Tokoh Pembangunan Ekonomi Di Indonesia

Tokoh Pembangunan Ekonomi Di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Daftar Pahlawan Nasional Indonesia (per 2014)

Pahlawan Nasional
adalah gelar penghargaan tingkat tertinggi di Republic of indonesia.[1]
Gelar anumerta ini diberikan oleh Pemerintahan Indonesia atas tindakan yang dianggap heroik – didefinisikan sebagai “perbuatan nyata yang dapat dikenang dan diteladani sepanjang masa bagi warga masyarakat lainnya atau “berjasa sangat luar biasa bagi kepentingan bangsa dan negara”.[2]
Kementerian Sosial Republic of indonesia memberikan tujuh kriteria yang harus dimiliki oleh seorang individu, yakni:[two]

  • Warga Negara Republic of indonesia[a]
    yang telah meninggal dunia dan semasa hidupnya:

    • Telah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik/perjuangan dalam bidang lain mencapai/merebut/mempertahankan/mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.[3]
    • Telah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara.
    • Telah menghasilkan karya besar yang mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia.
  • Pengabdian dan Perjuangan yang dilakukannya berlangsung hampir sepanjang hidupnya (tidak sesaat) dan melebihi tugas yang diembannya.
  • Perjuangan yang dilakukan mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.
  • Memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan/nasionalisme yang tinggi.
  • Memiliki akhlak dan moral yang tinggi.
  • Tidak menyerah pada lawan/musuh dalam perjuangannya.
  • Dalam riwayat hidupnya tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang dapat merusak nilai perjuangannya.

Pemilihan dijalankan dalam empat langkah dan harus mendapatkan persetujuan pada setiap tingkatan. Sebuah proposal dibuat oleh masyarakat di kota atau kabupaten kepada wali kota atau bupati, yang kemudian harus membuat permohonan kepada gubernur di provinsi tersebut. Gubernur kemudian membuat rekomendasi kepada Kementerian Sosial, yang kemudian diteruskan kepada Presiden, yang diwakili oleh Dewan Gelar;[2]
dewan tersebut terdiri dari dua akademisi, dua orang dari latar belakang militer, dan tiga orang yang sebelumnya telah menerima sebuah penghargaan atau gelar.[one]
Pada langkah terakhir, pemilihan dilakukan oleh Presiden, yang diwakili oleh Dewan, yang menganugerahi gelar tersebut pada sebuah upacara di ibu kota Indonesia Jakarta.[ii]
Sejak 2000, upacara diselenggarakan setiap Hari Pahlawan pada tanggal 10 November.[four]

Kerangka undang-undang untuk gelar tersebut awalnya menggunakan nama Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang dibuat pada saat dikeluarkannya Dekret Presiden No. 241 Tahun 1958. Gelar pertama dianugerahi pada 30 Agustus 1959 kepada politisi yang menjadi penulis bernama Abdul Muis, yang wafat pada bulan sebelumnya.[5]
[vi]
[7]
Gelar ini digunakan saat pemerintahan Sukarno. Ketika Suharto berkuasa pada pertengahan 1960-an, gelar tersebut berganti nama menjadi Pahlawan Nasional. Gelar khusus pada tingkat Pahlawan Nasional juga dianugerahkan. Pahlawan Revolusi diberikan pada tahun 1965 kepada sepuluh korban peristiwa Gerakan 30 September, sementara Sukarno dan mantan wakil presiden Mohammad Hatta diberikan gelar Pahlawan Proklamator pada 1988 karena peran mereka dalam membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.[4]
[5]
[7]

185 pria dan 15 wanita telah diangkat sebagai Pahlawan Nasional, yang paling terbaru adalah Soeharto Sastrosoeyoso, Paku Alam VIII, Rubini Natawisastra, Salahuddin bin Talabuddin dan Ahmad Sanusi, pada tahun 2022.[8]
Pahlawan-pahlawan tersebut berasal dari seluruh wilayah di kepulauan Indonesia, dari Aceh di bagian barat sampai Papua di bagian timur; Untuk kali pertama Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah memiliki Pahlawan Nasional pada tahun 2021, sementara Borneo Utara, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan sama sekali belum memiliki Pahlawan Nasional. Mereka berasal dari berbagai etnis, meliputi pribumi-Indonesia, peranakan Arab, Tionghoa, India, dan orang Eurasia. Mereka meliputi perdana menteri, gerilyawan, menteri-menteri pemerintahan, prajurit, bangsawan, jurnalis, tokoh keagamaan, pendidik dan seorang uskup.

Baca :   50 Judul Karya Tuis Tentang Ekonomi Pembangunan

Daftar berikut ini disajikan dalam urutan abjad; karena perbedaan konvensi budaya penamaan, tidak semua entri diurutkan menurut nama belakang. Daftar ini lebih melakukan pemilahan menurut tahun kelahiran, wafat, dan penetapan.

Pahlawan nasional Republic of indonesia

[sunting
|
sunting sumber]

Seorang pria mengenakan jas dan peci menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan seragam militer menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan peci menghadap ke kiri

Seorang pria mengenakan sorban menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan seragam militer berpidato

Seorang wanita menghadap ke kiri

Seorang wanita menghadap ke depan dan tersenyum

Seorang pria memakai dasi menghadap ke depan

Seorang wanita mengenakan kebaya menghadap ke kanan

Seorang pria mengenakan seragam menghadap ke kanan

Seorang pria memakai kacamata menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan kacamata dan songkok menghadap ke kiri

Seorang pria menghadap ke kiri

Seorang pria berjenggot menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan peci menghadap ke depan

Seorang pria memakai pakaian keuskupan menghadap ke depan

Seorang pria mengenakan peci menghadap ke kanan

Seorang pria berseragam menghadap ke depan

Seorang pria menghadap ke kiri

Seorang pria mengenakan peci menghadap ke kiri

Daftar isi
A • B • C • D • E • F • M • H • I • J • K • L • M • N • O • P • R • S • T • U • W • Y • Z

Lihat pula

[sunting
|
sunting sumber]

  • Pahlawan Revolusi Indonesia
  • Daftar tokoh Indonesia
  • Daftar tokoh yang diusulkan menjadi pahlawan nasional Indonesia

Catatan penjelas

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^

    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor xx Tahun 2009 memberikan ketentuan pada orang-orang yang wafat sebelum kemerdekaan Indonesia pada 1945, memungkinkan mereka yang “berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia” untuk menerima gelar tersebut.

  2. ^

    Beberapa sumber menyatakan bahwa tahun kelahirannya adalah 1886 atau 1890.

  3. ^

    Juga dikenal dalam bahasa Sunda dengan nama Danudirja Setiabudi

  4. ^

    Dikenal juga sebagai Harun Tahir

  5. ^

    Tanggal kelahiran tidak diketahui. Beberapa sumber seperti
    Encyclopedia Britannica
    menyatakan bahwa tahun kelahirannya adalah 1590.

  6. ^

    Dikenal juga sebagai Usman bin Haji Muhammad Ali.
  7. ^


    a




    b




    Sebelumnya digelari sebagai Pahlawan Proklamator pada tahun 1986

  8. ^

    Umumnya disebut sebagai Nyai Ahmad Dahlan, yang berarti “istri Ahmad Dahlan”

  9. ^

    1916 adalah tahun pengakuan dari pemerintahan Indonesia. Tanggal sebenarnya mungkin berbeda. Contohnya, sejumlah sumber menyatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1912 (Said 1991, hlm. eighty).

  10. ^

    Tanggal kematian tidak diketahui; ia menghilang pada tahun 1945.

  11. ^

    Paling sering disebut sebagai Dr. Sutomo

  12. ^

    Dikenal juga sebagai Bung Tomo

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]

  1. ^


    a




    b



    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009.
  2. ^


    a




    b




    c




    d



    Sekretariat Negara Indonesia, Prosedur.

  3. ^


    “Berita Pahlawan Nasional Terkini dan Terbaru Hari Ini – SINDOnews”.
    www.sindonews.com
    . Diakses tanggal
    2022-xi-04
    .




  4. ^


    a




    b




    c




    d




    eastward




    f




    g




    h




    i




    j




    k




    l




    m




    north




    o




    p




    q




    r




    s




    t




    u




    v




    w




    x




    y




    z




    aa




    ab




    ac




    advertising




    ae




    af




    ag




    ah




    ai




    aj




    ak




    al




    am




    an




    ao




    ap




    aq




    ar




    every bit




    at




    au




    av




    aw




    ax




    ay




    az




    ba




    bb




    bc




    bd




    be




    bf




    bg




    bh




    bi




    bj




    bk




    bl




    bm




    bn




    bo




    bp




    bq



    Sekretariat Negara Indonesia, Daftar Nama Pahlawan (ii).
  5. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    g




    h




    i




    j




    thousand




    l




    m




    n




    o




    p




    q




    r




    s




    t




    u




    5




    w




    x




    y




    z




    aa




    ab




    ac




    advertizement




    ae




    af




    ag




    ah




    ai




    aj




    ak




    al




    am




    an




    ao




    ap




    aq




    ar




    as




    at




    au




    av




    aw




    ax




    ay




    az




    ba




    bb




    bc




    bd




    exist




    bf




    bg




    bh




    bi




    bj




    bk




    bl




    bm




    bn




    bo




    bp




    bq




    br




    bs




    bt




    bu




    bv




    bw




    bx




    by




    bz



    Sekretariat Negara Indonesia, Daftar Nama Pahlawan (i).

  6. ^

    JCG, Abdul Muis.
  7. ^


    a




    b



    Artaria 2002, hlm. 539.
  8. ^


    a




    b




    c




    d




    eastward




    f



    Tempo.co, Jokowi Tetapkan Lima Pahlawan Nasional Baru, Ada Hour Soeharto hingga Ahmad Sanusi.

  9. ^

    Kementerian Sosial RI, Daftar Nama Pahlawan (143).

  10. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 254.

  11. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 251–252.

  12. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 2–3.
  13. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f



    BeritaSatu.com, Enam Tokoh Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional.
  14. ^


    a




    b




    c




    d




    east




    f




    m



    The Jakarta Post 2011, Govt Gives.

  15. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 64–66.

  16. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 185–187.
  17. ^


    a




    b




    c




    d



    Tribunnews, Presiden Jokowi Beri Gelar Pahlawan.

  18. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 229–230.
  19. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f



    Tempo.co, Enam Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional.

  20. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 264.

  21. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 227–228.

  22. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 265–266.

  23. ^

    Mirnawati 2012, hlm. xx–21.

  24. ^

    Mirnawati 2012, hlm. eighty–81.

  25. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 190.

  26. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 90–93.

  27. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 255.

  28. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 206–207.
  29. ^


    a




    b




    c




    d



    Setkab.get.id, Profil Empat Penerima Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2021.

  30. ^

    Sudarmanto 2007, hlm. xc–91.

  31. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 143–144.

  32. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 22–23.

  33. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 158–159.
  34. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f



    Nainggolan 2020.

  35. ^

    Kompas.com, Equally’advertising Syamsul Arifin Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional.

  36. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 234.

  37. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 168–169.
  38. ^


    a




    b




    c




    d




    e



    CNN Indonesia, Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional.

  39. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 52–53.

  40. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 188–189.

  41. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 68–70.

  42. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 82–83.

  43. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 71–72.

  44. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 123–124.

  45. ^

    Mirnawati 2012, hlm. four–five.

  46. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 24–25.

  47. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 210–211.

  48. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 181–182.

  49. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 93–94.

  50. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 237–238.

  51. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 160–161.

  52. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 164–165.

  53. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 239–240.

  54. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 170–171.

  55. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 201–202.

  56. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 26–27.

  57. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 197–198.

  58. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 178.

  59. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 235–236.

  60. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 42–43.

  61. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 95–96.

  62. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 271–272.

  63. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 241–242.

  64. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 248.

  65. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 292–293.

  66. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 244–245.

  67. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 56–57.

  68. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 30–31.

  69. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 44–45.

  70. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 249.

  71. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 191–192.

  72. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 276–277.

  73. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 250.

  74. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 187.

  75. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 253.

  76. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 66–67.
  77. ^


    a




    b



    The Dki jakarta Postal service 2010, Physician, Ground forces Officer.

  78. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 86–87.

  79. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 224–225.

  80. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 121–122.

  81. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 300.

  82. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 212–213.

  83. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 8–ix.

  84. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 298.

  85. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 105–107.

  86. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 296–297.

  87. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 258.

  88. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 183–184.

  89. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 14–15.
  90. ^


    a




    b




    c




    d



    Tribunnews.com, Ini 4 Tokoh yang Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Mahmoed Marzuki dari Riau Batal.
  91. ^


    a




    b




    c



    Parlina 2013, Govt names three new national heroes.

  92. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 259–260.

  93. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 46–47.

  94. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 12–xiv.

  95. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 231.

  96. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 108–109.

  97. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 16–17.

  98. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 203–204.

  99. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 97–98.

  100. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 208–209.

  101. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 261.

  102. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 6–vii.
  103. ^


    a




    b



    Aritonang 2012, Sukarno, Hatta.
  104. ^


    a




    b



    The Jakarta Post 2012, Respect Thy Heroes.

  105. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 110–111.

  106. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 262–263.

  107. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 286–287.

  108. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 119–120.

  109. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 273–274.

  110. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 73.

  111. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 243.

  112. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 176–177.

  113. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 18–19.

  114. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 256.

  115. ^

    Kamajaya 1981, hlm. 50–57.

  116. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 268.

  117. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 131–132.

  118. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 269–270.

  119. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 36–37.

  120. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 299.

  121. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 10–11.

  122. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 214–215.

  123. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 28–29.

  124. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 32–33.
  125. ^


    a




    b



    Mirnawati 2012, hlm. 34–35.

  126. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 280.

  127. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 84–85.

  128. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 199–200.

  129. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 74–75.

  130. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 162–163.

  131. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 99–100.

  132. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 193–194.

  133. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 216–217.

  134. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 246–247.

  135. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 112–113.

  136. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 166–167.

  137. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 172–173.

  138. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 195–196.

  139. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 222–223.

  140. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 116–117.

  141. ^

    Kompas.com, Jokowi Bakal Anugerahkan SM Amin dan Soekanto Pahlawan Nasional, Gatot Nurmantyo Bintang Mahaputera.

  142. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 136–137.

  143. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 40–41.

  144. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 232–233.
  145. ^


    a




    b



    Mirnawati 2012, hlm. 138.

  146. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 114–115.

  147. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 218–219.

  148. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 134–135.

  149. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 133.

  150. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 127–128.

  151. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 125–126.

  152. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 139–140.

  153. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 76–77.

  154. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 284–285.

  155. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 220–221.

  156. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 58–59.

  157. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 141–142.

  158. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 48–49.

  159. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 38–39.

  160. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 129–130.

  161. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 54–55.

  162. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 60–62.

  163. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 174–175.

  164. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 147–148.

  165. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 88–89.

  166. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 78–79.

  167. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 118.

  168. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 179–180.

  169. ^

    Mirnawati 2012, hlm. l–51.

  170. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 101–102.

  171. ^

    Mirnawati 2012, hlm. 103–104.
Baca :   Sumbangan Orang Orang Cina Dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia

Bacaan lanjutan

[sunting
|
sunting sumber]

  • Artaria, Myrtati Diah (2002). “Heroes and Heroines”. Dalam Chambert-Loir, Henri; Reid, Anthony.
    The Strong Dead: Ancestors, Saints and Heroes in Contemporary Indonesia. University of Hawaii Press. hlm. 538–540. ISBN 978-ane-86508-739-nine.



  • “Abdul Muis”.
    Ensiklopedia Jakarta
    (dalam bahasa Indonesia). Pemerintahan Kota Jakarta. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-02-20. Diakses tanggal
    20 Februari
    2013
    .



  • Aritonang, Margareth S. (12 November 2012). “Sukarno, Hatta national heroes at final”.
    The Jakarta Post. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-02-19. Diakses tanggal
    19 Februari
    2013
    .



  • “Daftar Nama Pahlawan Nasional Republik Republic of indonesia (1)” (dalam bahasa Indonesia). Sekretariat Negara Republic of indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-05-09. Diakses tanggal
    nine Mei
    2012
    .



  • “Daftar Nama Pahlawan Nasional Republik Republic of indonesia (2)” (dalam bahasa Indonesia). Sekretariat Negara Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-02-18. Diakses tanggal
    17 Februari
    2013
    .



  • “Doctor, Army Officeholder Named National Heroes”.
    The Jakarta Post. 12 November 2010. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-02-18. Diakses tanggal
    19 Februari
    2013
    .



  • “Editorial: Respect Thy Heroes”.
    The Jakarta Post. 10 November 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-02-19. Diakses tanggal
    nineteen Februari
    2013
    .



  • “Govt Gives Posthumous Honor to Heroes”.
    The Jakarta Postal service. 9 November 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-02-xviii. Diakses tanggal
    nineteen Februari
    2013
    .



  • “Iskandar Muda”.
    Encyclopedia Britannica Online
    . Diakses tanggal
    18 February
    2013
    .



  • Kamajaya (1981).
    Lima Putera-Puteri Aceh Pahlawan Nasional
    (dalam bahasa Indonesian). Yogyakarta: U.P. Indonesia. OCLC 65644873.



  • Mirnawati (2012).
    Kumpulan Pahlawan Indonesia Terlengkap
    (dalam bahasa Indonesia). Jakarta: CIF. ISBN 978-979-788-343-0.



  • Parlina, Ina (9 November 2013). “Govt names three new national heroes”.
    The Jakarta Post. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-11-10. Diakses tanggal
    11 Nov
    2013
    .



  • “Prosedur Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional”.
    Awards of the Republic of Indonesia
    (dalam bahasa Republic of indonesia). Sekretariat Negara Republic of indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-12-28. Diakses tanggal
    21 Februari
    2013
    .



  • “Presiden Jokowi Beri Gelar Pahlawan kepada Empat Tokoh Ini”.
    Tribunnews.com
    . Diakses tanggal
    6 November
    2014
    .



  • Armenia, Resty. “Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional Ke Lima Tokoh”.
    CNN Indonesia
    (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal
    5 November
    2015
    .



  • “Every bit’advertising Syamsul Arifin Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional”.
    Kompas.com
    (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal
    9 November
    2016
    .



  • “Ini four Tokoh yang Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Mahmoed Marzuki dari Riau Batal”.
    Tribunnews.com
    . Diakses tanggal
    10 November
    2017
    .



  • “Enam Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional”.
    Tempo.co
    . Diakses tanggal
    7 November
    2018
    .



  • “Enam Tokoh Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional”.
    BeritaSatu.com
    (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal
    nine November
    2019
    .



  • Swasty, Renatha (6 November 2020). “6 Tokoh Bakal Menerima Gelar Pahlawan Nasional”.
    Medcom.id
    . Diakses tanggal
    6 November
    2020
    .



  • “Profil Empat Penerima Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2021”.
    Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 10 November 2020. Diakses tanggal
    10 November
    2020
    .



  • “Jokowi Tetapkan Lima Pahlawan Nasional Baru, Ada Hour Soeharto hingga Ahmad Sanusi”.
    Tempo.co. 3 November 2022. Diakses tanggal
    3 November
    2022
    .



  • Said, Salim (1991).
    Genesis of Power: General Sudirman and the Indonesian War machine in Politics, 1945–49. Singapore: Found of Southeast Asian Studies. ISBN 978-981-3035-90-4.



  • Sudarmanto, J. B. (2007).
    Jejak-Jejak Pahlawan: Perekat Kesatuan Bangsa Indonesia
    (dalam bahasa Indonesia). Jakarta: Grasindo. ISBN 978-979-759-716-0.




  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan
    (PDF). Jakarta: Pemerintahan Indonesia. 18 Juni 2009. Diarsipkan
    (PDF)
    dari versi asli tanggal 2013-03-03. Diakses tanggal
    three Maret
    2013
    .



Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Indonesia)
    Prosedur pengusulan gelar Pahlawan Nasional di situs spider web Kementerian Sosial Republik Indonesia
Baca :   Judul Skripsi Ekonomi Pembangunan Tentang Commuer Line



Tokoh Pembangunan Ekonomi Di Indonesia

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_pahlawan_nasional_Indonesia

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …