghuni wilayah selatan, juga dekat perbatasan dengan Thailand.

Sebagaimana terjadi di banyak negara, di antara tiga etnis utama di Myanmar ini terjadi perang. Satu sama lain silih berganti menjadi penguasa di daerah yang dinamakan Birma, kini Myanmar. Inilah yang terjadi, perebutan kekuasaan, sebelum kedatangan Inggris pada tahun 1885.

Ada juga etnis lain di Myanmar, yang kemudian turut meramaikan ketegangan politik sebelum penjajahan dan pasca-penjajahan Inggris. Misalnya, ada etnis Rakhine, lebih dekat ke People’s republic of bangladesh.

Saat penjajahan, berbagai kelompok etnis ini berjuang untuk mengakhiri penjajahan. Setelah penjajahan berakhir dan merdeka pada tanggal iv Januari 1948, makin terjadi kontak lebih ramah antara etnis Birma dan semua etnis non-Birma.

Birmaisasi

[sunting
|
sunting sumber]

Aung San, ayah dari Aung San Suu Kyi, bersama U Nu adalah tokoh utama di balik kemerdekaan dan menjadi pemimpin negara. Akan tetapi, pada tahun 1962, militer yang didominasi etnis Birma mengambil alih kekuasaan negara. Ne Win adalah otak di balik kudeta itu.

Cikal bakal junta militer sekarang (disebut sebagai Dewan Negara untuk Perdamaian dan Pembangunan / SPDC) berasal dari kekuasaan Ne Win itu. SPDC sendiri didominasi oleh etnis Birma. Konfigurasi kekuasaan hak pun menjadi tidak berimbang antara etnis Birma yang mendominasi dan etnis not-Birma yang merasa ditindas. Sehingga muncullah perlawanan dari beberapa etnis not-Birma, termasuk etnis Karen, yang mendominasi wilayah pegunungan di utara, yang dikenal sebagai
golden triangle
(segitiga emas).

Birma memilih cara apa pun untuk mencegah hal itu terjadi. Sejak 1960-an, terjadilah diaspora warga Myanmar. Berbagai warga Myanmar dari kelompok etnis kini tinggal di Thailand, People’s republic of bangladesh, Tiongkok, Laos, dan India. Semua negara ini berbatasan langsung dengan Myanmar.

Kemenangan kubu demonstrasi, pimpinan Aung San Suu Kyi pada Pemilu tahun 1990, tak dikehendaki oleh kelompok etnis Birma. Kubu Suu Kyi dan dan etnis non-Birma lainnya merupakan ancaman bagi supremasi etnis Birma. Kemenangan Suu Kyi pun dihadang. Kekuasaan direbut. Beginilah yang terjadi seterusnya dan seterusnya.

Geografi

[sunting
|
sunting sumber]

Myanmar memiliki luas wilayah 676.578 kilometer persegi (261.228 sq mi). Posisinya terletak diantara 9°LU dan 29° LU, dan 92°BT dan 102°BT. Per Februari 2011, Myanmar terdiri dari 14 negara bagian, 67 distrik, 330 township, 64 sub-township, 377 kota kecil, two,914 Ward, 14.220 kelompok desa dan 68.290 desa.

Myanmar berbatasan dengan Divisi Chittagong (People’s republic of bangladesh; dan Mizoram, Manipur, Nagaland dan Arunachal Pradesh (Bharat) di sebelah barat daya. Di sebelah utara dan timur laut berbatasan dengan Kawasan Otonomi Tibet dan Yunnan (Tiongkok) dengan panjang batas darat full 2.185 km (1.358 mi). Selain itu, di sebelah tenggara terdapat Lao people’s democratic republic dan Thailand. Myanmar memiliki panjang pantai 1.930 km (1.200 mi) di sepanjang Teluk Benggala dan Laut Andaman di selatan dan barat daya.[17]

Di sebelah utara, terdapat Pegunungan Hengduan yang membentuk perbatasan dengan Tiongkok. Hkakabo Razi yang terletak di Negara Bagian Kachin, dengan ketinggian v.881 meter (nineteen.295 ft), adalah titik tertinggi di Myanmar.[18]
Banyak pegunungan di Myanmar, seperti Rakhine Yoma, Bago Yoma, Perbukitan Shan dan Perbukitan Tenasserim, memanjang dari utara ke selatan dari Himalaya.[19]

Tiga rantai pegunungan membagi 3 sistem sungai di Myanmar: Sungai Irawadi, Salween (Thanlwin), dan Sittaung.[20]
Sungai Irawadi, sungai terpanjang di Myanmar, panjangnya sekitar 2.170 kilometer (1.348 mi) dan mengalir ke Teluk Martaban. Dataran subur terletak pada lembah-lembah diantara rantai pegunungan ini.[19]
Sebagian besar penduduk Myanmar tinggal di lembah Irawadi yang terletak diantara Rakhine Yoma dan Dataran Shan.

Topografi dan geomorfologi

[sunting
|
sunting sumber]

Potensi Alam

Myanmar memiliki bentang alam yang bervariatif dari dataran rendah sampai pegunungan. Banyaknya sungai-sungai besar dan gunung api menyebabkan kondisi tanahnya sangat subur. Hal tersebut sangat menunjang bagi kegiatan agraris seperti pertanian, perkebunan, dan kehutanan.

Di sektor pertanian myanmar memiliki banyak rempah- rempah yang eksotis,dan di sektor perkebunan myanmar unggul di perkebunan karet dan sawit,di bidang kehutanan pula,myanmar adalah pengekspor kayu jati terbesar di asia tenggara

Potensi Perdagangan

Komoditas perdagangan Myanmar meliputi kayu (terutama kayu jati), beras, pupuk, dan berbagai barang kerajinan mebel.

Potensi Sosial Budaya

Penduduk Myanmar berasal dari multietnis dengan berbagai ragam budaya dan bahasa daerahnya. Namun yang digunakan sebagai bahasa nasional adalah bahasa Myanmar. Mayoritas masyarakat Myanmar adalah penganut agama Buddha yang taat. Selain itu juga masih memegang teguh adat dan tradisi.

Potensi Pariwisata

Sektor pariwisata yang ditawarkan negeri ini berupa bangunan bersejarah, festival keagamaan,pesona alam yang indah, dan banyak kesenian tradisional.

Potensi Industri

Myanmar kaya akan hasil-hasil alam, pertanian, perkebunan, dan kehutanan. Oleh karena itu, industri yang berkembang merupakan industri pengolahan hasil alam. Berbagai jenis industri di Myanmar adalah industri pertambangan (timbal, seng, emas, perak, permata, minyak bumi, dan tungsten), industri pengolahan ikan, pemotongan kayu, semen, tekstil, dan berbagai kerajinan mebel.

Iklim dan cuaca

[sunting
|
sunting sumber]

Karna letak lintangnya,Myanmar beriklim tropis,subtropis dan angin musim(karna di pengaruhi angin musim) musim di Myanmar terbagi atas tiga macam yaitu,musim hujan,terjadi pada bulan mei-oktober,yang mendapat pegaruh angin musim barat daya basah dan sejuk,musim kemarau sejuk terjadi bulan November –bulan februari dan musim kemarau panas terjadi bulan maret-april dan suhu udara rata-rata 27 derajat celcius dan semakin ke utara semakin dingin.

Wilayah dataran rendah Mandalay merupakan daerah bayangan hujan karna hanya mendapat curah hujan rata-rata 700mm setiap tahun.

Flora dan creature

[sunting
|
sunting sumber]

Tumbuhan yang tumbuh di daerah Myanmar merupakan hutan hujan tropis.hutan hujan tropis ini banyak membentang jauh sampai dengan lembah sungai Salween di plato shan,dan hutan yg lebih lebat pada umumnya terdapat di bagian yang lebih rendah,di pegunungan banyak terdapat hutan subtropis dan hutan iklim sedang yang di tumbuhi pohon-pohon pinus dan beragam tumbuhan paku,dan umumnya terdapat pada ketinggian di atas one.000 m,sedangkan fauna yang hidup di Myanmar gajah, harimau, kerbau liar, ular dan rusa.

Politik

[sunting
|
sunting sumber]

Perubahan nama

[sunting
|
sunting sumber]

Perubahan nama dari Burma menjadi Myanmar secara resmi dilakukan oleh pemerintahan junta militer pada tanggal 18 Juni 1989. Junta militer mengubah nama Burma menjadi Myanmar agar etnis non-Burma merasa menjadi bagian dari negara. Walaupun begitu, perubahan nama ini tidak sepenuhnya diadopsi oleh dunia internasional. Banyak kelompok oposisi dan negara tetap menggunakan nama “Burma” karena tidak mengakui legitimasi pemerintah militer yang berkuasa saat itu.[21]

Baca :   Pendapat Dr Sumitro Djojohadikusumo Mengenai Hakikat Pembangunan Ekonomi

Bulan April 2016, tidak lama setelah menjabat, Aung San Suu Kyi memberikan klarifikasi bahwa orang asing bisa bebas menggunakan kedua nama, “karena tidak ada dalam konstitusi kami yang mengatakan bahwa anda harus menggunakan salah satunya”.[22]

Nama resmi negara ini adalah “Republik Persatuan Myanmar” (Pyidaunzu Thanmăda Myăma Nainngandaw,
diucapkan
[pjìdàʊɴzṵ θàɴməda̰ mjəmà nàɪɴŋàɴdɔ̀]). Negara yang tidak menggunakan nama ini, menggunakan istilah “Persatuan Burma”.[17]

Dalam bahasa Inggris, negara ini populer dengan nama “Burma” atau “Myanmar” .[23]
Kedua nama ini diturunkan dari etnis mayoritas di Myanmar yaitu Suku Bamar. Nama
Burma
telah digunakan sejak abad ke-18.

Burma
tetap digunakan oleh beberapa negara, seperti Kanada dan Britania Raya.[24]
[25]
Amerika Serikat secara resmi menggunakan Burma sebagai nama resmi, tetapi situs Departemen Negara menuliskan “Burma (Myanmar)” dan Barack Obama telah menyebut negara ini dengan kedua nama.[26]
Pemerintah Republik Ceko secara resmi menggunakan Myanmar, meski Kementerian Luar Negeri mereka menyebut keduanya di situs web.[27]
PBB menggunakan
Myanmar, juga Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, Commonwealth of australia,[28]
Rusia, Jerman,[29]
Tiongkok, India, Bangladesh, Norwegia,[30]
Jepang[24]
dan Swiss.[31]

Sebagian besar media berita internasional berbahasa Inggris juga menyebut negara ini dengan nama
Myanmar, termasuk BBC,[32]
CNN,[33]
Al Jazeera,[34]
Reuters,[35]
RT (Russia Today) dan Australian Broadcasting Corporation (ABC)/Radio Australia.[36]

Sistem Hukum dan Peradilan

[sunting
|
sunting sumber]

Sistem hukum Burma terutama menggunakan hukum umum dan hukum tradisional.pada 1885 Inggris menyatakan Burma sebagai koloni mereka dan melaksanakan hak hukum umum. Mulai saat ini, negara kita sedang berolahraga sebagai hukum undang-undang. Juga Myanmar, tradisi mereka dipraktikkan sebagai Hukum Myanmar Tradisional. Kemudian dua jenis praktik hukum sebagai hukum positif dengan menulis, revisi, menyelesaikan dan berkembang pada saat ini. Selain itu, pemerintah SPDC membuat UU banyak dan hukum bahwa mereka bertujuan untuk membatasi orang. Setelah itu, pemerintah SPDC mengatakan “Myanmar adalah Bangsa kedaulatan independen dan kekuasaan Kedaulatan Uni berasal dari warga negara dan menegakkan di seluruh negeri” tetapi mereka mengendalikan kekuasaan dan membatasi citizens.Generally, sistem hukum harus memisahkan, periksa dan menyeimbangkan tiga jenis kekuasaan seperti legislatif, kekuasaan eksekutif, dan yudikatif. Pada bagian Konstitusi 2008 Birma 11 (a), tiga cabang kekuasaan kedaulatan yaitu kekuasaan legislatif, kekuasaan eksekutif dan kekuasaan yudikatif terpisah, sejauh mungkin, dan melakukan kontrol timbal balik, memeriksa dan menyeimbangkan.

Di Burma, pengadilan dibentuk seperti mahkamah agung Perhimpunan bahwa U adalah keadilan kepala Spousal relationship, pengadilan Tinggi Daerah, pengadilan Tinggi Negara (memiliki keadilan petugas adalah dua sampai enam orang) Pengadilan Diri – Divisi Diperintah, Pengadilan Zona Diri Administered, Pengadilan Distrik, Township Pengadilan dan lainnya dibentuk oleh hukum, Majelis Pengadilan Militer dan Konstitusi Perhimpunan (U TheinSoe adalah ketua pengadilan itu) Pada tahun 2008 bagian konstitusi (xix) ( a), (b) dan (c), “untuk menegakkan keadilan secara independen menurut hukum, untuk menegakkan keadilan di pengadilan terbuka kecuali dinyatakan dilarang oleh hukum dan untuk menjamin dalam semua kasus hak pembelaan dan hak-hak banding menurut hukum.

Militer dan pertahanan

[sunting
|
sunting sumber]

Militer Tentara Myanmar diucapkan adalah komponen tanah Militer Myanmar. Tentara Myanmar adalah cabang terbesar dari Angkatan Bersenjata Myanmar dan memiliki tanggung jawab utama melakukan darat operasi militer. Tentara Myanmar mempertahankan kekuatan aktif terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Angkatan darat Vietnam.Tentara Myanmar memiliki kekuatan pasukan sekitar 492.000. Militer memiliki pengalaman tempur yang luas dalam memerangi gerilyawan di medan kasar, mengingat telah melakukan non-terminate operasi kontra-pemberontakan melawan pemberontak etnik dan politik sejak didirikan pada tahun 1948.

Pasukan ini dipimpin oleh Panglima Jenderal Soe Win saat Letnan dengan Jenderal Min Aung Hlaing sebagai Panglima. Pangkat tertinggi di Angkatan Darat Myanmar adalah Senior Umum, setara dengan posisi Field Marshal di semesta alam barat dan diselenggarakan oleh jenderal senior than shwe pada tahun 2011, setelah transisi dari pemerintah junta militer untuk pemerintahan parlementer sipil, Tentara Myanmar berlaku draf militer bagi semua warga negara, semua laki-laki dari usia 18 sampai 35 dan semua usia wanita antara xviii dan 27 tahun dapat direkrut menjadi wajib militer selama dua tahun sebagai pribadi terdaftar pada saat keadaan darurat nasional. Usia bagi para profesional yang sampai 45 untuk pria dan 35 untuk perempuan selama tiga tahun sebagai layanan perwira bintara dan non.

Sebuah publikasi resmi telah mengungkapkan bahwa hampir seperempat dari anggaran nasional yang baru Myanmar akan dialokasikan untuk pertahanan. Pemerintah.

Lagu Kebangsaan Myanmar

[sunting
|
sunting sumber]

Lagu Kebangsaan Myanmar adalah lagu kebangsaan resmi di Myanmar pembukaan lagu kebangsaan dalam gaya tradisional Myanmar sebelum transisi kesebuah orchestra bergaya barat.melodi dan lirik di tulis oleh saya tin can dan diadopsi sebagai lagu kebangsaan Myanmar.

Bendera dan Lambang

[sunting
|
sunting sumber]

Bendera Kebangsaan: bendera berwarna merah, di ujung atas sebelah kiri sebuah segi empat panjang kecil yang berwarna biru hitam, di dalamnya dilukiskan gambar yang berwarna putih?14 bintang bersegi lima mengitari sebuah roda gigi dengan 14 gigi, di tengah roda gigi terdapat sebatang padi. Warna merah melambangkan keberanian dan ketegasan, biru tua melambangkan perdamaian dan kesatuan, warna putih melambangkan kemurnian dan kebajikan. xiv bintang bersegi lima mewakili 14 provinsi atau negeri bagian Uni Myanmar, roda gigi dan padi melambangkan industri dan pertanian.

Lambang Negara: titik pusat sebagai sebuah roda gigi dengan 14 gigi dilingkari oleh padi, di atasnya dilukiskan peta Myanmar. Di dua sebelah padi masing-masing terdapat seekor singa, singa dijunjung sebagai hewan kenegaraan, disebut sebagai singa suci yang merupakan pertanda kemujuran. sebelahnya dan di sekitar padi dihiasi bunga-bunga Myanmar, pita hiasan di sisi bawah dituliskan ” Uni Myanmar ” dalam bahasa Myanmar

Perubahan lagu kebangsaan dan bendera

[sunting
|
sunting sumber]

Perubahan lagu kebangsaan dan bendera dilakukan pemerintah junta pada tanggal 21 Oktober 2010.

Pembagian administratif

[sunting
|
sunting sumber]

14 negara bagian dan divisi Myanmar.

Myanmar dibagi menjadi tujuh negara bagian (pyine) dan tujuh region, yang sebelum Oktober 2010 disebut “divisi” (yin).[37]
Region-region sebagian besar dihuni oleh etnis Bamar, sementara negara bagian (Pyinè.svg) sebagian besar dihuni etnis-etnis minoritas tertentu. Setiap negara bagian dan region kemudian dibagi lagi menjadi distrik-distrik.

Region

[sunting
|
sunting sumber]

  • Region Ayeyarwady
  • Region Bago
  • Region Magway
  • Region Mandalay
  • Region Sagaing
  • Region Tanintharyi
  • Region Yangon

Negara bagian

[sunting
|
sunting sumber]

  • Negara Bagian Chin
  • Negara Bagian Kachin
  • Negara Bagian Kayin (Karen)
  • Negara Bagian Kayah (Karenni)
  • Negara Bagian Mon
  • Negara Bagian Rakhine (Arakan)
  • Negara Bagian Shan

Myanmar dibagi menjadi vii negara bagian ((Myanmar)) dan 7 region ((Myanmar)).[38]
Wilayah adalah daerah yand ditempati orang Bamar, sedangkan negara bagian adalah daerah yang ditempati etnis minoritas tertentu. Negara bagian dan wilayah kemudian dibagi lagi menjadi distrik, kemudian township, ward, dan desa.

Di bawah ini adalah jumlah distrik, township, kota, ward, kelompok desa, dan desa di tiap negara bagian Myanmar per Desember 2001:[39]

No. Negara bagian/Wilayah Distrik Town
ship
Kota Ward Kelompok
desa
Desa
i Negara Bagian Kachin 4 xviii 20 116 606 2630
2 Negara Bagian Kayah 2 vii vii 29 79 624
3 Negara Bagian Kayin 3 7 10 46 376 2092
4 Negara Bagian Chin 2 9 9 29 475 1355
5 Region Sagaing viii 37 37 171 1769 6095
half-dozen Region Tanintharyi iii 10 10 63 265 1255
7 Region Bago 4 28 33 246 1424 6498
8 Region Magway v 25 26 160 1543 4774
9 Region Mandalay 7 31 29 259 1611 5472
x Negara Bagian Mon 2 10 eleven 69 381 1199
11 Negara Bagian Rakhine 4 17 17 120 1041 3871
12 Region Yangon 4 45 twenty 685 634 2119
13 Negara Bagian Shan 11 54 54 336 1626 15513
14 Region Ayeyarwady half-dozen 26 29 219 1912 11651
Total 63 324 312 2548 13742 65148

Ekonomi

[sunting
|
sunting sumber]

Ekonomi Burma berasaskan pertanian dan fungsi terutama pada kas dan sistem barter. Industri utamanya dikontrol oleh militer yang dikelola perusahaan-perusahaan negara. Setiap aspek kehidupan ekonomi diserap oleh pasar gelap, di mana reaksi harga meroket terhadap control harga resmi sejak tahun 1989, SPDC kebijakan ekonomi pasar terbuka telah membawa banjir investasi asing di minyak dan gas (oleh perusahaan-perusahaan Barat), dan dalam kehutanan, pariwisata, dan pertambangan (oleh perusahaan-perusahaan Asia). Ledakan yang dihasilkan dalam perdagangan dengan Tiongkok telah mengubah Burma kurang berkembang menjadi pusat bisnis yang berkembang pesat. Sebuah plan pemberantasan narkotika telah dimulai di perbatasan timur laut negara bagian, yang menyumbang sekitar 60% dari heroin dunia, dengan mendorong petani untuk menanam tanaman pangan bukan poppies.

Beberapa rencana ada untuk sektor manufaktur, dan ketergantungan pada impor Myanmar, negara bersumber harga tinggi, menderita command ketat dari pemerintah kebijakan ekomoni yang tidak efisien, dan kemiskinan rural. Junta (aktivis Myanmar) mengambil langkah-langkah pada awal 1990an untuk membebaskan ekonomi setelah berdekadedekade mengalami kegagalan di bawah “Burmese Way to Socialism,” tetapi usaha tersebut tertahan, dan beberapa tindakan liberalisasi ditunda. Myanmar tidak memiliki stabilitas moneter ataupun fiskal, Akibatnya ketidakseimbangan kondisi makroekonomi termasuk inflasi, nilai tukar resmi berfluktuasi tidak sesuai dengan nilai kyat Myanmar, dan suku bunga rezim yang tidak jelas.

Sebagian besar bantuan pembangunan tertahan setelah Junta mulai menekan pergerakan demokrasi di 1988 dan menolak menerima hasil pemilihan legilatif tahun 1990. Sebagai respon terhadap penyerangan Myanmar di Mei 2003 terhadap Aung San Suu Kyi dan pendukungnya, Equally memaksakan sanksi ekonomi baru terhadap Myanmar termasuk larangan impor produk Myanmar dan larangan memberpelayanan fiscal oleh personel AS. Iklim investasi yang buruk juga memperlambat arus nilai tukar asing. Sector yang paling produktif hanya di industri ekstaktif, khususnya minyak dan gas, penambangan dan kayu mentahArea lain, seperti pabrik dan lain-lain.

Demografi

[sunting
|
sunting sumber]

Keadaan penduduk Myanmar pada tahun 2020 sekitar 62.531.000 jiwa dengan kepadatan lxx jiwa/km². Penduduk Myanmar terrier dari beberapa kelompok etnis. Kelompok terbesar adalah etnis Burma turunan Tibet–Burma sebagai pewaris bangsa-bangsa Pyus dan Mon yang menempati wilayah di sektar sunga Irawadi. Penduduk Myanmar bekerja di sektor pertanian meliputi pertanian sawah, tegalan, perkebunan, ladang dan lain-lain

Kelompok etnis

[sunting
|
sunting sumber]

  • Bamar/Birma. Dua pertiga dari total warga Myanmar. Beragama Buddha, menghuni sebagian besar wilayah negara kecuali pedesaan.
  • Karen. Suku yang beragama Buddha, Kristen atau paduannya. Memperjuangkan otonomi selama 60 tahun. Menghuni pegunungan dekat perbatasan dengan Thailand.
  • Kayah. Etnis yang beragama Buddha yang berkerabat dengan etnis Thai.
  • Arakan. Juga disebut

    Rakhine
    , umumnya beragama Buddha dan tinggal di perbukitan di Myanmar barat.
  • Mon. Etnis yang beragama Buddha yang menghuni kawasan selatan dekat perbatasan Thailand.
  • Kachin. Kebanyakan beragama Kristen. Mereka juga tersebar di Tiongkok dan India.
  • Chin. Kebanyakan beragama Kristen, menghuni dekat perbatasan India.
  • Rohingya. Kebanyakan beragama Islam, sebagian kecil Hindu, bermukim di daerah Rakhine dan perbatasan Bangladesh.

Agama dan kepercayaan

[sunting
|
sunting sumber]

Burma (juga dikenal sebagai Myanmar) adalah dominan dari tradisi Theravada, dipraktikkan oleh 87.1% dari populasi negara ini adalah negara Buddhis yang paling religius dalam hal proporsi biarawan dalam populasi dan proporsi pendapatan yang dihabiskan untuk agama. Penganut yang paling mungkin ditemukan di antara etnis Bamar dominan (atau Burma), Shan, Rakhine (Arakan), Senin, Karen, dan Tionghoa yang terintegrasi dengan baik ke masyarakat Burma.

Baca :   Jurnal Gender Dan Pembangunan Ekonomi Pdf

Para bhikkhu, yang dikenal sebagai Sangha, adalah anggota dihormati dari masyarakat Burma. Di antara banyak kelompok etnis di Myanmar, termasuk Bamar dan Shan, Theravada Buddhisme dipraktikkan dalam hubungannya dengan ibadah nat, yang melibatkan placation roh yang dapat bersyafaat dalam urusan duniawi. Berkenaan dengan “keselamatan” dalam arti Buddha, ada tiga jalur utama di Burma Buddhisme: jasa pembuatan, vipassana (wawasan meditasi), dan jalan weizza (bentuk esoterik agama Buddha yang melibatkan okultisme).

Wilayah[twoscore] Buddha % Kristen % Islam % Hindu % Animisme % Lainnya % Tidak
beragama
% Total
Khacin 1.050.610 64,0% 555.037 33,viii% 26.789 1,vi% 5.738 0,4% iii.972 0,2% 447 0.0% 221 0.0% ane.642.841
Kayah 142.896 49,9% 131.237 45,viii% 3.197 ane,1% 269 0,1% 5.518 one,9% 3.451 1,2% 59 0,0% 286.627
Kayin 1.271.766 84,five% 142.875 ix,5% 68.459 four,6% 9.585 0,6% 1.340 0,1% x.194 0,seven% 107 0,0% 1.504.326
Chin 62.079 thirteen,0% 408.730 85,4% 690 0,1% 106 0,0% 1.830 0,4% v.292 1,i% 74 0,0% 478.801
Sagaing 4.909.960 92,two% 349.377 6,5% 58.987 i,1% 2.793 0,one% 89 0,0% 2.928 0,1% 1.213 0,0% 5.325.347
Tanintharyi 1.231.719 87,5% 100.758 seven,2% 72.074 five,1% 2.386 0,two% 576 0,0% 567 0,0% 321 0,0% 1.408.401
Bago four.550.698 93,5% 142.528 2,9% 56.753 i,2% 100.166 2,0% 4.296 0,1% 12.687 0,3% 245 0,0% 4.867.373
Magway 3.870.316 98,8% 27.015 0,vii% 12.311 0,3% 2.318 0,1% 3.353 0,1% i.467 0,0% 275 0,0% three.917.055
Mandalay 5.898.160 95,7% 65.061 ane,1% 187.785 3,0% eleven.689 0,2% 188 0,0% ii.301 0,0% 539 0,0% 6.165.723
Monday 1.901.667 92,6% 10.791 0,5% 119.086 5,viii% 21.076 1,0% 109 0,0% one.523 0,1% 141 0,0% 2.054.393
Rakhine 2.019.370 96,2% 36.791 i,8% 28.731 i,4% nine.791 0,5% ii.711 0,i% 759 0,0% 654 0,0% 2.098.807
Yangon half dozen.697.673 91,0% 232.249 iii,2% 345.612 4,7% 75.474 1,0% 512 0,0% 7.260 0,ane% i.923 0,0% vii.360.703
Shan 4.755.834 81,7% 569.389 ix,8% 58.918 1,0% five.416 0,0% 383.072 6,6% 27.036 0,5% 24.767 0,four% v.824.432
Ayeyarwady five.669.665 92,i% 388.348 vi,iii% 84.073 1,4% five.440 0,i% 459 0,0% 6.600 0,ane% 244 0,0% vi.184.829
Nay Pyi Taw 1.123.036 96,eight% 12.293 1,1% 24.030 ii,1% 516 0,0% 20 0,0% 286 0,one% 61 0,0% ane.160.242
Myanmar 45.185.449 89,eight% 3.172.479 vi,3% 1.147.495 2,3% 252.763 0,5% 408.045 0,eight% 82.825 0,ii% xxx.844 0,one% 50.279.900

Catatan: Dalam sensus 2014, masyarakat Rohingya tidak ikut dalam pendataan. Jumlahnya diperkirakan i.206.353 orang, dengan jumlah terbanyak berada di Rakhine yakni sekitar 1.090.000 orang, dan pada umumnya mereka memeluk agama Islam.[40]

Bahasa

[sunting
|
sunting sumber]

Bahasa yang digunakan oleh penduduk Myanmar adalah Birma, Penduduk Myanmar berasal dari multietnis dengan berbagai ragam budaya dan bahasa daerahnya. Namun yang digunakan sebagai bahasa nasional adalah bahasa Myanmar. Mayoritas masyarakat Myanmar adalah penganut agama Buddha yang taat. Selain itu juga masih memegang teguh adat dan tradisi.

Pendidikan

[sunting
|
sunting sumber]

Sistem pendidikan Burma dioperasikan oleh instansi pemerintah, Departemen Pendidikan. Universitas dan lembaga profesional dari Burma atas dan Birma lebih rendah dijalankan oleh dua entitas yang terpisah, Departemen Pendidikan Tinggi Burma dan Departemen Pendidikan Tinggi Burma Bawah. Markas yang berbasis di Yangon dan Mandalay masing-masing. Sistem pendidikan didasarkan pada sistem Britania Raya, karena hampir satu abad kehadiran Inggris dan Kristen di Burma. Hampir semua sekolah yang dioperasikan pemerintah, tetapi telah terjadi peningkatan baru-baru didanai swasta sekolah bahasa Inggris. Sekolah adalah wajib sampai akhir sekolah dasar, mungkin sekitar 9 tahun, sedangkan usia wajib belajar adalah 15 atau 16 di tingkat internasional.di Myanmar juga terdapat 101 universitas,12 institut, perguruan tinggi sederajat,dan 24 perguruan tinggi negri dan 146 institut pendidikan tinggi.

Budaya

[sunting
|
sunting sumber]

Budaya Myanmar tergantung pada agama Buddha

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Inggris)
    Situs resmi Diarsipkan 2005-12-twenty di Wayback Machine.
  • (Inggris)
    Situs resmi pariwisata Diarsipkan 2013-02-23 di Wayback Machine.
  • (Inggris)
    Democratic Voice of Burma
  • (Inggris)
    Irrawaddy, situs media alternatif
  • (Inggris)
    Online Burma Library
  • (Inggris)
    Myanmar Travelnet – Myanmar´southward Online Guide and Forum for Independent Travellers
  • (Inggris)
    [1]
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]


    Hidroelekrik di Myanmar

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    “Largest Indigenous Groups In Myanmar”.
    Worldatlas.





  2. ^


    “Burma”.
    The Earth Factbook. U.Due south. Central Intelligence Agency.





  3. ^


    “The 2014 Myanmar Population and Housing Census- The Marriage Study: Organized religion”
    (PDF).
    myanmar.unfpa.org. Department of Population Ministry of Labour, Immigration and Population MYANMAR. Diarsipkan dari versi asli
    (PDF)
    tanggal 29 March 2018. Diakses tanggal
    iii February
    2019
    .





  4. ^


    “ACT Health Community Contour, pg. 1”
    (PDF). Multicultural Wellness Policy Unit. Diarsipkan dari versi asli
    (PDF)
    tanggal 11 April 2015. Diakses tanggal
    five August
    2018
    .





  5. ^


    “Explore all countries–Burma”.
    World Fact Book
    . Diakses tanggal
    24 Oktober
    2022
    .




  6. ^


    a




    b




    c




    d




    “Myanmar”.
    World Economic Outlook Database, October 2021. International Budgetary Fund. Diakses tanggal
    14 October
    2022
    .





  7. ^


    “GINI index (World Banking concern estimate)”.
    data.worldbank.org. Earth Bank. Diakses tanggal
    13 July
    2021
    .





  8. ^


    “Human Development Report 2021/2022”
    (PDF)
    (dalam bahasa Inggris). United Nations Development Plan. viii September 2022. Diakses tanggal
    eight September
    2022
    .





  9. ^


    “Asian Development Depository financial institution and Myanmar: Fact Sheet”
    (PDF). Asian Development Banking company. xxx Apr 2012. Diarsipkan dari versi asli
    (PDF)
    tanggal 26 Nov 2011. Diakses tanggal
    20 November
    2012
    .





  10. ^


    “The World Factbook – Burma”. cia.gov. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 Nov 2010. Diakses tanggal
    4 May
    2016
    .





  11. ^


    O’Reilly, Dougald JW (2007).
    Early civilizations of Southeast Asia. Britain: Altamira Press. ISBN 0-7591-0279-1.





  12. ^

    Lieberman, p. 152

  13. ^


    “Burma”. Human Rights Sentry. Diakses tanggal
    6 July
    2013
    .




    “Myanmar Homo Rights”. Amnesty International Usa. Diakses tanggal
    half-dozen July
    2013
    .




    “World Report 2012: Burma”. Homo Rights Watch. Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 June 2013. Diakses tanggal
    6 July
    2013
    .





  14. ^


    Madhani, Aamer (sixteen November 2012). “Obama administration eases Burma sanctions earlier visit”.
    USA Today.




    Fuller, Thomas; Geitner, Paul (23 April 2012). “European union Suspends Almost Myanmar Sanctions”.
    The New York Times.





  15. ^


    Greenwood, Faine (27 May 2013). “The eight Stages of Genocide Confronting Burma’s Rohingya | United nations DispatchUN Dispatch”. Undispatch.com. Diakses tanggal
    13 Apr
    2014
    .




    “EU welcomes “measured” Myanmar response to rioting”. Reuters. 11 June 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-08-06. Diakses tanggal
    2017-09-10
    .




    “Q&A: Communal violence in Burma”. BBC. Diakses tanggal
    xiv October
    2013
    .





  16. ^


    11 Media (4 September 2013). “Income Gap ‘earth’s widest“.
    The Nation. Diarsipkan dari versi asli tanggal fifteen September 2014. Diakses tanggal
    xv September
    2014
    .




    McCornac, Dennis (22 Oct 2013). “Income inequality in Burma”. Democratic Vocalisation of Burma. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-09-15. Diakses tanggal
    15 September
    2014
    .




  17. ^


    a




    b




    “Burma”.
    The World Factbook. Central Intelligence Agency. Diarsipkan dari versi asli tanggal iv November 2010. Diakses tanggal
    18 November
    2012
    .




    “Regime of the Union of Burma”. Diakses tanggal
    3 May
    2012
    .





  18. ^


    Patrick Hesp; et al., ed. (2000).
    Geographica’s Globe Reference. Random Business firm Australia. hlm. 738, 741.




  19. ^


    a




    b




    Than, Mya (2005).
    Myanmar in ASEAN: Regional Co-operation Experience. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. ISBN 9812302107.





  20. ^


    Thein, Myat (2005).
    Economic Development of Myanmar. Singapore: Inst. of Southeast Asian Studies. ISBN 9812302115.





  21. ^


    Steinberg, David I. (2002).
    Burma: The State of Myanmar. Georgetown University Press. hlm. xi. ISBN 1-58901-285-2.





  22. ^

    South China Forenoon mail, What’s in a name? Not much, according to Aung San Suu Kyi, who tells diplomats they can use Myanmar or Burma, Saturday, 23 Apr 2016

  23. ^


    Martha Figueroa-Clark (26 September 2007). “How to say Myanmar”.
    Magazine Monitor. An occasional guide to the words and names in the news from Martha Figueroa-Clark of the BBC Pronunciation Unit. BBC.




    “Definition of Myanmar — Oxford Dictionaries (British & Earth English language)”. Oxford Dictionaries. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-26. Diakses tanggal
    1 September
    2012
    .




    Ammon, Ulrich (2004).
    Sociolinguistics: An International Handbook of the Science of Language and Guild. Book iii/3 (edisi ke-second). Walter de Gruyter. hlm. 2012. ISBN 3-11-018418-4.




    “Myanmar”. Thefreedictionary.com. Diakses tanggal
    6 July
    2013
    .




    Thackrah, J. R. “Definition of Myanmar”. Collins English Dictionary. Diakses tanggal
    1 September
    2012
    .




    “Myanmar — Definition and More from the Costless Merriam-Webster Lexicon”. Merriam-webster.com. Diakses tanggal
    one September
    2012
    .




  24. ^


    a




    b




    Dittmer, Lowell (2010).
    Burma Or Myanmar? The Struggle for National Identity. World Scientific. hlm. 2. ISBN 9789814313643.





  25. ^


    “United kingdom and Burma”. Foreign and Commonwealth Function. Diakses tanggal
    18 January
    2015
    .





  26. ^


    “Burma or Myanmar? Obama calls information technology both on visit”.
    Asian Correspondent. Bristol, England: Hybrid News Express. Associated Printing. 19 November 2012. Diarsipkan dari versi asli
    (News and blogging)
    tanggal 2012-11-21. Diakses tanggal
    19 Nov
    2012
    .
    Yangon, Burma (AP) — Officially at least, America still calls this Southeast Asian nation Burma, the favoured appellation of dissidents and pro-democracy activists who opposed the former war machine junta’due south move to summarily alter its name 23 years ago.




    “Hosting Burma’due south Leader, Obama Repeatedly Calls the Land ‘Myanmar“.
    CNS News. 21 May 2013. Diakses tanggal
    30 July
    2013
    .




    “Burma (Myanmar)”. United states of america Department of State. Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 October 2013. Diakses tanggal
    13 April
    2014
    .





  27. ^


    “The Ministry of Foreign Diplomacy of the Czech Republic provides CZK 2.5 one thousand thousand of immediate assistance to flood victims in Myanmar/Burma”. Ministry of Strange Affairs of the Czech Republic. 7 August 2015. Diakses tanggal
    8 November
    2015
    .





  28. ^


    “Countries, economies and regions – Myanmar”.
    Department of Strange Affairs and Trade. Australian Government. Diakses tanggal
    xiv September
    2016
    .





  29. ^


    “Burma vs. Myanmar: What’s in a Name”.
    DW. 1 September 2007. Diakses tanggal
    two August
    2013
    .





  30. ^


    Mudditt, Jassica (xix November 2012). “Burma or Myanmar: Will the The states make the switch?”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-03-21. Diakses tanggal
    2 August
    2013
    .





  31. ^


    “Representations and travel advice – Myanmar”. Federal Department of Strange Affairs. Diakses tanggal
    xiv September
    2016
    .





  32. ^


    “Myanmar contour”. BBC News. sixteen July 2013.




  33. ^


    “Myanmar Fast Facts — CNN.com”. CNN. thirty July 2013.




  34. ^


    “Myanmar boom hits anti-Muslim monk’s event — Asia-Pacific”. Al Jazeera. 22 July 2013.




  35. ^


    “Myanmar”. Reuters. 9 February 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-03-17. Diakses tanggal
    2017-09-12
    .





  36. ^


    Woodley, Naomi (12 July 2013). “Carr apprehensive about Rohingyas’ time to come in Myanmar”.
    AM. Australian Dissemination Corporation. Diakses tanggal
    14 September
    2016
    .




    “Aung San Suu Kyi arrives in Thailand for official visit”.
    News. 23 June 2016. Diakses tanggal
    14 September
    2016
    .





  37. ^


    “Authoritative divisions”.
    The World Factbook. Fundamental Intelligence Agency. 29 Juni 2006. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-09-11. Diakses tanggal 9 Juli.





  38. ^


    “Myanmar. States & Regions”. Myanmar’s NET. Diarsipkan dari versi asli tanggal iv November 2013.




  39. ^


    List of Districts, Townships, Cities/Towns, Wards, Hamlet Groups and Villages in Union of Myanmar
    published by Ministry of Home Affairs, Authorities of Matrimony of Myanmar on 31 Dec 2001
  40. ^


    a




    b




    “The 2014 Myanmar Population and Housing Census- The Wedlock Report: Religion”
    (PDF).
    myanmar.unfpa.org. Department of Population Ministry building of Labour, Immigration and Population MYANMAR. Diarsipkan dari versi asli
    (PDF)
    tanggal 29 March 2018. Diakses tanggal
    21 September
    2021
    .






Sistem Pembangunan Ekonomi Pertanian Pdf

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Myanmar

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …