Trilogi Pembangunan Dalam Era Globalisasi Ekonomi Dunia

Trilogi Pembangunan Dalam Era Globalisasi Ekonomi Dunia

Muhammad

Guys, ada yang tau jawabannya?

dapatkan dalam menghadapi era globalisasi kita harus mengikuti perubahan positif yang terjadi di dunia tanpa meninggalkan dari situs web ini.

Beberapa Upaya untuk Menghadapi Globalisasi

Apa sih yang harus kita lakukan dalam menghadapi globalisasi yang terjadi? Yuk, cari tau pembahasan lengkapnya di artikel ini, lengkap beserta contohnya.

Beberapa Upaya untuk Menghadapi Globalisasi | Sosiologi Kelas nine

Fahri Abdillah Des x, 2021 • 6 min read

Artikel ini menjelaskan tentang apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi globalisasi yang terjadi.

Pastinya kalian tahu kalau globalisasi adalah fenomena yang tidak bisa dihindari. Globalisasi datang seiring dengan pesatnya laju perkembangan ilmu pengetahuan. Globalisasi mempengaruhi berbagai aspek, mulai dari teknologi komunikasi dan informasi, ekonomi, sosial, budaya, bahasa, dan masih banyak lainnya. Pada artikel ini, kita akan bahas beberapa upaya untuk menghadapi globalisasi dalam memperkokoh kehidupan kebangsaan kita.

Globalisasi membawa dampak positif dan negatif pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pada setiap aspek yang terpengaruh oleh arus globalisasi, selalu memunculkan kedua dampak tersebut, baik secara positif maupun negatif. Lalu, upaya apa yang harus dilakukan oleh negara juga kita sebagai masyarakat dalam menghadapi dan menyikapi dampak-dampak globalisasi dengan baik?

Baca juga: Dampak positif dan negatif globalisasi ekonomi dan sosial budaya

Globalisasi faktanya membawa dampak yang besar bagi kehidupan kelompok masyarakat juga pada setiap individu. Kenapa bisa begitu? Karena di era globalisasi seperti sekarang, seorang remaja seperti kalian dapat dengan mudah mengakses berita-berita, musik, picture show, dan gaya hidup masyarakat di negara lain melalui cyberspace. Percepatan dan keterbukaan arus informasi inilah yang kemudian mengubah gaya hidup dan cara pandang seseorang.

Globalisasi membawa masyarakat pada keadaan culture shock atau gegar budaya, di mana masyarakat dalam keadaan tidak siap atau terkejut dengan kebudayaan baru yang masuk di kehidupan sehari-hari mereka. Akibatnya, kebiasaan-kebiasaan dan norma-norma lama yang berlaku mulai pudar karena masuknya budaya asing.

Ada beberapa hal atau upaya yang bisa kita lakukan sebagai remaja dalam menghadapi globalisasi.

Aksi ajakan mencintai produk-produk lokal (Sumber: theactualstyle.com)

i. Mencintai produk dalam negeri

Mencintai produk dalam negeri adalah sikap yang bisa dikembangkan untuk menghindari gaya hidup ala Barat yang berlebihan.

2. Menyaring budaya asing sesuai dengan panduan nilai, norma, dan tradisi lokal

Untuk menghadapi globalisasi dan kemajemukan budaya, semua orang harus bisa menyaring kebudayaan asing sesuai dengan kebudayaan lokal.

3. Memahami nilai-nilai kebangsaan dan pancasila dengan baik

Cinta akan nilai-nilai pancasila akan membantu kita untuk tetap menghormati budaya Indonesia meski sudah banyak budaya asing yang masuk ke kehidupan sehari-hari kita.

Lalu apakah hanya kita saja yang harus berupaya menghadapi arus globalisasi? Hmm tentunya tidak, karena negara dengan pemerintahannya pun turut bertanggung jawab. Ada beberapa hal yang harus jadi perhatian pemerintah nih.

Contoh usaha mikro (Sumber: facebook.com)

Baca juga: Faktor Internal dan Eksternal Penyebab Perubahan Sosial

iv. Meningkatkan daya potensi nasional

Dengan sumber daya alam dan manusia yang berlimpah, sudah seharusnya negara kita menjadi negara yang mampu memenuhi segala kebutuhannya secara mandiri. Tentunya dengan kualitas sumber daya manusia yang mampu mengolah sumber daya alam yang kita miliki, bukan lagi bergantung pada pihak asing.

5. Memasukkan kemajuan teknologi dalam pembangunan

Contohnya dengan menyediakan jaringan informasi yang menghubungkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, BUMN, juga swasta baik dari dalam maupun luar negeri. Tujuannya untuk meningkatkan daya saing produk dalam negeri kita.

Baca :   Jurnal Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan

six. Meningkatkan pengembangan usaha mikro

Republic of indonesia memiliki potensi dan kekuatan pada ranah usaha mikro. Usaha-usaha mikro memiliki beberapa keunggulan, seperti menjadi penyedia barang-barang murah untuk rumah tangga maupun ekspor, efisiensi dan fleksibilitas yang tinggi, semangat usaha tinggi, profitabilitas yang tinggi, serta kemampuan pengembalian pinjaman yang tinggi.

7. Memanfaatkan forum-forum kerja sama Internasional

Tujuannya guna memperdalam kerja sama untuk saling menguntungkan, mendorong proses globalisasi perdagangan dan investasi, serta kerja sama ekonomi dan teknologi.

Sudah jelaskan sekarang apa yang harus kalian lakukan? Ya, mencintai produk-produk dalam negeri adalah salah satu cara sederhana yang bisa kalian lakukan, sebagai
upaya menghadapi globalisasi.
Dengan begitu kita bisa membantu pemerintah untuk memperkokoh kehidupan kebangsaan kita.

Tapi kalian jangan lupa, ilmu pengetahuan kalian pun harus terus meningkat. Bagaimana caranya? Kalian bisa belajar melalui
aplikasi Ruangguru. Dengan produk
ruangbelajar, kalian bisa belajar dengan praktis, efektif, dan efisien. Belajar bisa di mana saja, dan kapanpun kalian mood. Jadi, jangan sampai ilmu pengetahuan kalian segitu-gitu aja, apalagi di era globalisasi seperti ini.

sumber :
world wide web.ruangguru.com

Menghadapi Era Globalisasi, Begini Menyikapinya

Menghadapi era globalisasi, diperlukan pemahaman dan sikap untuk menjadi acuan untuk kemudian bertindak di masa sekarang dan masa depan. Globalisasi, jadi..

Menghadapi Era Globalisasi, Begini Menyikapinya

23/11/2020 oleh Mulyono Sri Hutomo -111,460 views

Menghadapi Era Globalisasi, Begini Menyikapinya

Menghadapi era globalisasi, diperlukan pemahaman dan sikap untuk menjadi acuan untuk kemudian bertindak di masa sekarang dan masa depan. Globalisasi, menjadi keadaan yang dihadapi generasi milenial.

Era globalisasi adalah suatu tatanan kehidupan manusia yang secara global telah melibatkan seluruh umat manusia. Globalisasi secara khusus memasuki tiga arena penting dalam kehidupan manusia yaitu ekonomi, politik, dan budaya.

Ahli sosiologi Indonesia, Selo Soemardjan menyebut globalisasi sebagai terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sebuah sistem dan kaidah yang sama. Sedangkan Anthony Giddens menjelaskan globalisasi sebagai intensifikasi hubungan sosial secara global yang menghubungkan satu lokasi dengan lokasi lainnya sehingga kejadian di satu tempat bisa berdampak juga bagi tempat yang lain.

Globalisasi secara umum dapat diartikan sebagai proses masuknya ke ruang lingkup dunia, menjadi global atau mendunia. Peristiwa yang terjadi di belahan dunia lain dapat kita saksikan langsung tanpa harus mendatanginya.

Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.

Baca Juga: Globalisasi: Pengertian, Dampak dan Manfaat

Globalisasi membuat transformasi budaya luar ke dalam budaya lokal nusantara sangat pesat, cepat dan tanpa sekat. Khususnya di Republic of indonesia, budaya dari Korea Selatan, Jepang dan Amerika Serikat merasuki generasi millenials. Lagu-lagu K-Pop, budaya komik atau mangga dari Jepang, dan pengaruh film Hollywood tanpa disadari merasuki benak dan mempengaruhi tingkah laku generasi muda.

Ada dua kekuatan yang menopang globalisasi, yaitu bisnis dan teknologi. Oleh karena itu, globalisasi digerakkan oleh teknologi dengan jaminan keuntungan dari bisnisnya. Misalnya pada teknologi komunikasi satelit.

Dengan satelit, maka suatu negara akan terlingkupi jaringan komunikasi yang terhubung dengan dunia luar. Mengatasi jarak dan keadaaan geografisnya. Namun, ada biaya yang harus dibayarkan untuk menggunakan teknologi tersebut. Misalnya, dengan berlangganan telepon satelit atau membayar perusahaan yang menghubungjan jaringan itu.

Baca :   Jelaskan Tujuan Pembangunan Ekonomi Di Negara Negara Yang Sedang Berkembang

Teknologi komunikasi yang paling menghasilkan keuntungan dan paling penting menggerakan globalisasi adalah Internet. Net merupakan suatu jaringan yang dibangun oleh beberapa orang untuk saling berkomunikasi.

Penemuan teknologi jaringan komunikasi Cyberspace, yang dimulai dengan pengembangan komputer elektronik pada 1950-an benar-benar mewujudkan konsep global village.

Awal konsep tentang jaringan paket berasal dari beberapa laboratorium ilmu komputer di Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis. Departemen Pertahanan Amerika memberikan kontrak pada awal 1960-an untuk sistem jaringan paket, termasuk pengembangan ARPANET.

Puncaknya terjadi pada tahun 1990-an, dimana Cyberspace telah membawa dampak revolusioner pada aspek budaya dan perdagangan, termasuk bangkitnya komunikasi instan melalui email, pesan instan, panggilan telepon voice over Internet Protocol (VoIP), panggilan video interaktif dua arah, dan World Wide Web dengan forum diskusinya, blog, jejaring sosial, dan situs belanja online.

Melalui Net, orang-orang di berbagai belahan bumi dapat mengakses informasi dengan cepat, baik di dalam maupun di luar negeri. Akses tersebut dapat tersambung melalui media sosial seperti website, blog, facebook, twitter, line, dan sebagainya.

Di Republic of indonesia sendiri, globalisasi melalui teknologi informasi diatur dalam Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yaitu: Bahwa kemerdekaan menyatakan pikiran dan kebebasan berpendapat serta hak memperoleh informasi melalui penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan komunikasi ditujukan untuk memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa serta memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi pengguna dan Penyelenggara Sistem Elektronik.

Baca Juga: Perilaku-Perilaku yang Sesuai Pancasila

Generasi Millenial di Era Globalisasi

Generasi millenial adalah sebutan untuk kelompok orang yang lahir pada pertengahan tahun 1990-an hingga awal 2000-an. Generasi ini lahir, dan berkembang pada suasanan dimana terjadi peralihan Orde Baru ke era Refromasi. Pada saat ini pula, teknologi informasi berkembang sendemikian cepat, termasuk kebebasan mendapatkan berita dan data melalui jaringan Internet yang terhubung melalui perangkat komputer atau handphone.

Yang harus dilakukan menghadapi era globalisasi:

Mempelajari bahasa asing, khususnya bahasa internasional Inggris, Mandarin, Prancis, Spanyol, Rusia dan Arab.

Enam bahasa itu juga digunakan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa, hingga disebut bahasa resmi PBB.

sumber :
indomaritim.id

Upaya Menghadapi Modernisasi dan Globalisasi Halaman all

Peristiwa globalisasi dan modernisasi memiliki dampak baik namun juga berdampak buruk. Berikut upaya menghadapi modernisasi dan globalisasi. Halaman all

Kompas.com Skola

Upaya Menghadapi Modernisasi dan Globalisasi

Kompas.com – 23/03/2021, 12:02 WIB

BAGIKAN: Komentar

Lihat Foto

Ilustrasi uopaya menghadapai modernisasi dan globalisasi(freepik.com/pch.vector)

Cari soal sekolah lainnya

Penulis Silmi Nurul Utami | Editor Serafica Gischa

KOMPAS.com
– Zaman sekarang, semua orang di seluruh dunia dapat terhubung melalui jaringan internet. Pertukaran informasi antarnegara yang sangat jauh bisa didapatkan dalam waktu existent fourth dimension.

Namun tahukah kamu bahwa kemudahan komunikasi membawa manusia pada globalisasi dan modernisasi?

Dilansir dari Standford Encyclopedia of Philosophy, globalisasi adalah proses meningkatnya interaksi manusia melintasi batas geografis yang mengakibatkan keterhubungan dan keterkaitan budaya serta ekonomi di seluruh dunia.

Sedangkan pengertian modernisasi yaitu proses perubahan budaya, sosial, dan ekonomi hasil masuknya karakteristik industri barat.

Peristiwa globalisasi dan modernisasi memiliki dampak baik namun juga berdampak buruk karena dapat mengubah identitas suatu bangsa.

Baca :   Jurnal Tentang Pembangunan Ekonomi Daerah

Baca juga: Modernisasi: Definisi dan Dampaknya

Karena globalisasi dan modernisasi bersifat alami dan tidak bisa dihentikan. Kita sebagai bangsa Indonesia harus berupaya menghadapinya dengan cara-cara sebagai berikut:

Memahami nilai-nilai Pancasila

Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan memahami nilai-nilai Pancasila, kita menjadi tahu mana yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Memahami dan melaksanakan nilai-nilai Pancasila membuat kita tidak kehilangan identitas bangsa.

Memilah kebudayaan asing berdasarkan hukum dan norma yang berlaku

Globalisasi membawa budaya asing dan modernisasi membuat budaya asing tersebut menjadi kebiasaan. Tidak semua budaya asing baik, kita harus memilihnya berdasarkan hukum dan norma yang berlaku di masyarakat.

Misalnya, Marijuana dapat legal dikonsumsi di Colorado, Washington, Meksiko, Kolombia, Spanyol, Kanada dan Israel. Sedangkan di Indonesia dilarang mengonsumsi Marijuana dan dikenakan hukuman penjara selama 4-20 tahun.

Baca juga: Pengaruh Globalisasi bagi Negara
Meningkatkan kualitas sumber daya

Untuk menghadapi globalisasi dan modernisasi, Inonesia harus meningkatkan sumber dayanya terutama sumber daya manusia.

Masyarakat haruslah terdidik dan memiliki keterampilan sehingga dapat bertahan pada era globaliasi. Sumber daya manusia yang berkualitas juga meingkatkan tingkat kemandirian bangsa sehingga tidak bergantung pada negara asing.

Membangun perekonomian

Suatu negara akan kuat jika perekonomiannya kuat, di mana negara tersebut dapat memenuhi kebutuhan rakyatnya tanpa bergantung ke negara asing.

Contoh pembangunan perekonomian adalah pengembangan usaha mikro, pembukaan jalur dagang ke luar negeri, memperluas lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran, dan mencegah terjadinya inflasi.

Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi

Dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), globalisasi dan modernisasi terjadi karena perkembangan teknologi yang pesat. Kita harus bisa mengikuti perkembangan eknologi tersebut agar bisa menghadapi globalisasi.

Mengikuti perkembangan teknologi bukan berarti membeli gadget baru setiap tahunnya. Namun dengan mempelajari teknologi terbaru, cara menggunakannya, mengembangkannya, bahkan berinovasi menciptakan teknologi baru.

Baca juga: Globalisasi: Perubahan Perilaku Masyarakat
Memperkuat kerja sama internasional

Kerja sama internasional harus dilakukan sebaik mungkin untuk memperluas jaringan. Kerjasama internasional dapat menguntungkan bagi suatu negara dengan menambah devisa, namun harus diatur dalam hukum yang jelas agar kedaulatan negara tidak terganggu.

Mencintai produk dalam negeri

Produk luar negeri mungkin terlihat hebat dan dapat dibanggakan, namun produk Indonesia tidak kalah bagus.

Mencintai produk dalam negeri sama dengan meningkatkan perekonomian bangsa terutama di sektor usaha mikro. Jadi, marilah kita mulai mencintai dan menggunakan produk dalam negeri.

-Advertisement-

Sumber Sumber Belajar Kemdikbud,Stanford Encyclopedia of Philosophy

Tag materi IPS kelas 9

pengertian globalisasi

pengertian modernisasi

upaya menghadapi globalisasi

upaya menghadapi modernisasi

Lihat Skola Selengkapnya

Globalisasi: Arti dan Dampaknya

Dampak Globalisasi di Berbagai Bidang

Peran Indonesia dalam Globalisasi dan Dampaknya

LIHAT SEMUA

Kuis Pengetahuan Tanpa Batas

Games Permainan Kata Bahasa Indonesia

TTS – Teka – Teki Santuy Eps 102 Tanaman Obat Paling Populer di Indonesia

TTS – Teka – Teki Santuy Eps 101 Kanker Paling Mematikan

TTS – Teka – Teki Santuy Eps 100 Ragam Batik Nusantara

Video Pilihan

Video Lainnya > 01:44

Hasto Tolak Tanggapi Pertemuan Prabowo Dan Projo

11 November 2022 01:39

PDI-P Enggan Berkomentar Soal Pertemuan Prabowo Dan Relawan Projo

sumber :
www.kompas.com

Trilogi Pembangunan Dalam Era Globalisasi Ekonomi Dunia

Source: https://nesia.ir/post/dalam-menghadapi-era-globalisasi-kita.p36181

Check Also

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat

Contoh Makalah Tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat Papua Irian Jaya[a] Mamta[1]—Saireri Provinsi otonom …